Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Sarana Jaya Perkuat Pengawasan dan Digitalisasi Aset untuk Dongkrak Kinerja

Oleh: Wahyu Praditya•2 November 2026
Sarana Jaya Perkuat Pengawasan dan Digitalisasi Aset untuk Dongkrak Kinerja
Foto: istimewa
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Perumda Sarana Jaya memperkuat tata kelola, pengawasan, dan digitalisasi aset guna meningkatkan kinerja bisnis serta kontribusi kepada Pemprov DKI Jakarta."
Kantor Pusat Sarana Jaya

🗓️ Dipublikasikan pada 2 November 2026.

Penguatan Tata Kelola dan Pengelolaan Aset

Perumda Pembangunan Sarana Jaya memperkuat tata kelola perusahaan dan mengoptimalkan pengelolaan aset untuk meningkatkan kinerja bisnis serta kontribusi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

General Manager Sekretaris Perusahaan Sarana Jaya, Hifdzi Mujtahid, mengatakan penguatan organisasi dilakukan melalui peningkatan kapasitas perusahaan, pengembangan bisnis, dan perbaikan pengelolaan aset. Menurutnya, aset perusahaan harus dikelola secara produktif agar memberikan kontribusi terhadap pendapatan dan memiliki nilai ekonomi jangka panjang.

"Potensi aset Sarana Jaya sangat besar dan harus dikelola dengan pendekatan bisnis yang terukur. Fokus manajemen adalah memastikan setiap aset memiliki arah pemanfaatan yang jelas, memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan perusahaan, serta senantiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik," ujar Hifdzi dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).

Sinergi Direksi dan Dewan Pengawas

Penguatan tata kelola juga dilakukan melalui peningkatan koordinasi antara Direksi dan Dewan Pengawas.

Sinergi kedua organ perusahaan tersebut diperlukan untuk memastikan pelaksanaan rencana bisnis, pengawasan target perusahaan, serta pengambilan keputusan yang lebih terukur.

Kepemimpinan Baru Dewan Pengawas

Sarana Jaya juga telah menerima keputusan Kuasa Pemilik Modal (KPM) pada Jumat (30/10/2026) mengenai susunan kepemimpinan Dewan Pengawas. Dalam keputusan tersebut, Nurfitria Farhana ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengawas dan Ulin Ni’am Yusron diangkat sebagai Sekretaris Dewan Pengawas, bersama anggota Dewan Pengawas lainnya.

Hifdzi berharap susunan baru tersebut dapat memperkuat pengawasan dan koordinasi dengan Direksi dalam menjalankan strategi perusahaan.

"Sinergi antara Direksi dan Dewan Pengawas merupakan bagian penting dalam tata kelola Sarana Jaya. Kami menyambut kepemimpinan Dewan Pengawas yang baru sebagai momentum untuk semakin mempererat kolaborasi dan menjaga kesinambungan arah strategis perusahaan," katanya.

Agenda RUPM Tahunan 2025

Selain penguatan organisasi, Sarana Jaya menjalankan sejumlah agenda yang ditetapkan KPM dalam Rapat Umum Pemilik Modal (RUPM) Tahunan Tahun Buku 2025.

Agenda tersebut meliputi:

  • pelaksanaan rencana aksi hasil Diagnostic Performance Review pada 2026;

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Berapa banyak invoice manual yang Anda cetak per bulan?

  • penguatan likuiditas;
  • percepatan sensus dan digitalisasi aset; serta
  • pengembangan sumber pendapatan berkelanjutan atau recurring income.
  • Perusahaan juga akan meningkatkan produktivitas properti komersial, mengembangkan kawasan dan hunian, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset berdasarkan potensi dan kelayakan bisnis. Dalam menjalankan strategi tersebut, Sarana Jaya mempertimbangkan legalitas aset, kelayakan ekonomi, efisiensi biaya, dan kepatuhan terhadap ketentuan kerja sama.

    "Optimalisasi aset bukan hanya tentang meningkatkan tingkat pemanfaatannya, tetapi juga memastikan setiap aset memiliki nilai ekonomi yang berkelanjutan. Karena itu, seluruh keputusan bisnis perlu mempertimbangkan aspek legalitas, kelayakan usaha, pengendalian risiko, dan manfaat jangka panjang bagi perusahaan," jelas Hifdzi.

    Sarana Jaya juga melakukan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap kinerja aset dan kerja sama dengan mitra bisnis.

    Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan aset berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi perusahaan.

    Target Transformasi Perusahaan

    Ke depan, Sarana Jaya menargetkan transformasi menjadi perusahaan pengembang perkotaan atau urban development company. Strategi tersebut dilakukan melalui penguatan bisnis properti, pengembangan kawasan perkotaan terintegrasi, serta optimalisasi aset dan lahan untuk mendukung pembangunan Jakarta.

    Hifdzi menegaskan, penguatan organisasi dan tata kelola menjadi bagian dari upaya meningkatkan kinerja keuangan sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.

    "Komitmen kami adalah menghadirkan pengelolaan perusahaan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada penciptaan nilai. Dengan dukungan seluruh organ perusahaan, Sarana Jaya akan terus memperkuat kinerja bisnis sekaligus mengoptimalkan kontribusinya bagi masyarakat dan pembangunan Jakarta," pungkasnya.

    📊 Survei Kilat BERNAS

    Bidang karir impian Anda?

    Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

    FAQ: Ringkasan Cepat

    Apa inti dari Sarana Jaya Perkuat Pengawasan dan Digitalisasi Aset untuk Dongkrak Kinerja?

    Perumda Sarana Jaya memperkuat tata kelola, pengawasan, dan digitalisasi aset guna meningkatkan kinerja bisnis serta kontribusi kepada Pemprov DKI Jakarta.

    Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

    Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

    Bagikan artikel ini

    WhatsAppTelegram

    Untuk Mitra & Pengiklan

    Punya kabar atau rilis perusahaan?

    Terbitkan siaran pers atau artikel bermerek Anda di BERNAS.id — tayang di halaman nasional, terindeks Google.

    Terbitkan di BERNAS.id

    “Sarana Jaya Perkuat Pengawasan dan Digitalisasi Aset untuk Dongkrak Kinerja”

    W
    Wahyu Praditya
    Click to Share

    Populer di ekonomi

    Semantic Authority Linker

    Discovery Insight

    Data Transmutation:
    Digital Sovereignty

    Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

    Lihat Ekosistem

    Peluang Karir & Bisnis Digital

    Potensi Penghasilan (2026)
    Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

    Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

    Prospek Karir
    ⚡ Sangat Tinggi

    Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.