Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Lestarikan Hutan, Perhutani Gandeng Kemenpar

Oleh: Redaksi Bernas•10 Desember 2017
Lestarikan Hutan, Perhutani Gandeng Kemenpar
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Langkah penghijauan lahan gundul terus digalakkan Perum Perhutani untuk menjaga environment sustainability terus dilakukan mulai dari penanaman hutan kembali ed..."

🗓️ Dipublikasikan pada 10 Desember 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

JAKARTA , Bernas.id – Langkah penghijauan lahan gundul terus digalakkan Perum Perhutani untuk menjaga environment sustainability terus dilakukan mulai dari penanaman hutan kembali, edukasi sejak dini, hingga merangkul sektor pariwisata. 

Langkah ini dilakukan karena sejalan dengan program  Kementerian Pariwisata yaitu, sama-sama bertujuan untuk pelestarian lingkungan, dimana tujuan akhirnya adalah mensejahterahkan.

?Pelestarian hutan itu harga mati, tidak bisa ditawar-tawar,? kata Menpar Arief Yahya.

Arief menjelaskan bahwa konsep itu berlaku baik yang di darat, maupun di tepi laut sampai di bawah laut, seperti nelayan di Pemuteran Bali, Bangsring Banyuwangi atau Carocok Sumatera Barat. Nelayan yang semula mengambil ikan dan terumbu karang untuk dijual, sekarang berubah.

?Mereka merawat dan menjaga agar terumbu karang dan ikan-ikan kecil di dalamnya hidup dan berkembang. Mereka lebih untung jika jadi bahan tontonan daripada jadi komoditas diambil dan dijual.

Untuk itulah, pelestarian Lingkungan Hidup, vegetasi dan habitat alam yang hidup di dalamnya menjadi sangat penting dan jadi komitmen bersama,? jelasnya. 

Sementara itu, Direktur Utama Perum Perhutani Denaldy M Mauna menilai, langkah yang sama dilakukan Perhutani untuk antisipasi berbagai kerusakan hutan, seperti kebakaran hutan, pembalakan hutan, reboisasi, dan lain-lain. 

“Di berbagai kawasan hutan yang kita kelola rutin dilakukan penanaman pohon di lahan yang masih kosong dengan melibatkan warga sekitar. Selain untuk menjaga dari ancaman banjir, juga untuk memberikan udara segar di lingkungan warga,” ujar Denaldy.

Nantinya untuk mewujudkan kerjasama tersebut, Perhutani akan menyertakan TNI, Polri, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan masyarakat hingga pelajar Sekolah Dasar (SD).

“Dengan menanam pohon maka udara yang dihirup tetap bersih dan ketersediaan air tanah tetap terjaga. Hutan yang sehat dapat menjaga dari ancaman bencana banjir dan tanah longsor,” kata Denaldy.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram