Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Jangan Menyerah, Lakukan 5 Hal Berikut dalam Mendampingi Anak Belajar di Rumah!

Oleh: Redaksi Bernas•14 Juli 2020
Jangan Menyerah, Lakukan 5 Hal Berikut dalam Mendampingi Anak Belajar di Rumah!
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Meskipun pamdemi belum berakhir namun kebijakan Tatanan Baru atau New Normal perlahan sudah diberlakukan guna mengerakkan ekonomi nasional tetapi..."

🗓️ Dipublikasikan pada 14 Juli 2020.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita pendidikan terbaru →

Bernas.id – Meskipun pamdemi belum berakhir, namun kebijakan Tatanan Baru atau New Normal perlahan sudah diberlakukan guna mengerakkan ekonomi nasional, tetapi tidak untuk sektor pendidikan. Anak di usia sekolah dinilai rentan terhadap virus dan risiko lainnya. Oleh sebab itu pembelajaran sistem daring (dalam jaringan) masih dilaksanakan hingga tahun ajaran baru 2020/2021.

Hal ini menjadi kabar buruk sekaligus baik bagi orang tua siswa.

Kabar baiknya, orang tua tidak perlu khawatir anaknya bertemu dengan orang lain di luar rumah.

Namun, sebagian orang tua juga mengeluhkan kondisi seperti ini, di mana mereka harus kembali menggantikan tugas guru untuk mendampingi anak belajar di rumah.

Memastikan anak mengikuti intruksi dan memahami semua tuntutan pelajaran selama belajar di rumah memang bukanlah suatu hal yang mudah. Hal ini wajar, karena memang orang tua tidak memiliki keahlian khusus untuk mengajar siswa serta keahlian akademis sebelumnya.

Jika kondisi seperti ini berlarut, bisa saja membuat orang tua stres, anak pun bisa demikian.

Bahkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah menerima pengaduan sejumlah orang tua siswa yang mengeluhkan anak-anak mereka justru stres karena belajar di rumah.

Berikut 5 tips yang bisa Anda terapkan dalam mendampingi anak belajar di rumah.

1. Melibatkan Anak dalam Pembuatan Jadwal

Jika di sekolah jadwal kegiatan belajar mengajar ditentukan oleh pihak sekolah.

Namun, jika belajar di rumah atau secara daring lebih baik jangan lakukan itu. Kecuali jika ada tatap muka melalui video konferensi bersama guru.

Untuk pembuatan jadwal belajar sebaiknya jangan memaksa anak. Beri kesempatan kepada anak untuk mengeluarkan pendapat mengenai jadwal yang hendak disusun.

Hal ini bertujuan agar anak tidak merasa terbebani dengan ritual belajar di rumah yang sedikit membosankan dibanding belajar di sekolah yang bisa bertemu dengan banyak teman.

2. Melakukan Aktivitas Rutin Sesuai Jadwal

Setelah jadwal tersusun, lakukan sebagai aktivitas rutin. Tidak perlu belajar lama setiap harinya.

Sekiranya cukup untuk mengerjakan tugas dan juga mengulas materi yang sedang dipelajari. Jika waktu belajar di rumah terlalu lama, biasanya anak juga akan merasa bosan.

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Apa tujuan utama Anda terkait pendidikan & karir saat ini?

3. Buat Peraturan Khusus di Rumah

Peraturan ini tidak harus sama dengan peraturan di sekolah, misalnya harus berseragam rapi lengkap dengan atributnya.

Peraturan rumah lebih ke aktivitas yang boleh dan tidak boleh dikerjakan selama jam belajar di rumah. Selain untuk mendisiplinkan diri juga agar anak lebih fokus dalam belajarnya.

Ada peraturan berarti ada hukuman jika melanggarnya. Mengerjakan aktivitas bersih-bersih rumah akan menyenangkan, untuk anak yang melanggar peraturan.

Anak tidak merasa terbebani dan juga ada rasa takut untuk melanggar peraturan.

4. Memberikan Kesempatan Kepada Anak untuk Menghubungi Teman

Ini adalah alternatif untuk menghilangkan kejenuhan terhadap anak. Sekian lama tidak bertemu dengan teman, pastilah tumbuh rasa kangen ingin bersua.

Menghubunginya melalui panggilan suara ataupun video akan mengurangi rasa bosan anak dan bisa bersemangat kembali.

5. Komunikasi Dengan Guru dan Sesama Orang Tua

Komunikasi dengan guru adalah hal mutlak yang harus dilakukan oleh orang tua. Selain itu juga perlu berkomunikasi dengan sesama orang tua untuk saling betukar cerita dan juga tips terkait pendampingan belajar anak di rumah.

Jika komunikasi dengan mereka terjalin, kemungkinan besar akan memberikan kemudahan kepada Anda dalam mendampingi anak.

Sebagai orang tua kondisi seperti ini pastilah menyita waktu lebih banyak. Namun, jangan lupa akan kewajiban lainnya. Sambil mendampingi anak belajar tidak ada salahnya sambil menjalankan bisnis.

Yuk, gabung bersama Bernas Group melalui program #ViralDesa yang memberikan kesempatan untuk Anda berbisnis secara digital. Segera gabung, dan jemput rezekimu bersama Bernas Group.

Artikel ini ditinjau ulang oleh redaksi bernas.id pada 2 Oktober 2026. Pendampingan anak belajar di rumah adalah tantangan yang tetap relevan bagi orang tua kapan pun, terlepas dari situasi pandemi.

Lima langkah praktis yang ditawarkan artikel ini dapat menjadi panduan umum untuk menciptakan suasana belajar yang lebih efektif dan menyenangkan.

Pembaca hari ini tetap bisa memanfaatkan saran tersebut untuk memperkuat peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak.

📊 Survei Kilat BERNAS

Apakah Anda tertarik kuliah lagi?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Jangan Menyerah, Lakukan 5 Hal Berikut dalam Mendampingi Anak Belajar di Rumah!?

Bernas id Meskipun pamdemi belum berakhir namun kebijakan Tatanan Baru atau New Normal perlahan sudah diberlakukan guna mengerakkan ekonomi nasional tetapi...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Kampus atau sekolah Anda ingin tampil di BERNAS?

Lihat contoh kerja sama publisitas kampus yang sudah berjalan, lalu unduh media kit untuk paket kerja sama Anda.

Lihat Contoh Kerja Sama

“Jangan Menyerah, Lakukan 5 Hal Berikut dalam Mendampingi Anak Belajar di Rumah!”

R
Redaksi Bernas
Click to Share

Populer di pendidikan

Semantic Authority Linker

Global Career EngineAI Assessment 2026
1 / 3

Apa tujuan utama karir Anda di tahun 2026?

Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.