Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

'Rindu Pak Dirman': Mengenang Kembali Sosok dan Nilai Jenderal Sudirman

Oleh: Christina Dewi•8 November 2026
'Rindu Pak Dirman': Mengenang Kembali Sosok dan Nilai Jenderal Sudirman
Foto: Wamensos saat membuka Pameran "Rindu Pak Dirman" di Jogja Gallery - (Foto: Christina Dewi/Bernas.id)
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Pameran "Rindu Pak Dirman" di Jogja Gallery menampilkan karya seni, foto, dan arsip tentang Jenderal Sudirman untuk mengenang nilai kepemimpinannya."

🗓️ Dipublikasikan pada 8 November 2026.

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Sosok dan nilai kepemimpinan Panglima Besar Jenderal Sudirman kembali dihadirkan melalui pameran seni rupa, foto, dan arsip bertajuk "Rindu Pak Dirman". Pameran yang mengangkat perjalanan Jenderal Sudirman periode 1946–2026 ini resmi dibuka di Jogja Gallery, kawasan Alun-Alun Utara Yogyakarta, pada Minggu (8/11/2026) sore.

Inisiatif dan Tujuan Pameran

Inisiasi Jogja Gallery bersama Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM), pameran ini bukan sekadar menampilkan karya seni tentang salah satu tokoh besar kemerdekaan Indonesia. Lebih dari itu, pameran ini mengajak masyarakat mengenang sekaligus merefleksikan nilai pengabdian, pengorbanan, dan tanggung jawab yang melekat pada sosok Pak Dirman.

Detail Karya yang Dipamerkan

Ketua Panitia Rahadi Saptata Abra menjelaskan, pameran ini melibatkan 23 seniman dengan total 26 karya seni rupa, terdiri dari 21 lukisan dan lima patung.

Yang membuat istimewa, karya-karya tersebut dilengkapi naskah, arsip, serta dokumentasi foto yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.

"Semua merupakan foto dan arsip yang belum pernah dipamerkan, sehingga ini sangat menarik," ungkap Rahadi.

Pesan Kurator

Kurator pameran Sri Margana menegaskan, tajuk "Rindu Pak Dirman" lahir dari kerinduan mendalam terhadap nilai-nilai kepemimpinan yang dinilai semakin relevan direnungkan di masa kini.

"Belakangan ini kita mengalami krisis kepemimpinan, maksudnya krisis nilai-nilai. Sangat sulit sekali mencari seorang pemimpin yang memiliki jiwa seperti Pak Dirman. Era berkorban, era pengabdian yang tulus, dan tanggung jawab," ujarnya.

Melalui pameran ini, masyarakat diajak melihat kembali keteladanan Jenderal Sudirman sebagai sumber inspirasi, agar nilai-nilai tersebut tidak sekadar menjadi kenangan sejarah, tetapi menjadi refleksi bagi kehidupan berbangsa saat ini.

Pesan Wakil Menteri Sosial

Hadir dalam pembukaan, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan bahwa meneladani para pahlawan nasional merupakan kewajiban seluruh elemen bangsa.

Perjuangan para pendahulu harus dilanjutkan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

"Sudah menjadi kewajiban kita untuk mewujudkan dan melanjutkan apa yang menjadi cita-cita perjuangan mereka. Indonesia yang merdeka, Indonesia yang berdaulat, mandiri, masyarakatnya adil dan makmur, bangsanya menjadi bangsa yang gemah ripah loh jinawi," ucapnya.

Jadwal Pameran

Pameran "Rindu Pak Dirman" akan berlangsung hingga 22 November 2026. Mulai Senin (9/11/2026), pameran dibuka untuk masyarakat umum secara gratis.

Panitia berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan berbagai kalangan, terutama generasi muda, untuk mengenal lebih dekat sosok Jenderal Sudirman sekaligus mengambil pelajaran berharga tentang kepemimpinan sejati.

Tag:#daerah#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram