HarianBernas.com ? Akhirnya Facebook menghapus salah satu video yang memperlihatkan proses bunuh diri Pahinggar Indrawan atau Indra yang menjadi viral di dunia maya. Langkah itu diambil setelah video tersebut berada di akun Pahinggar Indrawan selama 10 jam lamanya.
Video itu sendiri diunggah pada pukul 9 WIB di hari Jumat sebelum akhirnya dihapus oleh media sosial terbesar di dunia tersebut. Selama kurun waktu 10 jam tersebut sudah ada 100 ribu orang yang menyaksikannya.
Berbagai komentar memenuhi unggahan tersebut dengan banyak reaksi yang dilontarkan oleh netizen.
Pada awalnya banyak yang tidak mempercayai tindakan bodoh yang akan dilakukan Indra sampai ia akhirnya benar-benar melakukan apa yang dikatakannya.
Indra melakukan perekaman video bunuh dirinya dalam 2 kali unggahan. Pertama kali hanya berdurasi 1,10 detik dan video yang selanjutnya 1,46 jam. Keduanya berisi tentang curhatannya tentang prahara pernikahan yang dialaminya dan juga detik-detik Indra melakukan bunuh diri.
Dianggap hanya omongan kosong, netizen pun hanya menanggapi sekedarnya saja.
Namun betapa kagetnya ketika berbagai foto penemuan jenazah Indra muncul di kolom komentar yang lantas membuat pemakai Facebook dibuat tak percaya.
Jenazah Indra sendiri ditemukan lebih kurang 4 jam setelah melakukan live di FB atau sekitar 13.30 WIB oleh sang anak.
Pastinya Facebook menghapus video bunuh diri dan juga video curhatan dari Indra untuk menghindari efek buruk yang bisa terjadi oleh pemakai media sosial tersebut setelah menyaksikannya.
Kementerian Kominfo pun membenarkan apa yang dilakukan oleh Facebook dan menghimbau bagi para netizen yang melihat video itu untuk tak menyebarkanya. “Saya sangat menghimbau untuk siapa saja yangg mempunyai video tragedi atas kejadian bunuh diri tersebut untuk tak menyebarkannya,” tutur Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan.
Semuel pun meminta kepada masyarakat yang mempunyai video tersebut untuk tak membagikannya dan segera menghapusnya karena tidak layak untuk disaksikan. Karena ditakutkannya hal ini dapat menular kepada yang lain.

