Edisi medan
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

Edisi Hyperlocal: MEDAN
MEDAN

MUSYAWARAH NASIONAL XXXIII TARJIH MUHAMMADIYAH Digelar di Universitas Muhammadiyah Surabaya 5-7 November 2026

Oleh: Deny Hermawan•2 November 2026
MUSYAWARAH NASIONAL XXXIII TARJIH MUHAMMADIYAH Digelar di Universitas Muhammadiyah Surabaya 5-7 November 2026
Foto: Deny Hermawan
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XXXIII Tarjih Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA), Jawa Timur, pada hari Kamis s.d. Sabtu, 25-27 Jumadilawal 1448 H/5-7 November 2026 M."
Logo Munas XXXIII Tarjih Muhammadiyah

🗓️ Dipublikasikan pada 2 November 2026.

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XXXIII Tarjih Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA), Jawa Timur, pada hari Kamis sampai Sabtu, 25-27 Jumadilawal 1448 H/5-7 November 2026 M. Mengangkat tema “Satu Abad Tarjih: Meneguhkan Akidah, Memperindah Akhlak, Menguatkan Ibadah dan Memberdayakan Umat untuk Peradaban Berkemajuan”, forum ini akan membahas sejumlah persoalan keagamaan kontemporer yang berkaitan langsung dengan kehidupan umat dan masyarakat.

Ketua PP Muhammadiyah Syamsul Anwar menjelaskan, sebanyak 360 peserta yang terdiri atas unsur Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Majelis Tarjih dan Tajdid, anggota Tarjih tingkat pusat, utusan wilayah, serta sejumlah perwakilan majelis/lembaga/biro/organisasi otonom dan institusi Amal Usaha Muhammadiyah dijadwalkan mengikuti musyawarah nasional ini. Agenda utama Munas mencakup pembahasan lima materi, yaitu Fikih Lanjut Usia, Fikih Kedaulatan Pangan, Risalah Akidah Islam Muhammadiyah, Risalah Akhlak Islam Praktis, serta pengembangan Himpunan Putusan Tarjih terkait bacaan taswib.

"Akhlak itu penting, tidak ada bangsa yang maju kalau akhlaknya tidak baik," ujarnya, Senin 2 November 2026.

Pembahasan Fikih Lanjut Usia diarahkan untuk merespons meningkatnya populasi lansia serta implikasinya terhadap kehidupan keluarga dan masyarakat.

Muhammadiyah memandang perlu adanya panduan keagamaan yang dapat membantu lansia dan keluarganya dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam persoalan ibadah serta penguatan nilai birr al-walidain, yaitu berbakti kepada orang tua.

Melalui kajian ini, Tarjih diharapkan dapat memberikan landasan keagamaan untuk memperkuat peran keluarga dalam merawat dan mendampingi anggota keluarga lanjut usia.

Sementara itu, Fikih Kedaulatan Pangan akan mengkaji persoalan pangan dari perspektif Islam, termasuk pemenuhan kebutuhan pangan yang beragam dan sehat serta kesejahteraan petani. Kajian ini merupakan kelanjutan dari Fikih Agraria yang diharapkan dapat menjadi panduan bagi umat, masyarakat, dan penyelenggara negara dalam mewujudkan kehidupan yang sejahtera, adil, dan makmur.

Munas XXXIII juga akan membahas penyusunan Risalah Akidah Islam Muhammadiyah dan Risalah Akhlak Islam Praktis.

Risalah akidah diharapkan menjadi rujukan bersama yang tersusun secara sistematis untuk memperjelas arah pemahaman akidah warga Muhammadiyah sekaligus menjawab persoalan keagamaan yang aktual.

Adapun Risalah Akhlak Islam Praktis diarahkan untuk memberikan panduan penerapan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam merespons persoalan etika sosial, ujaran kebencian di ruang digital, korupsi, kekerasan dalam keluarga, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam bidang ibadah, forum ini akan mengkaji kembali persoalan hukum kunut witir dan bacaan tatswib. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan Himpunan Putusan Tarjih dengan menelaah persoalan yang masih memerlukan penguatan kajian dalil serta penjelasan kepada masyarakat.

Hasil pembahasan setiap materi akan dibawa ke sidang pleno untuk dibacakan dan disahkan sesuai dengan mekanisme persidangan Munas.

Selain sidang komisi dan pleno, Munas XXXTII akan menghadirkan dua seminar nasional. Seminar Pertama mengangkat tema “Menuju Kedaulatan Pangan Berbasis Nilai Islam: Ikhtiar Ulama untuk Kemaslahatan Bangsa” dengan menghadirkan narasumber dari unsur Kementerian Pertanian yang diwakili oleh Kepala Balai Besar Penerapan Modemisasi Pertanian (BRMP) Jawa Timur, Ismatul Hidayah, Moh Soehadha dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, serta Elfi Anis Sa'ati dari Universitas Muhammadiyah Malang. Seminar kedua membahas “Manhaj Tarjih dan Ijtihad Muhammadiyah: Warisan K.H.

Mas Mansyur Sampai Problem Kebangsaan Masa Kini” dengan narasumber Ahmad Jaenuri dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Ustadi Hamsah, serta Ridho Al-Hamdi dari Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PP Muhammadiyah.

Pemilihan Surabaya sebagai tuan rumah Munas XXXIII memiliki kaitan historis dengan perjalanan Tarjih Muhammadiyah. Kota ini merupakan tempat kelahiran K.H. Mas Mansyur, tokoh Muhammadiyah yang menjadi ketua pertama Majelis Tarjih dan dikenal sebagai salah satu pahlawan nasional.

Kehadiran Munas di Surabaya menjadi momentum untuk menengok warisan pemikiran Tarjih sekaligus membahas relevansinya dalam menghadapi persoalan keagamaan dan kebangsaan masa kini.

Pada acara pembukaan, panitia juga menjadwalkan peluncuran aplikasi berbasis AI bernama ChatHPT, serta penyerahan Tarjih Award kepada K.H. Mas Mansur sebagai "Peletak Dasar Ijtihad Kolektif Muhammadiyah, Penggagas, dan Ketua Pertama Majelis Tarjih". Rangkaian kegiatan akan ditutup pada 7 November 2026 setelah pembacaan dan pengesahan hasil sidang pleno.

Sedangkan pada hari terakhir, menurut rencana peserta akan diajak berziarah ke makam K.H. Mas Mansur dan mengunjungi masjid peninggalan beliau di kawasan Ampel Surabaya.

Munas XXXIII Tarjih Muhammadiyah diselenggarakan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Universitas Muhammadiyah Surabaya. Melalui forum ini, Muhammadiyah melanjutkan ikhtiar Tarjih dalam merumuskan panduan keagamaan yang berlandaskan Al-Qur'an dan Sunah al-Maqbulah serta relevan dengan perkembangan kehidupan masyarakat.

📊 Survei Kilat BERNAS

Apakah Anda tertarik kuliah lagi?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari MUSYAWARAH NASIONAL XXXIII TARJIH MUHAMMADIYAH Digelar di Universitas Muhammadiyah Surabaya 5-7 November 2026?

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XXXIII Tarjih Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA), Jawa Timur, pada hari Kamis s.d. Sabtu, 25-27 Jumadilawal 1448 H/5-7 November 2026 M.

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Jangkau pembaca BERNAS.id di wilayah Anda

Paket iklan & kerja sama regional tersedia — terbit sejak 1946, terindeks Google & Google News.

Lihat Paket Iklan

“MUSYAWARAH NASIONAL XXXIII TARJIH MUHAMMADIYAH Digelar di Universitas Muhammadiyah Surabaya 5-7 November 2026”

D
Deny Hermawan
Click to Share

Populer di nasional

Semantic Authority Linker

Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.