Rekonstruksi Regulasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Indonesia

JAKARTA,BERNAS.ID –Reza Fahlepy resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum setelah mempertahankan disertasi berjudul “Rekonstruksi Regulasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Indonesia” pada sidang terbuka di Aula Lantai 8, Kampus Universitas 17 Agustus 1945 (UTA ’45) Jakarta, Rabu, 6 Agustus 2025.
Dalam penelitiannya,
Reza menyoroti minimnya kejelasan aturan dan standar pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Indonesia.
Ia menegaskan, tanpa regulasi yang komprehensif dan pengawasan terpusat, implementasi CSR akan tetap tidak seragam dan manfaatnya sulit dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Berdasarkan kajian hukum normatifnya, Reza menemukan bahwa Indonesia hingga kini belum memiliki kriteria baku maupun batasan yang tegas terkait CSR.
Belum adanya lembaga khusus yang secara eksklusif mengatur, memantau, dan mengawasi pelaksanaannya membuat praktik CSR kerap bergantung pada inisiatif masing-masing perusahaan.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Kondisi ini kontras dengan negara seperti Filipina, Taiwan, dan Swedia, yang mampu membangun sistem CSR efektif melalui regulasi yang jelas dan konsisten.
Baca Juga :.Dua Dosen Universitas Semarang Uji Disertasi Perwira Polisi Mahasiswa Doktor Hukum Universitas Borobudur
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045“Alasan saya mengambil judul ini karena saat ini belum ada aturan yang jelas terkait tanggung jawab sosial perusahaan di Indonesia.
Akibatnya, sering terjadi disharmoni antara pelaksanaan dan regulasinya.
Harapannya, penelitian ini dapat menjadi sumbangsih kepada pemerintah untuk melakukan rekonstruksi terhadap undang-undang, khususnya UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, sehingga lebih komprehensif dan mampu mengoptimalkan pelaksanaan CSR di Indonesia,” ujar Reza.
Ia merekomendasikan pembentukan regulasi CSR yang tegas, harmonis, dan berstandar nasional, serta adanya lembaga khusus yang berfungsi mengawasi dan memastikan penerapannya.
Menurutnya, langkah tersebut akan memperkuat komitmen dunia usaha dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program-program sosial yang berkelanjutan.
Baca Juga :Wacana Koruptor Dimaafkan, Ahmad Sahroni Sodorkan Disertasinya Sebagai Acuan
Sidang terbuka ini dipimpin oleh Rektor UTA ’45 Jakarta, Prof.
apt. Diana Laila R., M.Farm., Ph.D., bersama Dr.
Wagiman, S.Fil., S.H., M.H., dengan tim promotor dan penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Mella Ismelina F.R., S.H., M.Hum. (Promotor), Dr.
FL. Rio Christiawan, S.H., M.Hum., M.Kn. (Ko-Promotor I), Dr. Januar Agung Saputera, S.H., M.M., M.H. (Ko-Promotor II), Dr.
Wagiman, S.Fil., S.H., M.H. (Penguji I), Dr. Dyah Ersita Yustanti, S.H., M.H. (Penguji II), dan Assoc. Prof.
Dr. Didik Suhariyanto, S.H., M.H.
(Penguji III).
Pencapaian ini diharapkan memberi kontribusi nyata bagi pembaruan kebijakan CSR nasional, sekaligus mendorong dunia usaha di Indonesia untuk menjalankan peran sosialnya secara lebih konsisten, berkeadilan, dan berkelanjutan.(FIE)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Onggy Hianata: AI Harus Memanusiakan Manusia, Bukan Menggantikan
Ancaman Polusi Udara dan Kesiapan Daerah Mengantisipasi
Onggy Hianata: AI Harus Memanusiakan Manusia, Bukan Menggantikan
Ancaman Polusi Udara dan Kesiapan Daerah Mengantisipasi
HUT 62 Sulteng, Gubernur Soroti 80 Ribu Rumah Tak Layak
Strategi Transformasi Talenta Jakarta Menembus Pasar Kerja Global 2024
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di beragam
Semantic Authority Linker
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda