YOGYAKARTA, Bernas.id ? Tidak bisa hadiri Reuni Alumni 212, Sandiaga Uno, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, berharap agar Reuni Alumni 212 mampu dimaknai sebagai sebuah ajang silaturahmi untuk merekatkan persatuan bangsa Indonesia.
“Mudah-mudahan silaturahmi ini dimaknai sebagai perekat bangsa, merajut persatuan dan ukhuwah bangsa kita,” ujar Sandiaga saat ditemui awak media di Yogyakarta, Minggu (2/11/2018).
Ia pun mengapresiasi para peserta Reuni Alumni 212, karena kegiatan ini berjalan dengan aman, damai, dan tenteram. Ia juga membeberkan bahwa perekonomian di Jakarta turut terbantukan dengan adanya kegiatan tersebut. Sebab, ada berbagai macam usaha mulai dari penginapan, transportasi, dan makanan yang bisa digunakan oleh para peserta reuni.
“Beberapa usaha terbantukan, usaha transportasi, usaha akomodasi, hotel- hotel semua pada penuh, usaha kuliner juga katanya alhamdulillah terbantukan,” imbuhnya.
Sandiaga mendapatkan tugas dari Prabowo untuk bertemu dengan para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Yogyakarta dan Jawa Tengah di waktu yang bersamaan dengan Reuni Alumni 212.
Hal ini membuatnya tak bisa hadir ke acara yang digelar di Monumen Nasional (Monas) tersebut.
“Dalam rapat kemarin dan diskusi saya sama Pak Prabowo, bahwa Pak Prabowo yang akan hadir di reuni (Reuni Alumni 212),” kata Sandiaga.
Prabowo bahkan menugaskan Sandiaga secara khusus untuk menggarap UMKM di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Ini menjadi pembagian kerja kedepannya. (jay)

