Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Ternyata Slogan ?Keep Calm And Carry On? Punya Sejarah Yang Kelam

Oleh: Redaksi Bernas•26 Desember 2017
Ternyata Slogan ?Keep Calm And Carry On? Punya Sejarah Yang Kelam
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Arti slogan keep calm and carry on..."

🗓️ Dipublikasikan pada 26 Desember 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita inspirasi terbaru →

Bernas.id  –  Pasti kamu pernah mendengar atau membaca slogan ?Keep Calm and Carry On?. Bila diterjemahkan secara bebas kira-kira artinya ?Santai dan Lanjutkan?. Biasanya ditulis dengan background warna merah menyala dengan hiasan mahkota di bagian atas.

Slogan ini banyak dijumpai di mana-mana, karena dicetak di atas sticker, t-shirt, cangkir, sampai pembatas buku dengan berbagai modifikasi kalimat.

?Keep Calm and Love Yourself?

?Keep Calm and Read a Book?

?Keep Calm and Eat Pizza?

?Keep Calm and Tunggu Gajian? (versi Indonesia)

Malah terkadang di Indonesia juga diubah menjadi ?Kalem bro dan bla-bla bla??. Slogan yang familiar untuk semua lapisan masyarakat ini cocok juga untuk dipakai promosi produk. Nadanya santai, ceria, sekaligus bersemangat.

Namun ternyata, ada sejarah panjang dibalik slogan yang mendunia ini. Cerita aslinya jauh lebih kelam dan mengerikan dibandingkan image santai dan ceria yang selama ini kita kenal.

Rupanya Keep Calm & Carry On adalah slogan yang berasal dari masa Perang Dunia II. Fungsinya untuk menenangkan rakyat Inggris agar tak panik saat terancam senjata

Slogan Keep Calm and Carry On berasal dari Inggris.

Diciptakan sekitar tahun 1939 oleh tim rahasia dari Kementerian Informasi Inggris. Di masa itu, Inggris Raya dipimpin oleh King George VI dan perang dunia sudah mulai bergejolak.

Pemerintah Inggris merasa perlu membuat slogan yang untuk menenangkan sekaligus membentuk mental warga Inggris saat masa-masa krisis terjadi nanti.

Slogan yang diinginkan adalah yang sederhana, mudah diingat, dan terbebas dari bau-bau politik ataupun perang.

Maka terciptalah tiga slogan, yaitu:

?Keep Calm and Carry on?

Your Courage, Your Cheerfulness, Your Resolution; Will Bring Us Victory

Freedom is in Peril; Defend it with all Your Might .

Slogan tersebut rencananya dicetak sampai 2,5 juta lembar, untuk menenangkan warga ditengah gempuran bom dan senjata lainnya.

Sayangnya, poster slogan tersebut  malah tidak jadi diterbitkan karena panitia kesulitan menemukan momen yang pas untuk mulai menempel poster. Selain itu muncul perdebatan di parlemen, yakni apakah rakyat biasa akan menangkap makna yang sesungguhnya karena kata-katanya dinilai terlalu biasa. Karena hal-hal ini, stok poster Keep Calm and Carry On belum beredar sampai tahun 1940 dan malah dihancurkan setelahnya.

Puluhan tahun kemudian sebuah poster bertuliskan slogan itu ditemukan oleh pemilik toko buku.

Niatnya hanya untuk pewarna suasana, namun berujung popularitas.

Seorang pemilik toko buku bekas Barter Books di kawasan Northumberland-lah yang menemukan sisa poster di sebuah kotak di antara buku-buku tua. Setelah dipajang di toko bukunya, pembeli mulai bertanya-tanya di mana bisa membeli poster serupa. Lalu pemilik toko memutuskan untuk mencetak ulang poster-poster tersebut untuk diperjual belikan.

Jadilah poster yang gagal tayang 50 tahun sebelumnya menjadi viral dan populer hingga kini.

Kalimatnya pun tidak sembarangan. Setiap kata dalam Keep Calm and Carry On punya makna yang mendalam bagi bangsa Inggris

Daripada ?Don?t panic?, kata ?Keep Calm? dipilih bukan tanpa alasan. Dua kata itu menunjukkan bahwa meski dalam perang, rakyat Inggris dihimbau untuk tidak bersikap gegabah dan putus asa.

Walaupun Inggris bisa saja mengalami kekalahan, itu bukan alasan rakyat untuk merasa tak berdaya.

Lantas frasa ?Carry On? juga tidaklah sembarangan maknanya. Setiap kejadian buruk bisa diambil pelajaran. Jadi daripada bersikap lebay, bangsa Inggris diminta untuk tetap melanjutkan kegiatan sehari-hari seolah tak ada yang terjadi.

Jadi Keep Calm and Carry On sejatinya punya makna nasionalisme yang mendalam bagi orang Inggris.

Baca juga “Diselamatkan Oleh Kopi”, Tidak Sekedar Slogan Bagi Pengusaha Ini

Tak hanya di Inggris, slogan Keep Calm And Carry On pun kini menyebar ke seluruh penjuru dunia. Tentu dengan bentuk dan kata-kata yang berbeda. Formatnya memang sederhana dan bisa cocok dengan berbagai variasi kata.

Bukan cuma soal yang serius-serius dan memotivasi, tapi bisa juga menjadi meme-meme lucu yang mengundang tawa.

Setidaknya walau gagal tenar saat pertama diciptakan, sekarang slogan itu justru bermanfaat bagi banyak orang.

📊 Survei Kilat BERNAS

Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Ternyata Slogan ?Keep Calm And Carry On? Punya Sejarah Yang Kelam?

Arti slogan keep calm and carry on...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Ternyata Slogan ?Keep Calm And Carry On? Punya Sejarah Yang Kelam”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.