Mengenal 7 Jenis Tradisi Unik di Papua

Bernas.id – Papua adalah salah satu wilayah yang terletak di ujung timur Indonesia dan merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia.
Bahkan, Papua menjadi pulau terbesar kedua setelah Greenland.
Selain terkenal akan objek wisata dan burung cendrawasihnya, Papua juga terkenal dengan Taman Nasional Wasur yang memiliki sabana Indah juga Taman Nasional Lorentz yang memiliki banyak tanaman langka.
Tradisi Papua menunjukkan betapa pentingnya kebersamaan dalam komunitas. Dalam dunia kerja, membangun hubungan yang harmonis juga krusial.
Dengan Sertifikasi Manajer Hubungan Industrial, seorang pemimpin bisa mengelola hubungan tenaga kerja yang sehat dan produktif.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Selain itu, Papua juga memiliki budaya terbesar di Asia Tenggara.
Ada ratusan suku yang mendiami wilayah Papua seperti Suku Asmat, Huli, Korowai, Dani, Amungme, Bauzi, Muyu, dan masih banyak lagi.
Dari banyaknya suku yang berada di wilayah Papua, mereka memiliki tradisi uniik yang belum pernah kita dengar sebelumnya.
Tradisi Unik di Papua
Ada beberapa tradisi unik di Papua yang jarang diketahui oleh orang.
Berikut beberapa tradisi unik di Papua:
1.
Bakar Batu atau barapen
Bakar batu atau barapen adalah tradisi unik yang dilakukan sebagai simbol rasa persaudaraan dan rasa syukur.
Tradisi ini juga bisa dilakukan saat upacara kematian.
Barapen merupakan salah satu tradisi tertua di Papua.
Dalam tradisi ini, masyarakat akan membuat lubang dan menutupinya dengan dedaunan posang.
Setelah itu, di atas daun pisang mereka akan menyusun batu lalu membakar kayu di atasnya. Setelah itu, kayu yang dibakar tersebut akan ditutup dengan batu berukuran kecil.
Proses pembakaran dilakukan sampai batu berubah menjadi panas.
Kemudian mereka akan menaruh makanan di atas batu yang panas itu agar matang.
Makanan bisa berupa ubi, sayuran, daging babi, dan sejenisnya. Setelah itu, mereka akan melanjutkannya dengan makan bersama.
2.
Potong Jari atau Iki Palek
Bayangkan jika jarimu tidak teriris pisau?
Pasti sakit sekali buka. Nah, apalagi ketika jari terpotong rasa sakitnya pasti berkali-kali lipat.
Nah, di Papua ada, loh, tradisi potong jari atau yang biasa disebut Iki Palek.
Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat dari Suku Dani ketika ada anggota keluarga yang meninggal.
Bagi Suku Dani, kebersamaan adalah hal yang penting. Jadi, menangis saja tidak cukup untuk menunjukan rasa kehilangan akan saudara yang meninggal.
Rasa sakit akibat memotong jari dianggap sebagai simbol hati yang tercabik-cabik akibat ditinggal oleh keluarga.
Biasanya, tradisi potong jari ini dilakukan setelah upacara pemakaman selesa.
Jumlah jari yang terpotong menunjukan berapa banyak keluarga yang meninggal.
3.
Tradisi Injak Piring atau Mansorandak
Tradisi ini dilakukan oleh Suku Biak di Teluk Doreri, Manokwari, Papua Barat.
Injak Piring dilakukan untuk menyambut saudara yang baru saja kembali dari perantauan.
Saat melakukan tradisi ini, orang yang baru pulang dari merantau harus mandi kembang di atas piring adat.
Setelah itu, mereka masuk ke ruangan bersama keluarga besar dan mengitari sembilan piring adat sebanyak sembilan kali.
Angka sembilang dianggap sebagai lambang dari marga suku Doreri di Manokwari.
Oleh karena itu, jumlah piring adat harus sembilan buah dan jumlah putaran harus sembilan kali.
Setelah itu, orang yang merantau harus menginjak replika buaya sebagai lambang cobaan dan rintangan dalam hidup.
Kemudian mereka semua akan makan bersama.
Tradisi ini dilakukan sebagai wujud syukur atas kepulangan anggota keluarga sekaligus membersihkan roh-roh jahat yang menempel selama di perantauan.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolTradisi injak piring juga sering dilakukan untuk menyambut tamu negara sebagai wujud syukur masyarakat atas kunjungan mereka.
Anda juga bisa membaca artikel berjudul Melihat Papua Saat Pepera 1969 untuk mengetahui Papua lebih dalam.
4.
Tifa darah
Tifa darah adalah alat musik tradisional dari Papua yang terbuat dari kulit biawak.
Uniknya, bahan yang dipakai untuk menempelkan kulit biawak ke ujung gendang kayu adalah darah pembuatnya. Tradisi ini dilakukan oleh Suku Kamora.
Mereka memakai darah yang berasal dari paha mereka sendiri sebagai perekat kulit biawak ke gendang kayu.
Untuk mengeluarkan darah dari paha, mereka biasanya melukai paha dengan silet.
5.
Tradisi Mumi Papua
Mumi adalah jenazah yang diawetkan dengan teknik pembalseman sehingga bentuk awalnya terjaga.
Tradisi semacam ini biasanya kita kenal di negara Mesir. Tapi, siapa yang menyangka Indonesia juga punya tradisi sejenis. Tradisi musi dilakukan oleh Suku Dani di Papua.
Mereka membalsem mayat tokoh adat yang meninggal.
Untuk menjadikan mumi, Suku Dani melakukan penjemuran dan pengeringan jenazah di dalam goa. setelah itu, jenazah ditusuk dengan tulang babi dan ditaruh di atas perapian.
Suku Mek di Papua juga melakukan tradisi serupa.
Namun, mereka mengawetkan mayat dengan meletakkannya di atas pohon selama bertahun-tahun hingga menjadi mumi secara alami.
Anda juga bisa membaca artikel berjudul Kaimana: Dari Majapahit Hingga Genggaman Belanda untuk mengetahui lebih dalam tentang Papua.
6.
Tradisi ararem
Tradisi ararem adalah tradisi mengantar hantaran atau mas kawin dari seorang pria kepada keluarga calon mempelai wanita.
Tradisi ini dilakukan oleh Suku Biak di Papua.
Dalam tradisi ini, mas kawin akan diantar dengan berjalan kaki beramai-ramai atau menggunakan arak-arakan disertai nyanyian dan tarian.
Saat melakukan arak-arakan tersebut, keluarga calon mempelai pria harus membawa berbagai macam barang, salah satunya piring gantung.
Saat proses arak-arakan, mereka juga harus menarikan tarian Wor.
Tarian Wor merupakan tarian religius yang diiringi dengan alat musik bernama tifa. Besarnya mas kawin yang diberikan ditentukan oleh keluarga calon mempelai wanita.
Tradisi ini merupakan hal yang sangat penting bagi mereka yang akan menikah karena menjadi simbol konsekuensi dan komitmen dari sebuah pernikahan.
7.
Festival Lembah Baliem
Festival Lembah Baliem adalah festival mengadu kekuatan tiga suku besar di Papua.
Festival ini melambangkan kesuburan.
Meski identik dengan unsur kekerasan, namun pelaksanaan festival ini dilakukan dengan skenario khusus untuk memicu perang sehingga tetap asyik untuk dinikmati.
Festival ini diadakan oleh pemerintah kabupaten Jayawijaya.
Tujuan festival adalah untuk melestarikan nilai budaya Suku Asmat. Festival ini biasanya diadakan setiap bulan Oktober atau Agustus.
Saat festival berlangsung, kalian bisa menyaksikan berbagai atraksi perang, tarian, lelang patung, musik tradisional, tarian, hingga demo membuat ukiran pantung.
Besarnya mas kawin yang diberikan ditentukan oleh keluarga calon mempelai wanita.
Tradisi ini merupakan hal yang sangat penting bagi mereka yang akan menikah karena menjadi simbol konsekuensi dan komitmen dari sebuah pernikahan.
Nah, itulah macam-macam tradisi unik di Papua.
Tak hanya kaya dengan sumber daya alam, Papua juga kaya akan budayanya. Sejarah Papua juga penuh dengan cerita unik.
Penduduk purba kita diyakini telah tiba di Papua Nugini sekitar 50-60.000 tahun yang lalu.
Mereka tiba dari Asia Tenggara selama periode Zaman Es ketika laut lebih rendah dan jarak antar pulau lebih pendek.
Papua adalah salah satu daratan pertama setelah Afrika dan Eurasia yang dihuni oleh manusia modern.
Untuk mengetahui cerita lengkap mengenai sejarah Papua, Anda bisa membaca artikel berjudul Kisah Papua: Dari Zaman Prasejarah Hingga Tangan Belanda.
Tradisi perdagangan di Papua berkembang seiring waktu, begitu juga strategi bisnis.
Dengan konsep Omni Channel Sales Growth, Anda bisa meningkatkan penjualan secara efektif dengan teknologi AI dan menghubungkan berbagai platform online maupun offline supaya memudahkan konsumen untuk berkomunikasi.
Belajar Kewirausahaan untuk Sukses Berbisnis di Masa Depan!
Budaya Papua kaya akan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan produk khas.
Dengan berkuliah di program studi Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA), Anda akan belajar mengembangkan ide bisnis berbasis budaya dan pasar global dalam usaha yang dijalani.
Selama belajar Anda juga bisa memanfaatkan Beasiswa PBL UNMAHA untuk kuliah gratis dan mendapatkan pengalaman kerja remote, membuka peluang karier lebih luas.
Seperti warisan budaya Papua yang berharga, pendidikan berkualitas juga investasi masa depan.
Segera daftar di PMB UNMAHA dan raih peluang pendidikan terbaik. Info lebih lanjut?
Hubungi WhatsApp PMB sekarang!
Peluang Bisnis Reseller Elektronik dengan Program Reseller
Keberagaman budaya Papua menunjukkan bahwa ada banyak cara untuk berkembang, begitu juga dalam bisnis.
Adolo menawarkan peluang menjadi reseller laptop, gadget, dan barang elektronik yang menunjang kehidupan sehari-hari.
Jadilah reseller Adolo sekarang dan nikmati keuntungan menarik!
Dengan produk berkualitas dan permintaan tinggi, Anda bisa membangun bisnis fleksibel dan berkelanjutan. [4]
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Menyalakan Mimpi Masa Kecil di “Sehari Boleh Gila” 2026
Menyalakan Mimpi Masa Kecil di “Sehari Boleh Gila” 2026
Dan Ariely & Predictably Irrational: Mengubah Bias Konsumen Menjadi Cuan
Data Scientist: Profesi Paling Dicari dengan Gaji Tembus Rp 45 Juta/Bulan
Michael Porter & Competitive Advantage: Menggali Parit Pertahanan Bisnis
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di budaya
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda