JEMBER, BERNAS.id - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Politeknik Negeri Jember (Polije) dari Jurusan Teknologi berhasil mengembangkan salah satu UMKM, naik kelas setingkat lebih tinggi. Dari usaha penggilingan daging kini menjadi produsen pentol bakso frozen.
Tim PkM Polije melaksanakan program penerapan teknologi tepat guna dan pendampingan di UMKM "Penggilingan Daging Anugerah" yang berlokasi di Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Program ini difokuskan untuk membantu mitra memperluas lini usaha ke produk pentol bakso beku (frozen food).
Kegiatan PkM ini diketuai oleh Annisa'u Choirun, S.T.P., M.T., bersama tim dosen Resti Pranata Putri, S.Si., M.Sc., Dr.
Elly Kurniawati, S.T.P., M.P., Dr.
Yossi Wibisono, S.TP., M.P., dan Agung Wahyono, S.P., M.Si., Ph.D, serta mahasiswa.

Tim PkM Polije mendampingi mitra dengan sistem paket lengkap.
Tidak saja mengawal di hulu tetapi sampai ke proses pengembangan usaha mitra.
Annisa'u Choirun, menjelaskan bahwa UMKM "Penggilingan Daging Anugerah" awalnya hanya melayani jasa penggilingan daging dan pembuatan adonan.
Karena belum pernah memproduksi bakso secara mandiri, mitra belum memiliki resep formulasi bakso standar yang siap dijual.
Selain itu, mereka juga terkendala keterbatasan tenaga kerja dan ketidakseragaman ukuran apabila bakso dicetak secara manual.
"Oleh karena itu, pendampingan yang kami lakukan dimulai benar-benar dari tahap awal, yaitu formulasi pembuatan resep bakso yang pas, desain stiker kemasan, proses mekanisasi pencetakan, penerapan Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPOB), hingga teknik pengemasan hampa udara (vacuum sealing). Seluruh kegiatan berjalan lancar dan mendapat respon yang sangat positif dari pemilik UMKM Anugerah, Ibu Nur Kholifah," ujar Annisa'u, Rabu (23/9/2026).
Dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan itu, tim PkM Polije menyerahkan serta mendampingi penggunaan sejumlah sarana, formulasi resep, dan dokumen teknis operasional, seperti;
Buku Panduan Pembuatan Bakso: Modul terstandar yang memuat formulasi resep bakso usaha, tata cara sanitasi, serta prinsip CPPOB/GMP selama proses pengolahan.
SOP Penggunaan Mesin Cetak Bakso: Panduan operasional alat cetak mekanis agar proses pembentukan bakso berjalan efisien, cepat, dan berukuran seragam.
Buku Panduan Penggunaan Vacuum Sealer: Modul praktis pengemasan hampa udara untuk memastikan daya simpan produk frozen food tahan lebih lama.
Produk Bakso Kemasan Vacuum: Terciptanya lini produk baru berupa bakso beku racikan mandiri yang terkemas rapi, higienis, dan siap dipasarkan.
Peningkatan Keterampilan dan IPTEK Mitra Sebesar 100%: Evaluasi pasca-pendampingan menunjukkan pemilik dan pengelola UMKM Anugerah telah menguasai pembuatan resep bakso, operasional mesin pencetak mekanis, teknik penyegelan hampa udara, serta prinsip higienitas pangan secara penuh.
Politeknik Negeri Jember berharap UMKM Anugerah di Desa Sempolan dapat terus berkembang menjadi unit usaha pengolahan daging yang mandiri, berdaya saing tinggi, dan mampu memperluas jangkauan pasarnya.
Pemilik UMKM "Penggilingan Daging Anugerah", Nur Kholifah, mengapresiasi dan menyambut hangat pendampingan yang diberikan oleh Tim Dosen Polije.
Menurutnya, pembekalan resep pentol bakso hingga bantuan mesin cetak dan alat vacuum sealer sangat membantu usahanya untuk bertransformasi dari sekadar penyedia jasa giling menjadi produsen pentol bakso beku mandiri. (*)

