Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Bermodal Niat, Pecel Lele Lela Jadi Primadona

Oleh: Redaksi Bernas•16 Februari 2016
Bermodal Niat, Pecel Lele Lela Jadi Primadona
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"HarianBernas com Pecel Lele Lela merupakan bisnis yang sedang naik daun Bisnis ini dirintis oleh Rangga Umara yang saat ini berusia 31 tahun Rangga yang..."

🗓️ Dipublikasikan pada 16 Februari 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita inspirasi terbaru →

HarianBernas.com – Pecel Lele Lela merupakan bisnis yang sedang naik daun. Bisnis ini dirintis oleh Rangga Umara yang saat ini berusia 31 tahun. Rangga yang dahulunya adalah seorang manajer di sebuah perusahaan swasta memutuskan untuk memulai bisnis karena keadaan perusahaannya yang sedang melakukan PHK besar-besaran.

Awalnya ia hanya dengan modal niat, Rangga memulai bisnis membuka warung seafood kaki lima dengan modal yang ia dapat dari menjual barang-barang pribadinya sebesar 3 juta rupiah.

Ia mengemas warungnya menjadi lebih menarik daripada warung lainnya. Namun, nasib baik belum berpihak padanya, warungnya masih sepi meskipun telah buka selama 3 bulan.

Rangga berpikir bahwa warungnya yang masih sepi dikarenakan tempatnya yang kurang strategis. Oleh karena itu ia memutuskan untuk mencari teman lain dengan menawarkan kerja sama dengan warung makan lainnya.

Namun, semua warung makan yang ia tawari menolak ajakannya. Hingga suatu ketika Rangga menawari kerja sama sebuah warung semipermanen dan juga ditolak.

Warung tersebut malah menawarinya peralatan warung karena warung tersebut sepi.

Rangga yang kala itu tidak memiliki uang hanya menyewa warung tersebut dengan biaya 1 juta setiap bulannya.

Ketika ide menu makanan tidak kunjung datang, Rangga tiba-tiba teringat makanan kesukaannya sewaktu kuliah yaitu pecel lele. Kemudia ia memutuskan untuk berjualan pecel lele. Namun, pembeli di daerah tersebut lebih menyukai ayam ketimbang lele.

Saat kehabisan ayam, mereka langsung pulang tanpa mencoba lele.

Rangga dengan tidak pantang menyerah mencoba menawarkan menu lelenya kepada pengunjung. Tak disangka-sangka pengunjung mulai menyukai menu lele buatan Rangga yaitu lele goreng tepung. Warungnya pun mulai laris hingga pendapatannya sampai 3 juta rupiah per bulannya.

Ketika mengetahui usaha yang ditekuni Rangga semakin berkembang, pemilik warung menaikkan sewanya menjadi Rp 2 juta rupiah per bulannya.

Rangga menjadi kewalahan dalam mengatur keuangan. Ia harus membagi-bagi pendapatannya dengan membayar sewa tempat serta menggaji 3 karyawannya.

Selain itu di saat yang bersamaan ia harus membayar hutangnya pada rentenir sebesar Rp 5 juta rupiah.

Semua kendala ini dihadapi oleh Rangga dan akhirnya dapat membuat mental wirausaha Rangga semakin baik.

Usaha yang dilakukannya untuk menghadapi semua kendala membuahkan hasil dengan semakin banyaknya masyarakat yang menyukai lele Rangga

Kemudian, ia memutuskan untuk pindah tempat kembali dengan meluncurkan menu baru yaitu lele goreng tepung, lele filet kremes, dan lele saus padang. Ketika sedang berada di masa kejayaan, masalah pun hinggap lagi padanya. Koki utamanya mengundurkan diri dan membuka usaha yang sama.

Hal ini sangat melukai hati Rangga. Kenapa harus keluar jika mereka dapat terus bekerja sama ?

Pada suatu hari, ia tidak sengaja bertemu dengan teman SMAnya yang ternyata mampu membuat usahanya menjadi lebih maju yaitu Bambang. Bambang yang pernah bekerja di restoran siap saji ini diminta untuk menjadi konsultan di restoran Rangga dengan gaji hanya upah bensin.

Berkat bantuan Bambang, usaha Rangga semakin melaju pesat.

Ia mulai memantapkan usahanya dengan membuat SPO yang dibantu oleh Bambang.

SPO ini digunakan untuk dasar dari pembukaan cabang, mengontrol kualitas makanan, dan mengontrol pelayanan warung.

Karena kerja kerasnya, Bambang akhirnya mampu menjadi General Manager di Pecel Lele Lela milik Rangga.

Pecel Lele Lela akhirnya menjadi primadona hingga ke luar daerah seperti Yogyakarta, Bandung, dan Medan.

Banyak orang yang menawarkan kerjasama dengan Rangga. Tidak hanya di dalam negeri saja, ternyata Pecel Lele Lela akan memiliki cabang di luar negeri yang rencananya akan direalisasikan tahun ini.

Lela yang berasal dari Lebih Laku ini ternyata telah mendapat beberapa penghargaan mulai dari menjadi salah satu menu di acara buka bersama yang diadakan oleh Presiden SBY di Istana Negara, mendapat penghargaan dari Menteri Perikanan dan Kelautan karena telah membuat nama lele terkenal bahkan hingga ke luar negeri, dan mendapat penghargaan dari Inonesian Small and Medium Bussines Entrepreneur Award (ISMBEA) pada tahun 2010.

📊 Survei Kilat BERNAS

Bidang karir impian Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Bermodal Niat, Pecel Lele Lela Jadi Primadona?

HarianBernas com Pecel Lele Lela merupakan bisnis yang sedang naik daun Bisnis ini dirintis oleh Rangga Umara yang saat ini berusia 31 tahun Rangga yang...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Tag:#inspirasi#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Bermodal Niat, Pecel Lele Lela Jadi Primadona”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.