Bernas.id – Foto makanan yang diunggah di media sosial ataupun majalah memang membuat siapapun merasa betah untuk melihatnya. Nah, kadang ketika kita mengambil foto makanan apa hasilnya tidak seindah harapan ya? Lalu apa saja yang harus diperhatikan ketika membuat foto makanan seindah majalah, berikut tipsnya
Pilih sebelum Potret
Sayangnya tidak semua makanan itu fotogenik.
Karena itu untuk dapat membantu proses belajar foto ada baiknya anda memilih makanan yang cantik dari sananya.
Kliping atau tatanan makan yang di atas piring merupakan salah satu kunci utama dari foto makanan yang indah.
Bila ragu dengan hidangan yang Anda pilih maka ada baiknya mencoba untuk mencari rekomendasi dari pelayan.
Bisa juga dengan memilih makanan yang fotonya telah dipasang di dalam buku menu untuk cari amannya.
Memperhatikan komposisi
Objek yang akan di foto tidak harus selalu berkumpul di bagian tengah. Manfaatkan ruang kosong dengan latar belakang yang polos untuk dapat memperlihatkan keindahan plating dari makanan yang dipotret.
Jangan pakai background yang terlalu ramai untuk makanan atau minuman dengan berbagai warna. Ada baiknya mengusahakan Anda sendiri yang menghias, dengan cara ini sisi menarik hidangan dapat ditangkap oleh kamera.
Atur cahaya
Cahaya yang cukup merupakan salah satu kunci foto yang bagus.
Jika Anda ingin memperoleh hasil yang maksimal maka cobalah untuk duduk di ruang outdoor atau di dekat jendela. Ada baiknya jika Anda mencoba untuk datang pada jam pagi atau siang.
Karena cahaya yang cukup inilah maka flash tidak digunakan.
Berbagai benda berwarna putih yang ada di sekitar pun dapat menjadi pemantul cahaya yang baik.
Pencahayaan yang salah sering kali tidak menimbulkan kesan nikmat ketika pertama kali melihatnya. Selain itu, arah datangnya cahaya pun bisa memberikan kesan yang tak sama. Ada baiknya menggunakan cahaya alami sehingga terlihat natural.
Berantakan
Mungkin Anda merasa bahwa untuk memotret makanan yang indah diperlukan keutuhan dari hidangan tersebut.
Padahal, tampil berantakan juga tidak masalah. Cobalah taburkan coklat bubuk atau kue coklat yang sudah termakan sebagian.
Justru dengan foto berantakan inilah biasanya malah membuat orang yang melihatnya menjadi ngiler untuk memakannya.
Tapi ingat, foto berantakan biasanya digunakan untuk camilan atau dessert.
Objek pendukung
Bila Anda sedang hangout bersama dengan teman yang jemarinya nanti maka jangan ragu untuk meminta bantuannya menjadi model untuk jepretan. Tak perlu menggunakan keseluruhan area tangan, Anda cukup memotret hingga pergelangannya saja.
Abadikan momen saat Ia berpura-pura mengambil makanan atau cangkir kopi yang dihidangkan. Biasanya gaya seperti ini cocok difoto dari atas.
Tapi tak ada salahnya untuk mencoba sudut dari samping untuk menimbulkan kesan yang berbeda.
Tetap fokus
Untuk melatih diri, ada baiknya memotret hidangan satu porsi terlebih dahulu. Secangkir kopi dengan latte art atau puding coklat dengan hiasan di atas yang merupakan pilihan yang menarik. Hidangan kecil seperti ini akan lebih mudah untuk di foto.
Terlebih lagi karena Anda tak perlu bingung mengatur posisi kamera tanah objek yang tidak besar.
Tripod
Kestabilan kamera pun dapat menjadi solusi demi memeroleh kedetailan. Foto makanan pun akan terlihat semakin jelas bila memakai alat fotografi yang satu ini. Di samping itu, pemahamam tentang pengaturan kamera tentu juga menjadi kunci dalam memeroleh ruang tajam artisitik.
Itulah beberapa kunci dalam memeroleh hasil foto makanan yang menarik ala majalan kuliner.
Semoga informasi ini dapat membantu Anda menghasilkan foto makanan yang menarik perhatian orang yang melihatnya.
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
FAQ: Ringkasan Cepat
Apa inti dari Cara Cerdik Optimalkan Foto Makanan ala Majalah?
Foto makanan yang diunggah di media sosial ataupun majalah memang membuat siapapun merasa betah untuk melihatnya....
Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?
Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.




