Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

UP45 Resmi Tarik Mahasiswa KKN di Tegaltirto

Oleh: Redaksi Bernas•1 September 2025
UP45 Resmi Tarik Mahasiswa KKN di Tegaltirto
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"YOGYAKARTA, BERNAS.ID Universitas Proklamasi 45 (UP45) Yogyakarta, melakukan penarikan kembali ratusan mahasiswa setelah selesai menempuh program Kuliah Kerja..."

🗓️ Dipublikasikan pada 1 September 2025.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Universitas Proklamasi 45 (UP45) Yogyakarta, melakukan penarikan kembali ratusan mahasiswa setelah selesai menempuh program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Senin (1/9/2025). Mereka telah melakukan pengabdian selama sebulan penuh di Tegaltirto.

Acara penarikan mahasiswa KKN tersebut secara secara resmi dihadiri langsung oleh Rektor UP45 Yogyakarta Dr. Benedictus Renny See, di Aula Tegaltirto.

Menurut Renny dalam satu bulan ini ada banyak kegiatan yang dilakukan oleh para mahasiswa UP45 yang tengah menempuh program KKN.

“Dalam waktu sebulan ini minimal sudah punya pengalaman di lapangan. Minimal sudah ada gambaran bagaimana sosial masyarakat yang ada,” ucap Renny.

Dia mengatakan kerjasama baik antara tiga belah pihak baik itu kampus dalam hal ini mahasiswa, pemerintah setempat dan masyarakat menjadi kunci penting suksesnya penyelenggaraan KKN.

“Kami melihat ada jalinan hubungan yang baik, masyarakat baik, pemerintah di kelurahan ini juga sangat kooperatif dalam.memyambut mahasiswa mahasiswa kami,” ujarnya.

Baca Juga : UP 45 Terjunkan Mahasiswa KKN di Tegaltirto, Bangun Sadar Digital

Lebih lanjut Renny mengungkapkan UP45 Yogyakarta membuka program kuliah berbasis Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini mengakui capaian orang dari pengalaman kerjanya sebagai dasar melanjutkan studi atau penyeteraan dengan kualifikasi tertentu.

“Jadi, pengalaman pada saat dia kerja itu bisa kita konversi menjadi sks, sehingga tidak perlu empat tahun untuk menjadi sarjana.

Bisa saja cukup dua tahun menjadi sarjana, tergantung hasil konversi sks yang diperoleh,” katanya.

Program tersebut sudah beberapa tahun terkahir dilaksanakan di UP45 Yogyakarta. “Kita dapat izin khusus, tidak semua universitas ada,” lanjutnya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPKM) UP45 Yogyakarta, Wira Widya Widura mengungkapkan semua peserta KKN terdiri dari 154 mahasiswa regular, 138 mahasiswa non regular dan 109 mahasiswa non regular mandiri. Kesemuanya secara resmi telah dilakukan penarikan kembali setelah melakukan pengabdian kepada masyarakat selama sebulan penuh.

Baca Juga : Keren, UP45 Luncurkan Galeri Investasi BEI

Mereka terdiri sebanyak 154 mahasiswa regular terbagi dalam 14 kelompok tersebar di 14 padukuhan di Tegaltirto, yang memiliki 24 dusun. Adapun untuk mahasiswa kelas non regular terbagi dalam 12 kelompok.

Mereka tersebar di daerah seperti Klaten, Sleman, Magelang dan Bantul. Adapun untuk mahasiswa non regular mandiri melaksanakan program KKN di masing – masing daerah se-Indonesia.

Adapun program KKN tersebut mengusung tema ‘Membangun Desa Tangguh : Aksi Konservasi, Energi Bersih dan Kesadaran Digital”. (Age)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram