



JAKARTA — Hampir 40 pelaku usaha mengikuti Business Matching bertajuk "Berani Bicara, Buka Peluang", hasil kerja sama BERNAS, komunitas RUAPORA, dan LSAF Global, Sabtu (31/10/2026).
Peserta hadir langsung di Kampus LSAF, Mall of Indonesia, Jakarta Utara, dan sebagian mengikuti lewat Zoom.
Turut hadir Manish Gidwani, pendiri LSAF selaku tuan rumah, bersama dua mitranya dari Malaysia.
Baca Koran Harian
Setiap peserta mendapat waktu tiga menit untuk memperkenalkan usahanya, lalu berdiskusi dan menandai peserta lain yang ingin dihubungi.
Panitia membantu perkenalan lanjutan bila kedua pihak setuju, dengan tindak lanjut sepekan setelah acara.
Putu Putrayasa, CEO BERNAS yang memandu acara, mengatakan forum ini dibuat untuk menjawab masalah yang sering dihadapi pendiri usaha. "Banyak pendiri usaha butuh dukungan dan kolaborasi dari pihak lain. Masalahnya, banyak yang tidak menemukan yang mereka cari. Business Matching adalah tempat untuk menemukannya," kata Putu.
Baca Koran Harian
Menurut Putu, suasana acara berjalan interaktif. "Banyak yang sangat bersemangat mempresentasikan pitch deck mereka masing-masing, sehingga acara molor.
Namun 80 persen peserta masih tetap ada sampai acara selesai," ujarnya.
Founder RUAPORA, Haidar Aldi Wintoro, mengatakan kolaborasi ini lahir dari keyakinan bahwa usaha perlu akses ke jaringan, wawasan, dan mitra yang tepat. "Melalui kolaborasi dengan BERNAS, kami ingin menghadirkan ruang pertemuan yang memungkinkan pelaku usaha dan investor membangun kepercayaan serta menjajaki peluang kerja sama yang saling memberikan nilai," ujarnya.
Baca Koran Harian
Menurut Haidar, yang paling berkesan adalah semangat peserta. "Kesediaan untuk saling mendengarkan dan memahami kebutuhan satu sama lain merupakan fondasi penting bagi tumbuhnya kolaborasi yang berkelanjutan," katanya. Ia berharap anggota RUAPORA menindaklanjuti pertemuan itu. "Ukuran keberhasilan acara ini bagi kami adalah sejauh mana hubungan yang terbangun dapat berkembang menjadi peluang nyata dan mendukung kemajuan usaha para anggota."
Salah satu peserta, Hilal Akbar dari PT Digitalink Global Integration Innovation, Jakarta Timur, menyebut acara ini "sangat insightful dan alhamdulillah menambah network." Ia juga mendapat banyak kenalan baru, "terutama Pak Manish selaku Direktur dari LSAF dan rekan-rekan Pak Manish."
Hilal memberi masukan soal waktu. Ia berharap jadwal di lapangan lebih dekat dengan susunan acara, dan acara berikutnya menghadirkan lebih banyak pendiri usaha.
Peserta lain, Andreas Ferian dari cekstok.id, menilai acara ini mempertemukan langsung pelaku usaha dengan calon mitra strategis maupun investor. "Melalui sesi interaksi yang terarah, cekstok.id mendapatkan peluang berharga untuk memperluas jejaring B2B serta memperkenalkan solusi digital stock opname dan real-time inventory audit kepada segmen yang tepat," katanya.
Ia mengusulkan waktu tanya jawab dan diskusi empat mata antarpelaku usaha ditambah pada acara berikutnya, agar penjajakan kerja sama terasa lebih mendalam.
Business Matching merupakan hasil kerja sama BERNAS, komunitas RUAPORA, dan LSAF Global (London School of Accountancy & Finance), yang sekaligus menjadi tuan rumah acara.
Baca Koran Harian
Baca juga:

