Pimpinan DPRD Provinsi DKI Jakarta mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban Ibu Kota di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap potensi aksi demonstrasi yang berujung ricuh.
Penyampaian Aspirasi Harus Bertanggung Jawab
Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Basri Baco saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Jakarta Pusat di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta, Jalan Pegangsaan Barat, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).
Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan dewan sekaligus Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta, Baco menanggapi fenomena sejumlah pusat perbelanjaan yang mulai memasang pagar dengan ukuran lebih tinggi karena khawatir terhadap potensi demonstrasi berskala besar.
Menurut dia, langkah tersebut tidak perlu menjadi pilihan apabila seluruh elemen masyarakat mampu menjaga situasi tetap kondusif. Baco sejalan dengan pandangan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menilai pemasangan pagar tinggi bukan merupakan gambaran situasi kota yang ideal.
Koordinasi Pemerintah untuk Jaga Keamanan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membangun koordinasi yang intensif bersama Polri, TNI, dan seluruh aparat penegak hukum guna memastikan keamanan Jakarta tetap terjaga. Baco berharap peristiwa kericuhan yang sempat terjadi pada Agustus 2025 tidak kembali terulang.
Selain aparat keamanan, masyarakat juga memiliki peran besar dalam menciptakan suasana yang aman dengan tidak mudah terpengaruh provokasi yang dapat memicu konflik.
Fasos dan Fasum Harus Dijaga Bersama
Baco mengingatkan bahwa fasilitas sosial (fasos) maupun fasilitas umum (fasum) yang dibangun pemerintah merupakan aset bersama yang dibiayai dari pajak masyarakat. Karena itu, seluruh warga memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya.
Pemerintah tidak pernah melarang masyarakat menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi karena hal tersebut telah dijamin dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Namun, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara tertib, damai, dan tidak berujung tindakan anarkis.
Harapan agar Jakarta Tetap Aman
“Silakan menyampaikan pendapat karena itu hak setiap warga negara. Tetapi jangan sampai penyampaian aspirasi dilakukan dengan cara-cara yang merusak fasilitas umum, melukai orang lain, bahkan sampai menghilangkan nyawa. Jakarta harus tetap menjadi rumah yang aman bagi semua,” jelas Baco.
Iklim investasi, aktivitas ekonomi, hingga kenyamanan masyarakat sangat bergantung pada situasi keamanan yang kondusif. Oleh sebab itu, seluruh pihak diharapkan mengedepankan dialog dan menghormati proses hukam dalam menyampaikan setiap aspirasi.
Musda XI Partai Golkar Jakarta Pusat
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar mengatakan Musda XI menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyiapkan kader-kader terbaik agar terus memberikan kontribusi bagi pembangunan Jakarta.
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin berharap Musda dapat menghasilkan kepengurusan yang solid sehingga mampu bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas wilayah.
Penutupan Musda XI dilakukan oleh Basri Baco yang menghasilkan terpilihnya kembali Putra Baskara Baramuli sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Pusat untuk kedua kalinya dengan masa bakti 2025-2030.

