Gubernur Pramono Tekankan Budaya Kerja dan Transparansi Jelang IPO Bank Jakarta

JAKARTA, BERNAS.ID – Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan pentingnya membangun budaya kerja (corporate culture) sebagai fondasi utama Bank Jakarta menjelang rencana penawaran saham perdana (IPO).
Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja Bank Jakarta di Hotel Pullman, Podomoro City, Jakarta Barat, Kamis (22/1/2026).
Menurut Pramono, corporate culture harus dibentuk sejak sekarang dan menjadi bagian melekat dalam seluruh aktivitas Bank Jakarta.
Ia menilai budaya kerja yang kuat akan menentukan arah dan kualitas kinerja bank saat menjadi perusahaan terbuka.
“Untuk menjadi bank IPO, corporate culture itu harus betul-betul dibentuk dan sudah menjadi bagian inheren dari perusahaan,” ujar Pramono.
Selain itu, Pramono menekankan pentingnya teamwork yang efektif dan pola kerja cerdas.
Otomatisasi Invoice & Procurement dengan AI — Gratis Trial
Invo1st memproses invoice, PO, dan 3-way matching secara otomatis. Hemat 80% waktu administrasi.
Daftar Sekarang — Gratis →Ia mendorong jajaran Bank Jakarta mengedepankan work smart ketimbang sekadar work hard, mengingat dunia perbankan menuntut ketepatan, efisiensi, dan kehati-hatian.
Baca Juga : Kartu Debit Bank Jakarta Bisa Dipakai di 200 Negara, Permudah Transaksi Global
“Karena ini dunia perbankan, enggak perlu terlalu work hard, tetapi harus work smart,” katanya.
Pramono juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengambilan keputusan.
Ia menilai budaya kerja yang disiplin dan terbuka akan menutup ruang sengketa, intrik, dan kepentingan pribadi.
“Kalau transparansi sudah terbentuk, ruang untuk sengketa, intrik, dan kepentingan personal akan hilang dengan sendirinya,” ujarnya.
Ia meminta Bank Jakarta mengedepankan profesionalisme melalui efisiensi dan pemangkasan birokrasi.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Menurutnya, birokrasi yang berbelit tidak boleh tumbuh di entitas bisnis karena akan menurunkan daya saing dan kepercayaan publik.
“Kalau orang datang ke Bank Jakarta lalu melihat birokrasinya panjang, perusahaan tidak akan dianggap menjanjikan,” jelasnya.
Pramono menegaskan kepercayaan publik (trust) menjadi kunci utama dunia usaha.
Ia berharap Bank Jakarta tidak hanya bergantung pada Pemprov Jakarta sebagai nasabah utama, tetapi mampu membangun basis nasabah yang lebih luas.
“Kalau trust sudah terbangun, nasabah utamanya bukan lagi hanya Pemprov DKI, tetapi publik,” tuturnya.
Baca Juga : Gubernur Pramono Harapkan Bank Jakarta IPO di 2027
Ia berharap nilai teamwork, transparansi, debirokratisasi, dan kemampuan memecahkan masalah menjadi bagian dari budaya kerja Bank Jakarta.
Pramono optimistis, dengan fondasi tersebut, Bank Jakarta bisa melantai di bursa pada tahun depan.
“Saya yakin mudah-mudahan di tahun depan Bank Jakarta sudah IPO, dipercaya publik, dan teamwork-nya semakin solid,” katanya.
Menanggapi arahan tersebut, Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo menyatakan manajemen siap menindaklanjuti penguatan corporate culture dan persiapan IPO.
Agus mengatakan Bank Jakarta menyiapkan tiga inisiatif strategis sepanjang 2026 untuk memperkuat fundamental dan meningkatkan kepercayaan investor.
“Sebagai bagian dari upaya memperkuat fundamental Bank Jakarta dan meningkatkan kepercayaan calon investor, kami menyiapkan tiga inisiatif besar strategis sepanjang 2026,” ujar Agus.
Inisiatif pertama adalah pembangunan infrastruktur teknologi informasi yang lebih andal, termasuk dua data center modern, perbaikan aplikasi inti, dan penguatan keamanan siber.
Proyek ini ditargetkan rampung pada September 2026.
Inisiatif kedua adalah pengembangan aplikasi mobile banking generasi baru yang lebih aman, cepat, mudah digunakan, dan sesuai kebutuhan masyarakat Jakarta.
Aplikasi ini ditargetkan meluncur pada Juni 2026 setelah memenuhi seluruh perizinan regulator.
Inisiatif ketiga adalah penguatan portofolio produk, termasuk peluncuran Kartu Kredit Bank Jakarta sebagai sumber pendapatan baru.
“Kami juga tengah mempersiapkan produk Kartu Kredit Bank Jakarta yang diharapkan menjadi revenue pool baru sekaligus melengkapi ekosistem transaksi nasabah,” tutup Agus.
(DID)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Strategi Cerdas Menguasai Ekonomi Digital 2045 Melalui Prodi Informatika UNMAHA
Prabowo Subianto Dorong Penguatan Alutsista Domestik, Gandeng BUMN Strategis
Cara Strategis Membangun Kedaulatan Digital Melalui Pendidikan Spesifik Standar Global
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di dk jakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda