Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Mahasiswa Besok Demo di KPK, Tuntut Luhut Diperiksa Atas Dugaan Bisnis PCR

Oleh: Redaksi Bernas•7 November 2021
Mahasiswa Besok Demo di KPK, Tuntut Luhut Diperiksa Atas Dugaan Bisnis PCR
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Mahasiswa Besok Demo di KPK, Tuntut Luhut Diperiksa atas Dugaan Bisnis PCR..."

🗓️ Dipublikasikan pada 7 November 2021.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

JAKARTA, BERNAS.ID – Elemen mahasiswa yang mengatasnamakan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) siap menggelar demonstrasi untuk meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki dugaan keterlibatan menteri dalam bisnis tes PCR untuk deteksi risiko COVID-19.

Direncanakan, aksi demo itu digelar besok, Selasa (9/11/2021) di depan markas KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Diketahui, setidaknya dua pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir telah diadukan ke KPK perihal dugaan terlibat dalam bisnis PCR.

“Mulai hari Selasa, titik aksinya gedung KPK,” ujar Wakil Ketua Umum LMND, Samsudin Saman, Senin (8/11/2021).

Tak hanya di Jakarta, menurut Samsuddin  LMND akan menggelar aksi serentak di 24 provinsi dengan tuntutan yang sama. Ia mengatakan aduan Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) ke KPK yang melaporkan Luhut dan Erick soal dugaan bisnis PCR perlu didukung gerakan mahasiswa.

Sebelumnya, pada Kamis (4/11/2021) lalu, Wakil Ketua Umum Prima, Alif Kamal telah menyampaikan pengaduan masyarakat atas Luhut dan Erick ke KPK perihal dugaan bisnis tes PCR.

Karena itu, Samsuddin menilai pejabat negara yang menggunakan kekuasaan untuk kepentingan bisnisnya merupakan salah satu bentuk dari sistem olgarki.

“Gerakan Mahasiswa sudah lama tertidur, kini sudah saatnya terbangun,” katanya.

Di sisi lain, Samsudin menilai dugaan keterlibatan pejabat negara dalam bisnis tes PCR di tengah pandemi sangat melukai hati rakyat. Pasalnya, saat rakyat sedang kesulitan akibat dampak pandemi COVID-19.

Namun di satu sisi para pejabat justru memanfaatkan kondisi tersebut untuk menumpuk kekayaan.

Baca juga: KPK Jamin Usut Laporan Soal Bisnis PCR Erick Thohir-Luhut

Baca juga: Liga Mahasiswa Minta BPJS Dibubarkan

“LMND sebagai salah satu organisasi mahasiswa yang progresif, sudah sewajarnya ikut merasakan penderitaan rakyat, yang sedang dialami akibat kebijakan pemerintah yang menindas rakyat dimasa sulit,” kata dia.

Seperti diketahui, Direktur YLBHI Agustinus Edy Kristianto menyatakan terdapat sejumlah menteri di kabinet Presiden Joko Widodo terlibat bisnis tes PCR. Para menteri itu terafiliasi dengan PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI), penyedia jasa tes COVID-19.

Pihak Luhut dan Erick sendiri sudah membantah kabar itu.

“Saya tidak pernah sedikit pun mengambil keuntungan pribadi dari bisnis yang dijalankan PT Genomik Solidaritas Indonesia,” kata dia dalam keterangan tertulis di Instagram Story akun @luhut.pandjaitan, Kamis (4/11/2021).

Erick Thohir pun telah membantah lewat stafsusnya, Arya Sinulingga. Pekan lalu, Arya mengatakan isu yang menyebut Erick ikut berbisnis tes PCR terbilang tendensius. (den)

Tag:#umum

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram