Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di DIY Terus Dipantau

Oleh: Deny Hermawan•3 Agustus 2026
Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di DIY Terus Dipantau
Foto: DPRD DIY
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Komisi D DPRD DIY memantau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Kulon Progo untuk memastikan program tepat sasaran bagi anak prasejahtera."
Kunjungan Komisi D DPRD DIY ke Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 1 Kulon Progo

🗓️ Dipublikasikan pada 3 Agustus 2026.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita pendidikan terbaru →

Kunjungan Komisi D DPRD DIY ke SRT 1 Kulon Progo

KULON PROGO, BERNAS.ID – Komisi D DPRD DIY melakukan Kunjungan Dalam Daerah (KDD) ke Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 1 Kulon Progo, Senin (3/8/2026), guna mengawal optimalisasi pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara DPRD DIY, Kementerian Sosial RI, dan Pemerintah Daerah agar program tersebut mampu menjangkau anak-anak dari keluarga prasejahtera maupun yang rentan putus sekolah secara tepat sasaran.

Kunjungan dipimpin oleh Ketua Komisi D DPRD DIY, R.B. Dwi Wahyu, didampingi Wakil Ketua Komisi D DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai, serta diikuti jajaran anggota Komisi D. Turut hadir perwakilan Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial DIY, Dinas Pendidikan, dan instansi terkait untuk membahas evaluasi pelaksanaan sekaligus pengembangan Program Sekolah Rakyat di DIY.

Pernyataan Ketua Komisi D DPRD DIY

Ketua Komisi D DPRD DIY, Dwi Wahyu menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis dalam memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Menurutnya, keberhasilan program harus diukur dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang menjadi sasaran.

“Kita harus memastikan bahwa anak-anak usia sekolah yang mengalami kendala sosial dan ekonomi di DIY mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan. Jangan sampai program yang baik ini tidak menyentuh mereka yang benar-benar membutuhkan karena persoalan data maupun koordinasi di lapangan,” tegas Dwi.

Pernyataan Wakil Ketua Komisi D DPRD DIY

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai menekankan pentingnya validasi data dalam menentukan calon peserta didik Program Sekolah Rakyat. Ia menilai kolaborasi seluruh pihak, terutama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), menjadi faktor penting agar kuota yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Validasi data lapangan yang melibatkan pendamping PKH ini krusial agar kuota yang tersedia di setiap jenjang dapat terserap secara optimal dan tepat sasaran. Dengan data yang akurat, bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh anak-anak yang membutuhkan,” ujar Anton.

Target Kuota dan Proses Penjaringan

Dalam pemaparannya, Kementerian Sosial menyampaikan bahwa target kuota Program Sekolah Rakyat di DIY pada tahun 2026 masing-masing sebanyak 90 siswa untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Selain itu, Sentra Terpadu Sonosewu juga memperoleh alokasi masing-masing 60 siswa sebagai bagian dari pengembangan program di DIY.

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Apa tujuan utama Anda terkait pendidikan & karir saat ini?

Proses penjaringan calon peserta didik melibatkan 727 pendamping PKH yang tersebar di 78 kapanewon di DIY. Bersama Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Sosial, para pendamping melakukan asesmen serta validasi lapangan terhadap sekitar 200 ribu penduduk usia sekolah yang diprioritaskan berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2 guna memastikan program tepat sasaran.

Realisasi Peserta Didik Saat Ini

Hingga saat ini, jumlah peserta didik yang telah terserap dalam Program Sekolah Rakyat mencapai 349 siswa. Antusiasme pendaftar pada jenjang SMP dan SMA cukup tinggi hingga melampaui kapasitas awal dengan jumlah siswa terserap masing-masing mencapai 150 orang. Sementara itu, realisasi peserta didik jenjang SD baru mencapai 30 siswa dari target awal, sehingga sisa kuota dialihkan untuk memperkuat daya tampung pada jenjang SMP dan SMA.

Kesiapan Sarana dan Prasarana

Selain membahas perkembangan peserta didik, rapat juga menyoroti kesiapan sarana dan prasarana pendukung Program Sekolah Rakyat. Kementerian Sosial mensyaratkan ketersediaan lahan sekitar enam hektare untuk pembangunan kompleks Sekolah Rakyat berkapasitas hingga 1.080 siswa dari jenjang SD sampai SMA. Mengingat keterbatasan lahan di kawasan perkotaan, peserta rapat mengusulkan optimalisasi sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan peserta didik (underenrolled schools) sebagai alternatif pengembangan tanpa mengalihfungsikan lahan pertanian produktif.

Komitmen Pengawalan Program

Melalui kunjungan ini, Komisi D DPRD DIY menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan Program Sekolah Rakyat agar berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Sinergi antara DPRD DIY, Pemerintah Daerah, dan Kementerian Sosial diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak rentan putus sekolah.

📊 Survei Kilat BERNAS

Bidang karir impian Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di DIY Terus Dipantau?

Komisi D DPRD DIY memantau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Kulon Progo untuk memastikan program tepat sasaran bagi anak prasejahtera.

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Kampus atau sekolah Anda ingin tampil di BERNAS?

Lihat contoh kerja sama publisitas kampus yang sudah berjalan, lalu unduh media kit untuk paket kerja sama Anda.

Lihat Contoh Kerja Sama

“Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di DIY Terus Dipantau”

D
Deny Hermawan
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.