Jahja B. Soenarjo, Konsultan Andal yang Kini Fokus Membangun Ekosistem Bisnis

JAKARTA, BERNAS.ID – Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade sebagai konsultan bisnis, Jahja B.
Soenarjo telah menjadi sosok yang dihormati di dunia strategi dan manajemen. Perjalanan kariernya penuh dinamika, mulai dari level manajerial hingga membangun bisnis sendiri.
Kini, ia lebih fokus pada pengembangan ekosistem bisnis, baik sebagai pengusaha maupun pembina UMKM.
Awal Perjalanan Karier
Jahja memulai kariernya sejak 1985, sambil menempuh pendidikan S1.
Setelah menyelesaikan S2 di PPM School of Business pada 1988, ia langsung terjun ke dunia profesional.
Otomatisasi Invoice & Procurement dengan AI — Gratis Trial
Invo1st memproses invoice, PO, dan 3-way matching secara otomatis. Hemat 80% waktu administrasi.
Daftar Sekarang — Gratis →Ia memulai di Trisula Group dan dalam waktu singkat dipercaya memimpin perusahaan.
“Saya masuk di bidang marketing, lalu dalam waktu sekitar 12 bulan dipercaya menjadi pimpinan perusahaan.
Dari situ, saya belajar banyak tentang strategi dan ekspansi pasar,” ujarnya.
Kesuksesannya berlanjut dengan keterlibatannya di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, hingga properti dan garmen.
Namun, keinginannya untuk menjadi konsultan tetap kuat.

Soenarjo (tengah – kiri) (Foto: Istimewa)
Menjadi Konsultan dan Menghadapi Krisis
Pada 1990-an, Jahja mulai menjalani karier sebagai konsultan.
Ia sering diminta para pengusaha untuk memberikan masukan terkait strategi bisnis mereka.
Sayangnya, krisis moneter 1998 menghantam bisnis pribadinya, menyisakan konsultan sebagai satu-satunya bidang yang bertahan.
Baca Juga : Mendidik untuk Mencegah, Kiprah Margareta Retno di Garda Terdepan Perlawanan Narkoba
“Bisnis saya di bidang pendidikan dan manufaktur hancur total akibat krisis.
Tapi justru dari situ saya semakin fokus sebagai konsultan,” katanya.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolSeiring waktu, ia menjadi mitra dari Hermawan Kartajaya dan turut mendirikan Indonesia Marketing Association.
Namun, setelah 30 tahun lebih berkecimpung sebagai konsultan, ia mulai mengurangi aktivitasnya dan fokus menjalankan bisnis sendiri sejak 2017.
Membangun CEO Business Forum Indonesia
Pada 2016, Jahja bersama rekan-rekannya mendirikan CEO Business Forum Indonesia, sebuah komunitas yang bertujuan memperkuat kolaborasi antar-pengusaha dan memperluas akses pasar global.
“Komunitas ini berperan sebagai jembatan bagi pengusaha, termasuk UMKM, agar bisa terkoneksi ke pasar global,” jelasnya.
Baca Juga : Dari Besi Baja ke Hotel dan Restoran, Jejak Vera Umbara Bangun Ekosistem Bisnis yang Berkelanjutan
Forum ini kini memiliki hampir 400 anggota, termasuk 35 Duta Besar Indonesia di luar negeri, yang membantu memperluas jaringan bisnis internasional.

Sienarjo (Kiri) (Foto: Gatra)
Pesan untuk Pengusaha Muda
Jahja menekankan pentingnya mentalitas bertarung bagi pengusaha muda.
Menurutnya, salah satu hambatan terbesar dalam dunia bisnis Indonesia adalah mindset yang kurang kompetitif.
“Banyak pengusaha muda terlalu idealis tanpa mempertimbangkan realitas.
Mereka harus belajar dari yang lebih senior agar tidak hanya bermodal ambisi, tapi juga strategi,” pesannya.
Ia juga menyoroti pentingnya ekosistem dalam bisnis.
Baca Juga : Kuswadi, Mendedikasikan Diri untuk Meningkatkan Kompetensi ASN
“Bisnis yang sukses adalah yang berada dalam ekosistem yang kuat.
Tidak bisa sendirian.
Harus ada kolaborasi,” tegasnya.
Fokus Masa Depan
Kini, Jahja aktif sebagai advisor dan komisaris di beberapa perusahaan, termasuk PT Beton Elemenindo Perkasa, Ia juga terus mendukung UMKM dengan membina hampir 1.000 pelaku usaha, beberapa di antaranya telah berhasil menembus pasar ekspor.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita.
Kalau mereka kuat, perekonomian Indonesia juga akan lebih tangguh,” pungkasnya.
Selain itu, Jahja juga menjabat Komisaris Utama PT Sari Teknologi Global, berkomitmen untuk terus membangun ekosistem teknologi yang mandiri di Indonesia.
Sebagai bagian dari misinya, Jahja juga menekankan pentingnya penggunaan merek lokal dalam produk teknologi.
Dirinya berharap, dengan visi besar ini, PT Sari Teknologi Global dapat membawa Indonesia menjadi pemain utama di industri robotik dan kecerdasan buatan, baik di dalam, maupun luar negeri.
Dengan pengalaman panjang dan semangat untuk terus berkontribusi, Jahja B.
Soenarjo menjadi inspirasi bagi dunia bisnis Indonesia. (DID)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Strategi Cerdas Menguasai Ekonomi Digital 2045 Melalui Prodi Informatika UNMAHA
Prabowo Subianto Dorong Penguatan Alutsista Domestik, Gandeng BUMN Strategis
Cara Strategis Membangun Kedaulatan Digital Melalui Pendidikan Spesifik Standar Global
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di tokoh
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda