Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Bappenas Targetkan Kontribusi Jawa-Bali 58 Persen untuk Perekonomian RI

Oleh: Redaksi Bernas•21 Februari 2022
Bappenas Targetkan Kontribusi Jawa-Bali 58 Persen untuk Perekonomian RI
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bappenas Targetkan Kontribusi Jawa-Bali 58 Persen untuk Perekonomian RI..."

🗓️ Dipublikasikan pada 21 Februari 2022.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita finansial terbaru →

JAKARTA, BERNAS.ID – Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2023 masih akan bertumpu pada Pulau Jawa dan Bali, yakni 58,8 persen, dari total pertumbuhan nasional.
Dia menargetkan pertumbuhan Jawa-Bali pada 2023 sebesar 5,3 persen-5,8 persen. Angkanya sedikit lebih rendah dari target nasional sebesar 5,3 persen-5,9 persen.

“Pertumbuhan ekonomi juga kita agregasikan dari pertumbuhan wilayah. Kita berharap dengan share 21,4 persen, seluruh Sumatra menyumbangkan 4,7 persen-5,2 persen, Jawa-Bali paling besar 58,8 persen,” ungkap Suharso, Senin (21/2/2022).

Sedangkan untuk Pulau Sumatra, lanjut Suharso, target dipasang sebesar 4,7 persen-5,2 persen dengan kontribusi ke nasional sebesar 21,4 persen.

Baca juga: Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Baru Terserap 53 Persen per 17 September

Lalu, Kalimantan diharapkan bisa tumbuh 5,5 persen-6 persen dengan kontribusi 8,3 persen secara nasional.

Sementara, Sulawesi ditargetkan tumbuh lebih tinggi di kisaran 7,1 persen-7,8 persen dengan porsi nasional 7,2 persen.

Adapun Maluku ditargetkan bertumbuh jauh di atas rata-rata, yaitu 9,2 persen-10 persen. Namun, kontribusinya hanya 0,7 persen saja.

Sedangkan untuk Papua target pertumbuhan di 2023 sebesar 7,3 persen-8,4 persen dengan porsi 2,1 persen dari nasional. Terakhir, Nusa Tenggara diproyeksikan tumbuh sebesar 5,1 persen-5,7 persen dengan porsi 1,5 persen.

Baca juga: Proyek Ibu Kota Baru Masuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Sebagai perbandingan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sumbangsih pertumbuhan ekonomi 2021 masih terpusat di Pulau Jawa sebesar 57,89 persen.

“Secara parsial bisa dilihat sampai 2021 ekonomi masih terkonsentrasi di Jawa, di mana Pulau Jawa memberi share 57,89 persen,” kata Kepala BPS Margo Yuwono. (den)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram