Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

5 Cara Ampuh Membuat Anak Suka Membaca Sekaligus Mengenalkan Literasi pada Anak

Oleh: Redaksi Bernas•30 Agustus 2020
5 Cara Ampuh Membuat Anak Suka Membaca Sekaligus Mengenalkan Literasi pada Anak
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Hampir semua orang sependapat dengan ungkapan Membaca adalah jendela dunia Benar tidak ada orang cerdas tanpa membaca Tidak ada profesor andal yang..."

🗓️ Dipublikasikan pada 30 Agustus 2020.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita pendidikan terbaru →

Bernas.id – Hampir semua orang sependapat dengan ungkapan ‘Membaca adalah jendela dunia’. Benar, tidak ada orang cerdas tanpa membaca. Tidak ada profesor andal yang tak suka membaca.

Tidak ada seorang penulis yang enggan membaca.

Membaca adalah sebuah aktivitas mengumpulkan ide, pengetahuan, serta teori yang akan membuat seseorang menjadi paham dan mengerti terhadap sesuatu hal.

Lantas, kapan aktivitas membaca itu bisa dimulai?

Di kurikulum pra sekolah tidak diajarkan membaca.

Di usia mereka lebih ditekankan bermain yang mengandung edukasi. Istilahnya bermain sambil belajar, dan belajar sambil bermain.

Selain permaian edukatif, juga dianjarkan pembiasaan-pembiasaan terkait perilaku positif terhadap lingkungan sekitar.

Lingkungan rumah, sekolah dan juga lingkungan alam. Namun, saat memasuki sekolah dasar, anak dituntut untuk bisa membaca. Memang ada sedikit ganjil rasanya.

Kurikulum yang tidak ada kemampuan membaca, tetapi saat masuk SD anak harus bisa membaca. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh pendidik maupun orang tua?

Baca juga: Tinjauan Pustaka: Pengertian, Manfaat, Cara Membuat, dan Contohnya

Beberapa pra sekolah mengajarkan membaca melalui permainan-permainan yang mampu memicu anak yang mampu mengembangkan kemampuan bahasa sekaligus membaca. Hal ini menuntut pendidik lebih kreatif dalam menciptakan permainan edukatif tersebut.

Bukan hanya perkembangan bahasa, tetapi juga aspek perkembangan lainnya, seperti kognitif, sosial emosional, dan juga sosialnya.

Kenapa harus melalui permainan untuk menjejalkan teori dan pengetahuan pada anak usia dini? Pertama, dunia anak adalah bermain. Sebaiknya tidak memaksa anak untuk melakukan suatu hal di luar permainan, kecuali jika anak menghendakinya.

Kedua, dengan bermain akan melatih interaksi anak dengan lingkungan sekitarnya. Apalagi pada permainan kooperatif yang membutuhkan komunikasi dan kerjasama antar anak satu dangan anak yang lain.

Cara Menjadikan Anak Suka Baca Buku

Selain dengan permainan edukatif ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk menstimulus perkembangan bahasa pada anak. Sebelum pada tahapan membaca, pastikan anak sudah menyukai buku. 5 tips di antaranya adalah sebagai berikut:

1.

Kunjungi Toko Buku atau Perpustakaan

Jika menginginkan anak menyukai buku, pertama yang dilakukan adalah menciptakan atmosfir yang sesuai. Toko buku atau perpustakaan adalah tempat yang tepat untuk mengenalkan anak pada buku. Kunjungi secara berkala dan belilah beberapa buku yang anak suka.

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Apa tujuan utama Anda terkait pendidikan & karir saat ini?

Baca juga: Interpretasi: Pengertian, Tujuan, dan Macam-macamnya

2.

Membacakan Buku pada Anak Setiap Hari

Buku yang dibacakan bisa dari cerita atau tokoh yang digemari anak. Sebaiknya mencari buku yang disertai gambar. Karena anak lebih cepat menangkap gambar daripada tulisan.

Dengan mendengarkan guru atau orang tua bercerita anak akan menghubungkannya dengan gambar yang dilihat, sehingga kosakatanya bertambah.

Baca juga: 18 Jenis Konjungsi, Pengertian, dan Contoh Kalimat Terlengkap

3. Menciptakan Suasana yang Menyenangkan Saat Membaca

Suasana sedikit memberikan pengaruh ketika anak mendengarkan cerita atau pun membaca. Menjelang tidur adalah waktu yang bisa Anda lakukan untuk melatih anak untuk membaca atau sekadar mendengar cerita.

Baca juga: 51 Jenis Font Keren untuk Desain dan Menulis Buku

4.

Melatih Membaca Setelah Bercerita

Perlahan, latihkan anak membaca setelah Anda bercerita. Buatlah jadwal khusus untuk anak bercerita menggantikan Anda. Meskipun belum sempurna, tetap berikan apresiasi dan motivasi agar anak lebih semangat membaca.

Baca juga: Kaidah Penulisan Huruf Miring dan Tujuan Penggunaannya

5.

Menyiapkan Rak Khusus untuk Menyimpan Buku

Terdengarnya sepele memang. Namun, hal ini adalah cara kita mengajarkan anak untuk menghargai buku. Biarkan anak untuk menata sendiri buku-bukunya.

Demikian di atas berbagai alternatif yang bisa dilakukan oleh orang tua terkait meningkatkan belajar membaca dan literasi anak.

Baca juga: Bagaimana Cara Menulis Sitasi yang Benar?

Begini Cara Penulisannya

📊 Survei Kilat BERNAS

Apakah Anda tertarik kuliah lagi?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari 5 Cara Ampuh Membuat Anak Suka Membaca Sekaligus Mengenalkan Literasi pada Anak?

Bernas id Hampir semua orang sependapat dengan ungkapan Membaca adalah jendela dunia Benar tidak ada orang cerdas tanpa membaca Tidak ada profesor andal yang...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Kampus atau sekolah Anda ingin tampil di BERNAS?

Lihat contoh kerja sama publisitas kampus yang sudah berjalan, lalu unduh media kit untuk paket kerja sama Anda.

Lihat Contoh Kerja Sama

“5 Cara Ampuh Membuat Anak Suka Membaca Sekaligus Mengenalkan Literasi pada Anak”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.