Bernas.id – Normalnya aktivitas seseorang adalah bangun tidur, sarapan, bekerja seharian lalu diakhiri dengan tidur. Tak banyak orang yang merutinkan diri berolahraga. Padahal olahraga ringan semacam sit up efektif untuk menurunkan berat badan membakar kalori lemak yang berlebih.
Di era saat ini, banyak berkembang olahraga anti mainstream.
Berjalan pada seutas tali di atas ketinggian puluhan kilometer, trampolin yang melambung tinggi ke atas langit dan lainnya.
Nah, ada olahraga yang belum banyak dinikmati oleh kebanyakan orang.
Terletak di daerah Serang Banten, tepatnya area River Tubing Cikalumpang, Kecamatan Padarincang.
Wisata River Tubing Cikalumpang yang masuk kawasan Desa Kadu Bereum ini baru resmi dibuka tahun lalu. Menawarkan berbagai suguhan alam yang menarik. Dengan memanfaatkan arus Sungai Cikalumpang, nantinya kita akan menikmati sensasi terbawa arus pada sebuah ban bekas.
Trek tersedia dengan panjang terpendek 1,5 km dan terpanjang 3 km.
Body rafting berbeda dengan rafting pada umumnya. Jika rafting atau arung jeram biasanya berkapasitas beberapa orang, maka pada body rafting kita benar-benar sendiri mengendalikan arah ban. Lebih memacu adrenalin karena kita hanya menggunakan kaki dan tangan sebagai cara untuk mendayung.
Memposisikan badan secara tepat agar tak mudah terjatuh. Sesekali ban terbalik itu adalah hal yang biasa. Banyak pengunjung yang menyukai potongan adegan tersebut sepanjang trek.
Tidak perlu cemas celaka dikarenakan kita masih pemula.
Di titik-titik tertentu ada tim penolong yang siap membantu jika kita kesulitan melewati arus.
?Tidak hanya diperuntukkan bagi para profesional, para pemula pun bisa mengikuti kegiatan tersebut.
Pengunjung tidak usah khawatir, setiap pengarungan dengan ban bekas tersebut selalu didampingi instruktur yang sudah berpengalaman,?
jelas pengelola River Tubing Cikalumpang, Willy Saputra.
Petugas pun akan memberi pengarahan tentang teknik body rafting. Tersedia helm dan pelampung.
Tidak jauh dari garis start kita akan dihadapkan dengan jeram princess setinggi satu meter.
Puas berjibaku dengan arus air sungai dengan pemandangan alam sekitar, pada garis finish terdapat pondok peristirahatan. Sajian air kelapa sangat melegakan.
Dipadu dengan makanan lauk yang masih serba hangat.

