Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Banggakan Yogyakarta, Guru PKBM Reksonegaran Berangkat ke Thailand Ikuti Program Pengajaran Internasional

Oleh: Ibrahim Umar•30 Oktober 2026
Banggakan Yogyakarta, Guru PKBM Reksonegaran Berangkat ke Thailand Ikuti Program Pengajaran Internasional
Foto: Ibrahim Umar
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Di Negeri Gajah Putih, Nita, begitu ia akrab disapa akan ditempatkan di kawasan Songkhla, Thailand Selatan"
Virginita Rianasari Guru PKBM Reksonegaran bersama Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Agus Trimadi dan Kepala PKBM Reksonegaran Sudarmaji dan Wakil Kepala Ade Kurniawan Lubis (Ibrahim Umar/Bernas.id)

🗓️ Dipublikasikan pada 30 Oktober 2026.

YOGYAKARTA, BERNAS.ID — Sebuah kebanggaan manis kembali terukir dari dunia pendidikan nonformal Kota Yogyakarta. Virginita Rianasari, SE.,MM., guru dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Reksonegaran Yogyakarta, akan segera terbang ke Thailand untuk mengikuti ajang internasional Global Teaching Program (GTP). Sebelum berangkat, ia menemui Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta, Agus Trimadi, S.I.P., M.Acc, guna memohon doa restu sekaligus menerima arahan, Jumat (30/10/2026).

Global Teaching Program merupakan kegiatan sukarelawan pendidikan internasional yang diselenggarakan oleh Yayasan Nada Global Initiative.

Program ini dirancang untuk memberdayakan generasi muda Indonesia agar memiliki pengalaman mengajar di luar negeri, khususnya di Thailand dan Malaysia, sekaligus menumbuhkan calon pemimpin masa depan di bidang pendidikan serta memperkuat pemahaman lintas budaya antarnegara.

Di Negeri Gajah Putih, Nita, begitu ia akrab disapa akan ditempatkan di kawasan Songkhla, Thailand Selatan. Ia bertugas di Sasanabamrung School atau Solihuddin School yang mencakup jenjang setingkat SD hingga SMP. Selama bertugas, Nita akan mengajar menggunakan tiga bahasa sekaligus, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Indonesia.

"Ini adalah pengalaman pertama saya mengajar di luar negeri.

Saya merasa tertantang dan sekaligus bersemangat untuk membawa pendidikan, seni, dan budaya Indonesia ke kancah global," ungkap Nita dengan mata berbinar di sela pertemuan tersebut.

Ia tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Kepala PKBM Reksonegaran, Sudarmaji, S.Ag., yang selalu membimbing dan membuka peluang bagi para pendidik di lembaganya untuk berkembang, tak hanya di tingkat lokal namun juga internasional.

"Harapan saya, pengalaman ini tak hanya bermanfaat bagi diri saya pribadi, tetapi juga bisa menjadi motivasi bagi rekan-rekan pendidik lainnya untuk berani melangkah lebih jauh, bertukar ilmu, dan membawa perbaikan bagi dunia pendidikan kita," tambahnya.

Keberhasilan Nita lolos menjadi perwakilan bukan sekadar kebanggaan bagi lembaganya, melainkan membuka lembaran baru bagi dunia pendidikan kesetaraan di Kota Yogyakarta, dan Disdikpora Kota Yogyakarta. Kehadirannya di kancah internasional diharapkan menjadi pemicu semangat bagi para pendidik di seluruh PKBM se-Yogyakarta untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dalam arahannya, Agus Trimadi menyampaikan pesan yang tulus dan penuh harap.

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Apa tujuan utama Anda terkait pendidikan & karir saat ini?

"Pertama, bawalah nama baik Republik Indonesia, karena Ibu Nita menjadi perwakilan kita di kancah internasional. Kedua, harumkan nama Kota Yogyakarta.

Semoga keikutsertaan ini dapat menginspirasi rekan-rekan pendidik di seluruh PKBM kita. Terakhir, jaga selalu kesehatan fisik dan mental. Penampilan terbaik Ibu di sana adalah cerminan dedikasi kita semua.

Semoga sukses dan membawa pulang pengalaman berharga," ujar Agus.

Sementara itu, Sudarmaji, turut mengucapkan selamat. "Selamat kepada Ibu Nita, salah satu tutor kami yang berkesempatan mengikuti Global Teaching Program di Thailand. Semoga apa yang didapat di sana dapat diterapkan kembali di PKBM Reksonegaran," ucapnya penuh harap.

Kegiatan Global Teaching Program ini akan berlangsung selama satu minggu, mulai 8 hingga 14 November 2026. Semoga perjalanan Nita membawa banyak manfaat, menjadi jembatan persahabatan budaya yang kokoh antara Indonesia dan Thailand, serta menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan di tanah air. (mar)


Berita Terkait:

Baca juga:

📊 Survei Kilat BERNAS

Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Banggakan Yogyakarta, Guru PKBM Reksonegaran Berangkat ke Thailand Ikuti Program Pengajaran Internasional?

Di Negeri Gajah Putih, Nita, begitu ia akrab disapa akan ditempatkan di kawasan Songkhla, Thailand Selatan

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Kampus atau sekolah Anda ingin tampil di BERNAS?

Lihat contoh kerja sama publisitas kampus yang sudah berjalan, lalu unduh media kit untuk paket kerja sama Anda.

Lihat Contoh Kerja Sama

“Banggakan Yogyakarta, Guru PKBM Reksonegaran Berangkat ke Thailand Ikuti Program Pengajaran Internasional”

I
Ibrahim Umar
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.