Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Ajarkan Remaja Memahami Makna Kecerdasan Emosi untuk Menjadi Pribadi yang Mampu Bersikap Bijak dalam Segala Situasi

Oleh: Redaksi Bernas•9 Juni 2020
Ajarkan Remaja Memahami Makna Kecerdasan Emosi untuk Menjadi Pribadi yang Mampu Bersikap Bijak dalam Segala Situasi
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Emosi adalah suatu hal yang begitu saja terjadi dalam hiduAnda Anda menganggabahwa perasaan marah takut sedih senang benci cinta antusias bosan dan..."

🗓️ Dipublikasikan pada 9 Juni 2020.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita pendidikan terbaru →

Bernas.id – Emosi adalah suatu hal yang begitu saja terjadi dalam hidup Anda. Anda menganggap bahwa perasaan marah, takut, sedih, senang, benci, cinta, antusias, bosan, dan sebagainya adalah akibat dari atau hanya sekadar respon Anda terhadap berbagai peristiwa yang terjadi pada Anda.

Kecerdasan emosi merupakan kemampuan seseorang untuk memotivasi diri sendiri, bertahan menghadap frustasi, mengendalikan dorongan hati (kegembiraan, kesedihan, kemarahan, dan lain-lain) dan tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan mampu mengendalikan stres. Kecerdasan emosi juga mencakup kesadaran diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri, empati dan kecakapan sosial.

Kecerdasan emosi berkaitan dengan keterampilan mengenai kemampuan memahami orang lain, kepemimpinan, membina hubungan dengan orang lain, berkomunikasi, kerjasama tim, membentuk citra diri positif, memotivasi dan memberi inspirasi dan sebagainya.

Selain itu kecerdasan emosi juga merupakan kemampuan untuk mengenali perasaan diri sendiri, perasaan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri dan kemampuan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungannya dengan orang lain.

EQ atau kecerdasan emosional tumbuh, dipupuk, dipelajari melalui proses belajar dan direspons melalui pengalaman hidup sejak seseorang lahir hingga meninggal. Pertumbuhan dan perkembangan EQ dapat dipengaruhi oleh lingkungan baik lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Daniel Goleman dalam bukunya Emotional Intelligence, ada beberapa kemampuan yang menyebabkan seseorang mempunyai EQ tinggi, yaitu:

  1. Kemampuan memahami atau mengenali emosi diri, yaitu kesadaran diri untuk mengenali perasaan pada waktu perasaan itu terjadi.
  2. Kemampuan mengelola emosi, yaitu mampu menangani perasaan agar perasaan dapat terungkap dengan tepat.
  3. Kemampuan memotivasi diri, yaitu kemampuan untuk menata emosi untuk mencapai tujuan, selalu meyakinkan diri sendiri, bergairah dan antusias.
  4. Kemampuan mengenali emosi orang lain, yaitu kemampuan untuk dapat berempati terhadap orang lain.
  5. Kemampuan untuk membina hubungan, yaitu kemampuan untuk dapat menularkan perasaan positif kepada orang lain.

 

Seseorang yang tidak cerdas secara emosi akan berperilaku sebagai berikut:

  1. Bersifat agresif.
  2. Cenderung berpikir negatif.
  3. Malas dan lebih suka melakukan kegiatan untuk menyenangkan diri secara berlebihan.
  4. Lebih mementingkan diri sendiri (egois).
  5. Tidak mampu menentukan tujuan.
  6. Cepat cemas dan depresi.

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Apa tujuan utama Anda terkait pendidikan & karir saat ini?

  • Menarik diri dari pergaulan.
  • Suka memanfaatkan kelemahan orang lain.
  • Tidak sopan.
  • Kurang percaya diri.
  •  

    Seseorang yang secara emosi bermasalah tentu akan sulit untuk mempelajari sesuatu. Remaja yang pemarah, cepat stres dan depresi biasanya malas untuk membuka diri dan menerima pengalaman belajar baru.

    Kecerdasan Emosi atau Emotional Quotient (EQ) meliputi kemampuan mengungkapkan perasaan, kesadaran serta pemahaman tentang emosi dan kemampuan untuk mengatur dan mengendalikannya.

    Kecerdasan emosi dapat juga diartikan sebagai kemampuan mental yang membantu kita mengendalikan dan memahami perasaan-perasaan kita dan orang lain yang menuntun kepada kemampuan untuk mengatur perasaan-perasaan tersebut.

    Jadi orang yang cerdas secara emosi bukan hanya memiliki emosi atau perasaan-perasaan, tetapi juga memahami apa arti emosi dan perasaan tersebut. Dapat melihat diri sendiri seperti orang lain melihat kita, mampu memahami orang lain seolah-olah apa yang dirasakan orang itu kita rasakan juga.

    Setidaknya ada 5 unsur yang membangun kecerdasan emosi, yaitu:

    1. Memahami emosi-emosi sendiri
    2. Mampu mengelola emosi-emosi sendiri
    3. Memotivasi diri sendiri
    4. Memahami emosi-emosi orang lain
    5. Mampu membina hubungan sosial

     

    Ajarkan remaja untuk mampu mengelola emosi yang positif dan negative sebaik-baiknya. Orang yang cerdas adalah mereka yang mampu beradaptasi di berbagai lingkungan pergaulan.

    Remaja yang memiliki kecerdasan emosi akan pandai membawa diri.

     

    Kepiawaian remaja dalam mengelola emosi akan sangat berperan dalam dunia kerja nantinya. Oleh karena itu, Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) membantu para mahasiswa untuk mampu mengelola emosi dengan banyak kegiatan yang bermanfaat.

    📊 Survei Kilat BERNAS

    Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?

    Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

    FAQ: Ringkasan Cepat

    Apa inti dari Ajarkan Remaja Memahami Makna Kecerdasan Emosi untuk Menjadi Pribadi yang Mampu Bersikap Bijak dalam Segala Situasi?

    Bernas id Emosi adalah suatu hal yang begitu saja terjadi dalam hiduAnda Anda menganggabahwa perasaan marah takut sedih senang benci cinta antusias bosan dan...

    Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

    Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

    Bagikan artikel ini

    WhatsAppTelegram

    Untuk Mitra & Pengiklan

    Kampus atau sekolah Anda ingin tampil di BERNAS?

    Lihat contoh kerja sama publisitas kampus yang sudah berjalan, lalu unduh media kit untuk paket kerja sama Anda.

    Lihat Contoh Kerja Sama

    “Ajarkan Remaja Memahami Makna Kecerdasan Emosi untuk Menjadi Pribadi yang Mampu Bersikap Bijak dalam Segala Situasi”

    R
    Redaksi Bernas
    Click to Share
    Discovery Insight

    Data Transmutation:
    Digital Sovereignty

    Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

    Lihat Ekosistem

    Peluang Karir & Bisnis Digital

    Potensi Penghasilan (2026)
    Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

    Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

    Prospek Karir
    ⚡ Sangat Tinggi

    Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.