Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Siap Mencoba Naik KRL Jogja-Solo Besok? Begini Cara dan Tahapannya

Oleh: Redaksi Bernas•30 Januari 2021
Siap Mencoba Naik KRL Jogja-Solo Besok? Begini Cara dan Tahapannya
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Siap Mencoba Naik KRL Jogja-Solo Besok? Begini Cara dan Tahapannya..."

🗓️ Dipublikasikan pada 30 Januari 2021.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Uji Coba untuk publik merasakan layanan KRL Yogyakarta ? Solo akan berlangsung pada 1-7 Februari 2021. Warga yang ingin mengikuti uji coba ini harus mendaftarkan diri melalui aplikasi KRL Access, dan diimbau untuk datang ke stasiun hanya bila telah memiliki kuota antrian yang sukses terdaftar. 

“Bagi masyarakat umum yang ingin melakukan uji coba KRL Yogyakarta-Solo ini terlebih dahulu harus mendaftarkan diri melalui aplikasi KRL Access yang dapat diunduh melalui Playstore pada ponsel Android atau Appstore pada ponsel iOS.

Selanjutnya, ikuti langkah untuk mengaktifkan akun di KRL Access,” papar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba lewat siaran persnya, Minggu (31/1/2021).

Ia meneruskan, mereka yang ingin mengikuti uji coba kemudian dapat mengakses menu ?AMBIL ANTRIAN? pada aplikasi ini. Menu ambil antrian akan aktif mulai pukul 00:00 WIB setiap harinya, sehingga pendaftaran untuk ikut uji coba hanya dapat dilakukan pada hari yang sama dengan rencana mengikuti perjalanan uji coba KRL.

Bila kuota peserta masih tersedia, calon peserta dapat memilih stasiun keberangkatan dan jadwal KRL uji coba yang hendak dinaiki. Pada pilihan jadwal tertera waktu untuk boarding (waktu mulai masuk gate stasiun), dan waktu keberangkatan kereta.

Kemudian calon penumpang melakukan konfirmasi pilihan keberangkatan dan memastikan muncul tampilan yang mengkonfirmasi bahwa antrian telah terdaftar.

“Untuk mengikuti uji coba pada jadwal yang telah dipilih, pastikan datang sesuai waktu masuk stasiun untuk keberangkatan. Saat memasuki rentang waktu masuk stasiun, buka menu ?CHECK IN?. Setelah masuk pada menu ini, akan ada tampilan dengan warna dominan hijau yang menandakan bahwa Anda dapat masuk stasiun dan rangkaian KRL uji coba.

Bila tampilan yang muncul adalah warna dominan merah, artinya belum tiba waktu untuk masuk stasiun dan rangkaian kereta,” jelasnya.

Melalui mekanisme pendaftaran online dan sistem antrian ini, KAI Commuter menurut Anne memberlakukan kuota peserta uji coba untuk setiap stasiunnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kepadatan di stasiun dan menjaga jarak aman atau physical distancing di stasiun maupun kereta.

“Saat hendak mengikuti uji coba, pastikan sudah memiliki tiket yang sesuai untuk naik KRL. Tiket yang dapat digunakan adalah Kartu Multi Trip (KMT) dari KAI Commuter maupun kartu uang elektronik dari Bank yaitu Mandiri E-money, BNI Tap Cash, Brizzi dari BRI, dan Flazz BCA.

Untuk KMT sudah dapat dibeli di seluruh loket stasiun yang melayani KRL dengan harga Rp30 ribu termasuk saldo Rp10.000. Setiap KMT atau kartu uang elektronik bank hanya berlaku untuk satu orang,” paparnya.

Anne menambahkan, sejumlah aturan pendaftaran atau ambil antrian peserta uji coba KRL yang juga patut dipahami adalah satu antrian ini hanya berlaku untuk satu orang. Sehingga apabila tiga calon peserta hendak pergi bersama, maka ketiganya harus memiliki antrian yang sukses dan sesuai pada aplikasi KRL Access di masing-masing telepon selulernya.

Satu antrian juga berlaku untuk satu perjalanan, tidak berlaku pulang pergi.

“Sehingga bila Anda hendak mengikuti uji coba pulang pergi, pastikan Anda telah mengambil antrian untuk dua perjalanan (perjalanan pergi dan perjalanan pulang). Kemudian untuk mencegah satu orang mengambil banyak antrian, setiap akun KRL Access yang digunakan hanya dapat memiliki dua antrian berstatus aktif,” pesannya.

Para calon peserta menurutnya juga harus mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai protokol kesehatan di stasiun dan kereta. Protokol ini termasuk pengukuran suhu tubuh, wajib menggunakan masker kain tiga lapis atau masker kesehatan, mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL, serta menjaga jarak.

Selama tujuh hari pelaksanaan uji coba KRL Yogyakarta Solo, KAI Commuter mengoperasikan delapan perjalanan KRL per hari di lintas Yogyakarta ?

Solo PP pada rentang waku pukul 08:45 ? 16:38 WIB. Selama masa uji coba untuk publik, kereta Prambanan Ekspres (Prameks) juga masih melayani rute Yogyakarta ? Solo PP dengan jadwal yang ada saat ini.

Saat ini KRL Yogyakarta ?

Solo masih menjalani tahap uji coba dengan penumpang terbatas yang berlangsung sampai Minggu 31 Januari 2021.

Anne mengungkapkan, hingga Jumat (29/1/2021), lebih dari 550 orang telah mengikuti uji coba terbatas ini.

Mereka yang mengikuti uji coba terbatas berasal dari kalangan pemerintahan setempat, Dinas Perhubungan di tingkat provinsi maupun kabupaten, perwakilan komunitas pengguna kereta, dan para penyandang disabilitas.

“Masukan dari berbagai pihak selama masa uji coba ini menjadi bahan untuk perbaikan layanan KRL Yogyakarta ?Solo agar dapat melayani maksimal ketika nantinya beroperasi secara penuh,” tandasnya. (den)

📊 Survei Kilat BERNAS

Apakah Anda tertarik kuliah lagi?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Siap Mencoba Naik KRL Jogja-Solo Besok? Begini Cara dan Tahapannya?

Siap Mencoba Naik KRL Jogja-Solo Besok? Begini Cara dan Tahapannya...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Jangkau pembaca BERNAS.id di wilayah Anda

Paket iklan & kerja sama regional tersedia — terbit sejak 1946, terindeks Google & Google News.

Lihat Paket Iklan

“Siap Mencoba Naik KRL Jogja-Solo Besok? Begini Cara dan Tahapannya”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem