JAKARTA, BERNAS.ID – Ketua Umum Perhimpunan Penghobi Ayam Kontes Nusantara (PPAKN), H. Muhammad Idris, menegaskan organisasinya hadir sebagai wadah resmi bagi para penghobi ayam kontes di seluruh Indonesia dengan satu komitmen utama menyalurkan hobi tanpa praktik perjudian. Hal ini disampaikannya sekaligus membantah tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam judi sabung ayam.
“Sejak awal berdiri, PPAKN saya tegaskan untuk hobi ayam kontes tanpa judi.
Saya yang justru menggembar-gemborkan ini di seluruh Nusantara. Mana mungkin saya yang mengkampanyekan penghobi tanpa judi lalu saya sendiri yang berjudi?
Itu tidak mungkin,” kata Idris juga sebagai anggota legislatif DPRD DKI Jakarta dari partai NasDem, Rabu (17/9/2025).
Baca Juga : Banjir dan Taman Jadi Sorotan, H.M Idris Desak Pemprov Gaspol di Anggaran Perubahan
Idris menilai tuduhan yang berulang kali diarahkan kepadanya tidak hanya merugikan dirinya secara pribadi, tetapi juga merusak nama baik organisasi yang ia pimpin. “Saya demi Allah, demi Rasulullah tidak pernah berjudi sabung ayam.
Kalau saya mencoba ayam sebelum dijual, iya, tapi itu di kandang ayam saya sendiri. Itu bukan arena sabung ayam,” tegasnya.
Menurut Idris, kontes ayam yang digelar komunitas penghobi ayam kontes selalu dilakukan secara terbuka dan resmi, bahkan melibatkan aparat keamanan dan dokter hewan. “Besok saja ada kegiatan kontes di Tangerang, ada juga di Bogor. Itu resmi, ada aparat yang mengawasi.
Jadi bukan judi. Orang datang untuk menyalurkan hobi, bukan untuk bertaruh,” jelasnya.
Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta itu juga menjelaskan bahwa PPAKN memiliki cabang di seluruh Indonesia dan diakui keberadaannya oleh pemerintah. Sebagai ketua umum, ia merasa berkewajiban menjaga nama baik organisasi sekaligus melindungi para anggota dari stigma negatif. “Saya jadi pedoman bagi para penghobi ayam kontes.
Tidak mungkin saya yang selama ini jadi panutan justru melanggar apa yang saya kampanyekan,” katanya.
Baca Juga : Bantah Isu Ayam Hias Miliaran, HM Idris Tegaskan Ingin Fokus Bekerja Demi Warga Jakarta
Soal tuduhan yang diarahkan kepadanya, Idris menduga ada pihak yang sengaja ingin menjatuhkan reputasi politiknya. “Kalau saya tahu siapa dalangnya, saya pasti tempuh jalur hukum. Ini bukan hanya soal pribadi saya, tapi juga menyangkut nama baik keluarga dan organisasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, sampai saat ini tidak ada satu pun bukti yang bisa menunjukkan dirinya berada di arena judi sabung ayam. “Kalau benar saya ada di tempat itu, bawa buktinya. Sampai sekarang tidak ada.
Yang ada hanya foto saya di kandang ayam sendiri. Masak orang berjudi sendirian? Kan lucu,” tambahnya.
Anggota legislatif daerah pemilihan (Dapil) Kepulauan Seribu itu mengingatkan kembali bahwa tujuan berdirinya PPAKN adalah untuk memutus mata rantai judi sabung ayam. “Hobi ayam itu boleh.
Tapi bagaimana menyalurkannya dengan baik, tanpa judi. Itulah misi PPAKN sejak puluhan tahun lalu. Jadi kalau ada yang menuduh saya, itu jelas fitnah,” pungkasnya. (DID)

