Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

OJK dan BSI Bersinergi Kembangkan UMKM Lewat Bank Wakaf Mikro

Oleh: Redaksi Bernas•24 Maret 2022
OJK dan BSI Bersinergi Kembangkan UMKM Lewat Bank Wakaf Mikro
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"OJK dan BSI Bersinergi Kembangkan UMKM Lewat Bank Wakaf Mikro..."

🗓️ Dipublikasikan pada 24 Maret 2022.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita finansial terbaru →

JAKARTA, BERNAS.ID – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mendukung upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong pertumbuhan pelaku UMKM, dengan membentuk Bank Wakaf Mikro (BWM) pertama di DKI Jakarta yaitu di Pesantren Modern Pondok Karya Pembangunan (PKP). 

Fasilitas tersebut diresmikan oleh Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin yang didampingi Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Pimpinan Yayasan Ponpes Modern PKP Ciracas DKI Jakarta KH. Amidhan dan Direktur Eksekutif BSMU Sukoriyanto Saputro pada Kamis (24/3/2022).  

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, BWM tersebut nantinya dapat membantu pemberdayaan masyarakat untuk mengakses permodalan yang mudah dan terjangkau.

Juga diproyeksikan berperan dalam memberantas rentenir dan mengentaskan kemiskinan. Kehadiran BWM Pesantren Modern PKP DKI Jakarta ini pun akan mendorong inklusi keuangan di tengah-tengah masyarakat.  

“Bank Wakaf Mikro ini juga nantinya bisa memperkuat green economy dengan adanya usaha budidaya maggot yang dikelola secara terintegrasi di pondok pesantren,” ujar Hery.

Baca Juga : OJK Janjikan Bunga Murah Bagi Kredit Kendaraan Ramah Lingkungan

Lanjut Hery, BWM Pesantren Modern PKP DKI Jakarta akan membantu pembiayaan nasabah pemilik usaha mikro, seperti usaha produk makanan ringan, bidang fesyen, jual beli suplemen vitamin dan obat maupun usaha-usaha mikro lainnya. Upaya itu, menurutnya, tak lepas dari komitmen kuat BSI untuk membangun perekonomian umat.

Pihaknya pun berharap BWM di pondok pesantren mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitarnya.  

“BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia berkomitmen untuk bersama-sama dengan UMKM agar mereka bisa naik kelas dan meningkatkan usahanya,” imbuh Hery.  

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin berharap BWM bisa dikelola dan dipertahankan kelangsungannya ke depan. BWM pun menurutnya, harus dikembangkan kapasitasnya dengan baik terutama dari sisi ekosistem digital. 

“Inovasi yang telah dilakukan seperti pembuatan aplikasi BWM Mobile, harus terus didorong untuk menambah kebermanfaatan BWM bagi nasabah.

Sehingga nantinya dapat mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional,” tuturnya. 

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Apa tujuan utama Anda terkait pendidikan & karir saat ini?

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Ponpes Modern PKP Ciracas DKI Jakarta KH. Amidhan menyampaikan, bahwa dari mulai lahirnya Ponpes tersebut sejak 1972, akhirnya dapat mengimplementasikan program BWM sejak tahun lalu. “Kehadiran BWM Ponpes PKP Ciracas ini diharapkan bisa menumbuhkan harapan akan kemandirian pesantren,” terang Amidhan.  

Seperti diketahui, program BWM merupakan platform bagi pondok pesantren yang selama ini fokus pada akidah dan dakwah pendidikan, agar pula dapat mengoptimalkan perannya dalam dakwah ekonomi. Kehadiran BWM di pesantren dapat menjadi inkubator dalam menyiapkan, memajukan, serta memperluas usaha mikro syariah.  

Sebab pengembangan ekonomi syariah di masyarakat akan sangat besar manfaatnya bagi kesejahteraan.

Berdasarkan data OJK, jumlah pembiayaan yang telah disalurkan oleh Bank Wakaf BWM sebesar Rp78,5 miliar. Pembiayaan ini disalurkan oleh sebanyak 62 BWM di seluruh Indonesia. 

Baca Juga : YBSMU Bersama BSI Lanjutkan Pelatihan UMKM Program BWM di Bandung

Adapun potensi pemberdayaan merupakan lingkungan ponpes yaitu santri, alumni santri, keluarga santri dan pengasuh yang bermukim di lingkungan ponpes serta pelaku UMKM yang memiliki usaha potensial produktif. 

Dorong Rasio Pembiayaan UMKM 

Program BWM ini pun selaras dengan upaya pemerintah mendorong rasio pembiayaan perbankan terhadap segmen UMKM sebesar 30%. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyebut hal itu diatur dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah. 

Menurutnya, mengacu regulasi mewajibkan perbankan memenuhi target 30% yang akan disesuaikan dengan business plan masing-masing bank.

Selain itu, OJK  juga akan melihat kesiapan dari industry perbankan itu sendiri. Saat ini masih banyak bank-bank yang rasio pembiayaan UMKM nya masih di bawah 30%.  

Sedangkan bank yang rasio pembiayaan UMKM-nya di atas 30% masih sangat minim. Namun demikian, OJK akan terus mendorong bank-bank untuk memenuhi target nasional tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya sangat mengapresiasi langkah dari BSI ini. Karena UMKM berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB dengan jumlah usaha dan penyerapan tenaga kerja nasional di atas 90%. (cdr)

📊 Survei Kilat BERNAS

Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari OJK dan BSI Bersinergi Kembangkan UMKM Lewat Bank Wakaf Mikro?

OJK dan BSI Bersinergi Kembangkan UMKM Lewat Bank Wakaf Mikro...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Punya kabar atau rilis perusahaan?

Terbitkan siaran pers atau artikel bermerek Anda di BERNAS.id — tayang di halaman nasional, terindeks Google.

Terbitkan di BERNAS.id

“OJK dan BSI Bersinergi Kembangkan UMKM Lewat Bank Wakaf Mikro”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.