Dengan Semangat Nasionalisme JogjaKita Dibangun

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Bermodal pengalaman di bidang bisnis digital sejak tahun 2009, membuat Ibnu Sunanto sebagai Founder dan Komisaris Utama JogjaKita pada tahun 2021 mencoba membangun aplikasi yang menyediakan jasa ojek online, pesan makanan online, pengantaran barang, dan layanan pembayaran dalam satu aplikasi.
“Dengan on demand services semua dapat diwujudkan dengan layanan ojek online, pesa makanan online, belanja, layanan pembayaran mulai dari QRIS, SpeedCash, Credit Card, bayar tunai dan banyak layanan pembayaran lainnya,” ujar Ibnu didampingi Gembong Prakoso selaku Co-Founder dan Komisaris JogjaKita, Jumat (13/6/2025).
Semua itu, lanjut Ibnu berdasarkan pengalaman yang dijalankannya melalui PT Bimasakti Multi Sinergi yang merupakan perusahaan ekosistem digital, bergerak di industri financial technology atau Fintech sebagai holding company dari JogjaKita.
Baca Juga : Menteri UMKM Dukung Jogjakita, Aplikator Ojek Online di Jogja
“Konsep ekosistem digital adalah perpindahan data, uang, dan barang, serta perpindahan manusia, kesemua itu sudah dilakukan oleh PT Bimasakti kecuali perpindahan manusia, nah di JogjaKita kita uji cobakan hal itu (perpindahan manusia),” katanya.
Selain itu, yang tidak kalah pentingnya, diakui putra asli Imogiri Bantul ini, sistem aplikasi JogjaKita tanpa potongan biaya aplikasi kepada pelaku bisnis yang bermitra dengan JogjaKita.
Dashboard Investasi Real-Time — Gratis untuk Member BERNAS
Pantau IHSG, Crypto, dan Forex dalam satu dashboard. Analisis AI eksklusif untuk pembaca BERNAS.
Daftar Sekarang — Gratis →“Aplikasi JogjaKita tidak membebankan biaya apapun ke pelaku bisnis atau merchand kami,” terang Ibnu.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Sedangkan untuk bagi hasil dengan mitra atau driver ojek online, aplikasi JogjaKita hanya memotong 6 persen, dan sisa 94 persen murni milik mitra atau pengemudi ojek online.
Dengan memiliki sedikitnya 1.200 driver saat ini, JogjaKita tetap optimis menatap masa depan, sehingga para founder disana masih bisa bertahan hingga hari ini.
Ibnu mengungkapkan, Aplikasi JogjaKita dijalankan tanpa melibatkan kepemilikan dari pihak asing, murni seratus persen kepemilikannya.
“Kami murni organik tanpa kepemilikan dari pihak asing,” imbuhnya.
JogjaKita mengedepankan prinsip nasionalisme, ideologi ekonomi dan budaya, terbukti dari warna merah putih di jaketnya serta gambar kepala mengenakan blangkon.
Sebagai perusahaan ekosistem digital yang bergerak di industri Fintech, serta memiliki layanan utamanya pada pembayaran elektronik membuat aplikasi JogjaKita berpengalaman dibidangnya.
“Berbagai layanan produk dan aplikasi yang dikembangkan anak perusahaan yang tergabung dalam Bimasakti Group memberikan banyak manfaat nyata bagi masyarakat, sebagai komitmen kami memberikan kontribusi besar dalam mengubah wajah Indonesia di bidang pembayaran elektronik,” paparnya.
Terlebih beberapa waktu lalu, Menteri UMKM RI, Maman Abdurahman memberi dukungannya kepada aplikasi JogjaKita, yang merupakan aplikator ojek online lokal kebanggaan warga Yogyakarta.
Baca Juga : 7 Cara Meningkatkan Review Positif di Google dan OTA (Online Travel Agent)
“Saya baru tahu ternyata ada aplikator lokal Yogyakarta.
Ini bentuk konkret kearifan lokal yang patut kita dukung,” kata Maman beberapa waktu lalu.
Bahkan, dia sempat berseloroh bahwa dirinya siap menjadi marketing JogjaKita dan membantu mempromosikan aplikasi tersebut.
“Kalau perlu kita semua jadi tim marketing JogjaKita,” kata Maman.
(cdr)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di inspirasi
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda