Bernas.id -Indonesia tahun ini mendapat giliran jadi tuan rumah 8th Asian Schools Basket Ball Championship 2018. Event ini akan diselenggarakan di DIY, mulai tanggal 7 hingga 17 September dan diikuti sekitar 10 negara.
Asisten Deputi Pembibitan dan IPTEK Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Washinton mengatakan, DIY dipilih sebagai bagian dari upaya untuk lebih mengenalkan daerah lain di Indonesia kepada dunia internasional, sehingga orang luar tidak hanya kenal Jakarta dan Bali. Selain itu, akses yang mudah serta sarana dan prasarana yang memadai turut jadi alasan.
- Baca juga: Pertama Kalinya Bakal Digelar Malioboro Run, Susur Heritage di Jogja, 10 dan 5 KM
- Baca juga: Toni Kroos, Gelandang Top Passing yang Ingin Pensiun di Madrid
8th Asian Schools Basket Ball Championship 2018, sambungnya, diselenggarakan di Sasana Among Raga dengan diikuti kurang lebih 10 negara, seperti Brunei, China, Hongkong, Singapura, Srilanka, Thailand.
Adapun negara yang sudah mendaftar hingga 2 Mei ada lima negara, yakni Hongkong, Malaysia, Thailand, India dan Indonesia.
Negara yang berpartisipasi dalam ajang ini adalah anggota Asian School Sport Federation (ASSF). 8th Asian Schools Basket Ball Championship adalah program dari ASSF yang berupa single event pelajar Asia, yang dilaksanakan setiap empat tahun sekali.
“Kami berharap peserta tak hanya bertanding, tapi punya kesan sendiri selama ajang berlangsung. Kami enggak fokus pada penyelenggaraan event. Tapi fokus melayani mereka supaya kesan yang diterima bagus,” katanya usai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Selasa (8/5).
Washinton menjelaskan, salah satu ciri khas ASSF adalah cultural visit yang wajib diikuti seluruh peserta.
Nantinya mereka akan diajak mengunjungi Prambanan, Malioboro, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan tempat menarik lainnya di Jogja.
“Nanti untuk rekreasi bagi dua. Setengah hari mereka ke shoping center. Nanti setengah harinya baru ke tempat rekreasi, mungkin akan melihat sendratari Ramayana atau hal lainnya,” tandasnya. (Den)

