Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Start Up Besutan Indonesia yang Go Internasional

Oleh: Redaksi Bernas•28 Agustus 2017
Start Up Besutan Indonesia yang Go Internasional
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Pembuatan bisnis rintisan atau yang juga dikenal dengan istilah startup yang memanfaatkan dunia digital menjadi salah satu tren di kalangan kawula..."

🗓️ Dipublikasikan pada 28 Agustus 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita internasional terbaru →

Bernas.id – Perkembangan dunia digital di Indonesia sekarang ini sedang melaju dengan sangat pesat. Pembuatan bisnis rintisan atau yang juga dikenal dengan istilah startup yang memanfaatkan dunia digital menjadi salah satu tren di kalangan kawula muda sekarang ini. Salah satu hal yang mampu dimanfaatkan oleh pars pengusaha start up ialah kemudahan dalam transaksi dan juha pemasaran.

Hal seperti inilah yang membuat banyak startup besutan Indonesia yang mendunia.

Berikut ini adalah bisnis startup yang sudah berhasil mendunia, seperti yang dilansir dari berita ekonomi.

Baca juga Mudah Investasi Emas Batangan Bagi Pemula

1.Tokopedia

Tokopedia menjadj salah situs jual beli alias marketplace yang paling besar di Indonesia dan mampu menghilangkan pembatas yang ada antara konsumen dengan produsen. Dalam perjalanannya, Tokopedia sudah berhasil meraih penghargaan Marketeers of the year pada tahun 2015 lalu.

Pada tahun 2016 lalu, Rp juga terpilih sebagai Best Company in Consumer Industry Digital Economy Award 2016. Tidak hanya berhasil menyabet berbagai penghargaan, Tokopedia juga mampu mendapatkan pendanaan dari berbagai perusahaan ternama dan multinasional.

2.Kaskus

Kaskus atau yang memiliki kepanjangan kasak kusuk, adalah situs komunitas yang diluncurkan oleh tiga sekawan, yaitu Andre Darwis, Ronald dan Budi.

Forum ini sudah berdiri sejak 6 November 1999. Seiring berjalannya waktu, Kaskus berhasil menjadi  menjadi forum komunitas terbesar di Indonesia.

Adapun berbagai penghargaan yang berhasil diraihnya seperti The Best Marketing Driving Company, The Best Innovation in Marketing yang dinobatkan oleh Marketing Magazine dan The Greatest Brand of the Decade pada 2009 – 2010 lalu oleh Mark Plus Inc.

3.Kakatu

Realita bahwa pengguna internet yang ada di Indonesia kebanyakan adalah anak berusia 10-19 tahun membuat Roby Tanzil Ganepi, tergerak hatinya untuk menciptakan kakatu. Kakatu adalah sebuah aplikasi yang berperan untuk membatasi, menyeleksi dan mengawasi berbagai macam aplikasi yang boleh diakses oleh anak – anak.

Sekarang ini, kakatu sudah berhasil menggandeng dengan Samsung Galaxy Tab 3V dan menyabet penghargaan Bubu Awards v.09 sebagai startup terbaik.

4.Go-Jek

Di zaman sekarang ini, rasanya setiap orang pasti mengetahui apa itu Go-Jek. Startup yang bergerak di bidang transportasi dan memanfaatkan aplikasi secara online ini menjadi salah satu karya anak Indonesia, Nadiem Makarim.

Dengan berbagai macam fitur tambahan yang tersedia, Go-Jek sudah berhasil menjadi salah satu startup yang dibawa presiden ke Silicon Valley. Tidak hanya itu, Go Jek juga telah berhasil menyabet penghargaan ?Asean of The Year? dari The Strait Times.

5.

Kitabisa

Berbeda dengan Startup lainnya, Kitabisa.com merupakan startup yang bergerak di bidang penggalangan dana alias crowdfunding. Lewat kitabisa.com orang – orang bisa menyalurkan bantuan pada berbagai pihak yang memerlukan bantuan tersebut. Tidak hanya berprestasi di bidang  kemanusiaan saja, kitabisa.com juga sudah membuktikan kiprahnya di ajang Internasional.

Di tahun 2016 lalu, kitabisa.com berhasil lolos dalam 15 besar startup Istanbul 2016 yang diselenggarakan di Turki.

Baca juga Mau Menjadi Agen Sewa Properti Terpercaya, Ini Tipsnya

6. e-Fishery

Gibran Chuzaefah Amsi El Farizy menjadi sosok dibalik sebuah perusahaan startup yang berkecimpunh di bidang sistem pemberian pakan ikan dengan nama e-Fishery. Awalnya, Gibran hanya  berbisnis peternakan ikan lele. Seiring berjalannya waktu, bisnisnya ini mampu menciptakan sebuah alat yang mampu memberi makan ikan dengan otomatis dan juga mendeteksi nafsu makan ikan.

Dalam perjalanannya, e-Fishery juga sudah berhasil memenangkan juara 1 GITR (Get In The Ring) Internasional pada program Global Entrepreneurship Week yang juga bekerjasama degan Kauffman Foundation di Rotterdam, Belanda di tahun 2015 lalu.

📊 Survei Kilat BERNAS

Apakah Anda tertarik kuliah lagi?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Start Up Besutan Indonesia yang Go Internasional?

Pembuatan bisnis rintisan atau yang juga dikenal dengan istilah startup yang memanfaatkan dunia digital menjadi salah satu tren di kalangan kawula...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Tag:#internasional#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Start Up Besutan Indonesia yang Go Internasional”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.