Palu, Bernas.id— Dua ekor sapi milik warga Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, ditemukan dalam kondisi termutilasi di kawasan semak belukar belakang SD Inpres Tipo, Selasa (4/11). Polisi kini menyelidiki kasus tersebut dan mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap hewan ternak mereka.
Kapolsek Palu Barat, Iptu Makmur Johan, mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Hasni (67), warga Kelurahan Buluri yang sehari-hari bekerja sebagai pencari kayu bakar. Pada Senin (3/11) sore, Hasni menemukan dua sapi dalam kondisi termutilasi di perbatasan antara Kelurahan Tipo dan Buluri, lalu melaporkannya ke warga setempat pada keesokan hari.
“Pelaku memutilasi dua ekor sapi dengan cara memotong bagian kaki.
Lokasi kejadian cukup terpencil dan jauh dari aktivitas warga,” ujar Iptu Makmur Johan saat dikonfirmasi, Selasa (4/11).
Menindaklanjuti laporan warga, polisi bersama pemilik sapi, Adman (45) dan Kasman (48), mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 08.10 WITA. Kedua pemilik sapi kemudian membawa pulang ternaknya yang telah dimutilasi dan menyatakan tidak keberatan atas peristiwa tersebut.
Kapolsek menambahkan, kasus serupa sudah dua kali terjadi di wilayah Kecamatan Ulujadi sepanjang tahun ini. Polisi menduga aksi tersebut berkaitan dengan meningkatnya permintaan daging sapi menjelang akhir tahun.
“Kami mengimbau para pemilik ternak untuk lebih waspada dan rutin memantau hewan mereka.
Dan jangan melakukan tindakan anarkis bila menemukan sendiri pelaku. Serahkan pada Kepolisian untuk di proses hukum sesuai yang berlaku.,” kata Makmur.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik aksi pemutilasian sapi di Palu Barat tersebut.

