Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Kapan Waktu Tepat Mengedit Tulisan Sebelum Dikirim? Ini Dia Jawabannya

Oleh: Redaksi Bernas•1 Desember 2017
Kapan Waktu Tepat Mengedit Tulisan Sebelum Dikirim? Ini Dia Jawabannya
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Perlukah seorang penulis artikel mengedit tulisannya sendiri layaknya editor Atau kita serahkan sepenuhnya hasil tulisan kita tanpa diedit terlebih..."

🗓️ Dipublikasikan pada 1 Desember 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita hiburan terbaru →

Bernas.id – Perlukah seorang penulis artikel mengedit tulisannya sendiri layaknya editor? Atau kita serahkan sepenuhnya hasil tulisan kita tanpa diedit terlebih dahulu?

Penulisan sebuah artikel tidaklah sama dengan penulisan sebuah buku, karena penulisan sebuah artikel tidaklah membutuhkan waktu yang lama seperti pembuatan sebuah buku.

Setiap penulis yang sudah menyelesaikan tulisannya, sangatlah  penting untuk melakukan editing pada tulisannya. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengecek kembali kesalahan-kesalahan yang luput dari pemeriksaannya, atau untuk mengecek kembali penggunaan bahasa yang sesuai, atau bahkan untuk melihat kembali akan ide yang dituliskannya, sudah sesuai dengan yang diharapkan atau belum.

Baca juga: 51 Jenis Font Keren untuk Desain dan Menulis Buku 2021

Sebuah tulisan yang diedit sendiri oleh penulisnya,akan mempunyai dampak pada tulisannya, yaitu:

Tidak ada perubahan

Apabila artikel yang dibuat memang telah sempurna, maka penulis pun tidak akan melakukan editing pada tulisannya, karena dia pribadi sudah benar-benar yakin pada apa yang ditulisnya, meskipun sudah dibaca kembali berulang-ulang.

Baca juga: Tinjauan Pustaka: Pengertian, Manfaat, Cara Membuat, dan Contohnya

Perubahan pada kata sambung antar kalimat

Salah satu penyebab sebuah tulisan berjalan mengalir adalah adanya penggunaan kata sambung antar kalimat yang luwes.

Karena unsur mengalir inilah yang terkadang membuat penulis memikirkan kembali bahkan mengganti penggunaan kata sambung yang ada dalam tulisannya.

Baca juga: Interpretasi: Pengertian , Tujuan, dan Macam-macamnya

Perubahan diksi

Diksi atau pilihan kata yang digunakan oleh penulis membuatnya memikirkan ketepatan penggunaannya. Terlebih jika diksi yang dimaksud merupakan kata kunci, maka penulis dapat merubah kembali pilihan kata yang telah digunakan dalam artikel yang sudah ditulisnya.

Baca juga: 18 Jenis Konjungsi, Pengertian, dan Contoh Kalimat Terlengkap

Perubahan keseluruhan ide

Ketika melakukan editing, penulis sangat memungkinkan untuk mengubah keseluruhan isi artikel. Hal ini dilakukan apabila penulis tidak menemukan unsur lebih dalam artikel yang sudah dibuat.

Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Teks Persuasif Sesuai Jenis dan Strukturnya?

Bagaimana keseluruhan ide dapat berubah ketika mengedit sebuah tulisan?

Yang dimaksud dengan memberi waktu untuk mengedit tulisan di sini adalah mendiamkan sebentar hasil tulisan, membiarkan otak me-refresh kembali pikiran yang tadi tercurah hanya untuk menulis.

Setelah proses mendiamkan tulisan dan fikiran selesai, barulah dibuka kembali hasil tulisan untuk dilakukan editing.

Maka, butuh waktu berapa lama untuk memberi tulisan kita waktu agar dapat kita edit?

  • Mendiamkan 1-2 hari, didiamkan dalam waktu yang lama ini dilakukan apabila penulis sendiri merasa ragu dengan apa yang sudah dituliskannya. Dengan memberi waktu yang lebih maka pada tulisan akan membuat tulisan lebih kuat dalam penulisan ulang ketika editing.
  • Mendiamkan tulisan antara 2-3 jam, kemudian baru dilakukan editing. Dalam waktu ini yang hanya beberapa jam ini waktu normal yang akan membuat tulisan memiliki keindahan yang lain setelah diedit ulang.
  • Setengah sampai satu jam.

    Pemberian waktu hanya kisaran satu jam ini akan membuat penulis lebih yakin dengan tulisannya saja. Jadi “enak atau tidaknya” rasa ketika dibaca ulang setelah satu jam akan terasa.

  • Langsung dibaca ulang 2-3 kali selesai menulis. Untuk penulis yang sudah terbiasa menulis artikel, mereka tidak akan membutuhkan waktu lama untuk melakukan editing.

    Biasanya mereka hanya membaca ulang dua kali sampai tiga kali tiap kali menyelesaikan tulisannya.

Demikianlah sedikit informasi tentang proses editing yang dilakukan oleh penulis, poin terpenting di sini adalah usahakan jangan mencampur antara proses menulis dan proses mengedit. Karena apabila keduanya dilakukan bersamaan, bisa jadi tulisan tidak akan pernah selesai.

Keep writing!

Baca juga: Teks Eksplanasi Adalah Kalimat Penjelasan, Benarkah? Ini Pengertian dan Ciri-cirinya!

📊 Survei Kilat BERNAS

Apakah Anda tertarik kuliah lagi?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Kapan Waktu Tepat Mengedit Tulisan Sebelum Dikirim? Ini Dia Jawabannya?

Bernas id Perlukah seorang penulis artikel mengedit tulisannya sendiri layaknya editor Atau kita serahkan sepenuhnya hasil tulisan kita tanpa diedit terlebih...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Kapan Waktu Tepat Mengedit Tulisan Sebelum Dikirim? Ini Dia Jawabannya”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.