Rektor Tegaskan Visi, Keberanian, dan Kontribusi Nyata sebagai Kunci Generasi Muda Mengubah Dunia

YOGYAKARTA, BERNAS.ID- Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Multipurpose kampus setempat, Selasa (11/11).
Ketua Senat Universitas, Prof. Dr.
Kamsi, membuka sidang secara resmi di hadapan jajaran pimpinan universitas, anggota senat, segenap wisudawan, dan orangtua.
Adapun pada Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026, sebanyak 1.862 wisudawan dari program sarjana, magister, dan doctor yang akan dikukuhkan.
Pada prosesi wisuda hari pertama yang digelar hari ini, Rektor mengukuhkan 663 wisudawan, dengan rincian 388 wisudawan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 149 wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta 126 wisudawan Program Pascasarjana.
Melalui Surat Keputusan Rektor Nomor 184.1 Tahun 2025, UIN Sunan Kalijaga menetapkan sejumlah lulusan sebagai Wisudawan Terbaik Tercepat pada kali ini.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Baca Juga Sri Sultan Terima 120 Manuskrip Jawa Kuno Digital Dari Inggris
Pada jenjang sarjana, predikat ini diraih oleh Nabil Ghazy Hamdun, dari Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan IPK 3,94, serta Khodijatul Kubro, dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, dengan IPK 3,96.
Pada jenjang magister, penghargaan diberikan kepada Anis Sulistiyani, dari Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan IPK 3,86; Joseph Ell, dari Program Studi Interdisciplinary Islamic Studies, Pascasarjana, dengan IPK 3,97; serta Melina Wati, dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, yang meraih IPK sempurna 4,00.
Adapun pada jenjang doktor, predikat ini diberikan kepada Muhammad Mufti Al Ahsan, dari Prodi Studi Islam, Fakultas Pascasarjana dengan IPK 3,90, serta Desti Widian, dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, dengan IPK 3,94.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof.
Noorhaidi Hasan menyampaikan apresiasi tinggi kepada para wisudawan atas capaian akademik yang berhasil diraih.
Menurutnya, keberhasilan meraih gelar kesarjanaan bukan hanya hasil dari proses membaca buku maupun menyelesaikan tugas akhir, tetapi juga keberhasilan dalam menaklukkan tekanan psikologis, beban mental, dan berbagai tantangan selama proses studi.“Di balik perjuangan itu, ada orang-orang yang setia menjadi kekuatan terbesar Anda, terutama wali yang selalu hadir dalam setiap langkah dan perjuangan, dalam tawa maupun tangis,” tuturnya.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Ia juga mengajak wisudawan untuk terus mengasah kemampuan berpikir kritis, logis, berkomunikasi secara efektif, serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap langkah kehidupan.
Lebih lanjut, pimpinan UIN Sunan Kalijaga ini menegaskan bahwa kampus telah memberikan ruang terbaik bagi tumbuhnya kualitas akademik dan karakter.
Kurikulum yang adaptif, dosen terbaik, dukungan riset, serta lingkungan yang menjunjung tinggi inklusivitas menjadi fondasi pendidikan di UIN Sunan Kalijaga.
Rektor mencontohkan salah satu wisudawan terbaik, Joseph Ell, seorang romo Katolik dari Indonesia Timur yang sukses meraih predikat wisudawan terbaik tercepat pada Program Studi Interdisciplinary Islamic Studies.
Menurut Rektor, capaian Joseph Ell menjadi bukti nyata bahwa UIN Sunan Kalijaga merupakan kampus inklusif yang memberi ruang bagi keberagaman dan dialog lintas identitas.
Dalam pidatonya, Prof.
Noorhaidi juga turut menyinggung kemenangan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota Muslim pertama di New York tahun 2025.
Menurutnya, kisah tersebut relevan bagi para lulusan karena mencerminkan bagaimana generasi muda mampu membawa perubahan melalui visi yang jelas, keberanian untuk mempertanyakan struktur lama, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Di akhir sambutan, Rektor berpesan agar para lulusan dapat menjadi alumni yang hebat dan berdampak, tetap rendah hati, tangguh menghadapi tantangan, serta terus belajar untuk memperluas wawasan dan mengembangkan diri.
“Ukuran kehebatan bukan seberapa tinggi Anda naik, tetapi seberapa sering Anda bangkit setelah jatuh.
Biarlah hidup Anda menjadi cerminan tagline kita: ‘Empowering Knowledge, Shaping the Future’,”pungkasnya.
Adapun Nabil Ghazy Hamdun, wisudawan Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, yang dinobatkan sebagai lulusan terbaik tercepat, dan sekaligus lulusan pertama dari International Undergraduate Program (IUP), mendapat kehormatan untuk menyampaikan pidato mewakili para wisudawan.
Dalam pidatonya, Nabil menegaskan bahwa wisudawan bukan hanya dituntut untuk segera menyesuaikan diri dengan sistem, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan.
Ia melanjutnya bahwa lebih dari itu, kita semua ditantang menjadi penggerak dan pengubah arah sistem, menghadirkan nilai, gagasan, dan inovasi baru di tengah dinamika zaman.
Dengan bekal ilmu, pengalaman, serta semangat integrasi dan interkoneksi yang diperoleh selama studi, para wisudawan diharapkan dapat berperan aktif membangun masyarakat yang adaptif, kritis, berdaya saing, dan berkeadilan.
Ada yang berbeda pada wisuda kali ini.
Suasana mendadak hening ketika nama Muhammad Lutfi Mirzamudin, wisudawan Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dipanggil dalam barisan prosesi.
Lutfi seharusnya berdiri bersama para wisudawan lain, tapi ia telah berpulang pada Rabu, 23 Juli 2025.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, prosesi pemindahan kuncir toga dihentikan sejenak.
Seluruh hadirin berdiri dan mengirimkan doa bagi almarhum, sebelum sejenak prosesi dilanjutkan kembali. (*)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
UNMAHA Gelar Wisuda Program Sarjana 2025/2026, Serapan Kerja Tembus 95 Persen
UNMAHA Perkuat Kerja Sama Industri dan Global, Lulusan Sistem Informasi 95 Persen Sudah Bekerja
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Borobudur Bedah KUHAP hingga Hukum Berdimensi Pancasila
Pelayanan Bintang Lima Manjakan Mahasiswa Program Doktor Hukum di Universitas Borobudur
UNMAHA Gelar Wisuda Program Sarjana 2025/2026, Serapan Kerja Tembus 95 Persen
UNMAHA Perkuat Kerja Sama Industri dan Global, Lulusan Sistem Informasi 95 Persen Sudah Bekerja
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di pendidikan
Semantic Authority Linker
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Borobudur Bedah KUHAP hingga Hukum Berdimensi Pancasila
Panduan Strategis Biaya Paspor dan Cara Urus Online 2024 di Kalimantan Timur
Strategi Taktis Daftar NPWP Online Terbaru Untuk Akselerasi Karir Digital Global
HUT 62 Sulteng, Gubernur Soroti 80 Ribu Rumah Tak Layak
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda