DPRD Jogja Dorong Sinergitas OPD

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Yogyakarta mendapatkan perhatian perihal keleluasaan kinerja.
Para legislator mendorong pentingnya sinergitas dan kolaborasi guna mencapai hasil pembangunan kewilayahan yang maksimal.
Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro, menyoroti kompleksitas kelembagaan di tingkat kelurahan.
Menurutnya, di tiap kelurahan setidaknya terdapat 9 hingga 26 kelembagaan.
“Sebagian besar kelembagaan ini dibentuk oleh OPD dengan programnya masing-masing, dan sebagian lainnya dibentuk oleh masyarakat sesuai kebutuhan mereka,” jelas Susanto.
Namun, ia menyoroti adanya kendala dalam regulasi Pemkot yang hanya memfasilitasi enam jenis kelembagaan seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), PKK, Bank Sampah, RT, dan RW.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari Nol“Implikasinya, kelembagaan lain seakan harus mandiri untuk bisa menjalankan kegiatan mereka,” kata Susanto.
Baca Juga: DPRD Jogja, Efisiensi Tak Menyurutkan Pembahasan Raperda
Di sisi lain, Susanto juga menyoroti banyaknya kelembagaan di wilayah yang menginduk pada regulasi di tingkat provinsi, seperti Kelurahan Prima dan Kelurahan Budaya.
“Ini yang perlu ada penyelarasan kebijakan,” tegasnya.
Tujuannya adalah agar lembaga-lembaga di wilayah tidak hanya terpaku pada Dana Kelurahan ataupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota, melainkan juga memiliki akses untuk mendapatkan dana dari tingkat provinsi bahkan pusat.
Hal ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian dan efektivitas program-program di tingkat kelurahan.
Baca Juga: Bahas Raperda Rusun, DPRD Jogja Arahkan Kikis Kemiskinan
Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Sinarbiyat Nujanat, dengan tegas juga menekankan agar seluruh OPD di lingkungan Pemkot Yogyakarta meninggalkan ego sektoral.
“Kolaborasi adalah kunci,” ujar Sinarbiyat.
Menurutnya, dengan bersinergi maka pembangunan di wilayah akan mendapatkan hasil yang maksimal dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Akan tetapi diakuinya hal tersebut juga bukan perkara mudah seiring ego sektoral di tiap OPD. (Age)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Update Indeks & Sentimen Pasar Lokal - Edisi Analisis 14 April 2026
Peluang Bisnis & Investasi Strategis - Edisi Analisis 14 April 2026
Analisa Market Harian (Tengah Hari) - Edisi Analisis 14 April 2026
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di di yogyakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda