Wali Kota Mandikan Tombak Pusaka Pemkot Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Sebagai wujud dari pelestarian nilai-nilai adat dan tradisi di Kota Yogyakarta, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) menyelenggarakan kegiatan ‘’Siraman Pusaka Tombak Kyai Wijaya Mukti’’.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Kamis, 24 Juli 2025 pagi di Plaza Segoro Amarto, Balai Kota Yogyakarta.
Siraman Pusaka Tombak Kyai Wijaya Mukti dipimpin langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Kota Hasto Wardoyo.
Kegiatan tersebut juga di hadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta, Kemantren hingga Kelurahan.
Tombak pusaka Kyai Wijaya Mukti merupakan pusaka kebesaran Pemerintah Kota Yogyakarta dan disemayamkan di ruang kerja Wali Kota Yogyakarta.
Dengan keberadaan tombak pusaka di ruang kerja tersebut, mengisyaratkan adanya pesan-pesan luhur/simbol kekuatan moral bagi pemimpin untuk selalu berusaha memakmurkan rakyatnya yakni kemakmuran yang dinikmati oleh semua warga, seperti yang disiratkan dalam pamor wos wutah wengkon dan dhapur kudhuping gambir.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menyampaikan acara tersebut sebagai bagian dari upaya Pemkot Jogja untuk melestarikan budaya Jogja.
Menurutnya, pelestarian kebudayaan tersebut merupakan marwah Pemkot Jogja sebagai kota budaya.
“Nguri-uri kebudayaan ini merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan budaya yang tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan sehari-hari di Kota Jogja,” katanya.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Tombak Kyai Wijaya Mukti tersebut menurut dia mengandung pesan agar pimpinan selalu berusaha memakmurkan rakyat.
“Kalau pesannya Tombak Kyai Wijaya Mukti ini memiliki pamor untuk pengabdian dan pelayanan [pada masyarakat],” katanya.
Hasto menilai sebagai pemimpin perlu memiliki sifat berani dan percaya diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dia menilai sifat tersebut mendorong pimpinan menghadirkan pelayanan publik yang mudah, murah dan mampu memberikan manfaat untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Pemkot Jogja Lakukan Prosesi Jamasan Tombak Kyai Wijaya Mukti
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Jogja, Yetti Martanti menuturkan, siraman tombak tersebut dimaknai secara simbolis sebagai upaya Pemkot Jogja untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
“Upaya kita dalam pelestarian budaya menjadi salah satu cara memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Sedangkan perwakilan dari Kraton Jogja, Viktor Mahmadi Syahidullah menuturkan, pihaknya melakukan siraman terhadap tombak tersebut sesuai dengan ritual yang ditetapkan oleh Kraton Jogja.
Siraman tersebut digelar dengan iringan gamelan. Di sana juga ada sedekah yang disajikan.
“Jadi harapannya [dari siraman] Kota Jogja mendapatkan kemakmuran yang nyata.
Yang kedua juga menjadi pengingat bagi Walikota juga bagi masyarakat bahwa ada amanat, ada syarat-syarat agar dapat menjadi Mukti,” katanya.
Pusaka Tombak Kyai Wijaya Mukti merupakan pusaka kebesaran Kota Yogyakarta.
Secara historis Pusaka Tombak Kyai Wijaya Mukti merupakan senjata yang dibuat pada tahun 1921 semasa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII.
Pada tahun 2000, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat memberikan pusaka tersebut kepada Pemerintah Kota Yogyakarta yang diserahkan langsung oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada Wali Kota Yogyakarta saat itu R.Widagdo.
Pusaka Tombak Kyai Wijaya Mukti mempunyai panjang keseluruhan 3 meter.
Tombak dengan pamor wos wutah wengkon dengan dhapur kudhuping gambir ini, landeannya sepanjang 2,5 meter terbuat dari kayu Walikun. (den)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Ucapkan HUT ke-62 Provinsi Sulteng
Trah Sultan HB II Desak Presiden Prabowo Subianto Kembalikan 16.000 HA Hutan Jati Milik Keraton Yogyakarta
Kuota Haji Sulteng Turun 240 Orang Tahun Ini
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Terima Kunker Komisi VIII DPR RI
Sumur Bor Rusak, Irigasi di Kalasan Terganggu
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di daerah
Semantic Authority Linker
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Ucapkan HUT ke-62 Provinsi Sulteng
Trah Sultan HB II Desak Presiden Prabowo Subianto Kembalikan 16.000 HA Hutan Jati Milik Keraton Yogyakarta
Jatim Gemparkan Dunia! Bromo-Tengger-Semeru Dipatok Jadi Magnet Wisata Global 2026: Strategi Revolusioner Menanti!
Gebrakan Raksasa Kesehatan Jatim! RSUD dr. Soetomo Melaju ke Era Digital, Redefinisi Pelayanan Medis Abad 21!
GELORA BUMI REOG MENGGEMA DI PANGGUNG DUNIA: PERTARUHAN IDENTITAS BANGSA MENANTI KETUKAN PALU UNESCO!
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda