Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Ternyata Ini yang Membuat Anak Laki-laki Malas Belajar

Oleh: Redaksi Bernas•5 Desember 2017
Ternyata Ini yang Membuat Anak Laki-laki Malas Belajar
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Seberapa sering terdengar komentar orang tua yang membedakan bagaimana beruntungnya mereka yang memiliki anak perempuan karena lebih menurut bila..."

🗓️ Dipublikasikan pada 5 Desember 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita pendidikan terbaru →

Bernas.id – Apakah Anda mengalami memiliki anak laki-laki malas belajar? Kira-kira apa yang menyebabkan hal ini? Dan mengapa anak perempuan lebih suka belajar?

Simak artikel ini hingga selesai.

Seberapa sering terdengar komentar orang tua yang membedakan bagaimana beruntungnya mereka yang memiliki anak perempuan, karena lebih menurut bila disuruh belajar? Sementara mereka yang memiliki anak laki-laki mengeluh susahnya membuat anak laki-laki untuk belajar.

Anak perempuan suka membaca, dan anak laki-laki tidak suka membaca. Anak perempuan bisa duduk diam, anak laki-laki hanya bisa diam selama 5 menit, lalu mulai berlarian ke penjuru  ruangan.

Nah, sebenarnya apa penyebab anak laki-laki tidak suka belajar?

Hal pertama yang harus orang tua perhatikan adalah belajar itu tidak hanya untuk mengetahui sesuatu, atau yang disebut sebagai pengetahuan eksplisit (know-what). Namun, belajar juga untuk mendapatkan pengalaman dan mengembangkan intuisi, yang disebut sebagai pengetahuan tacit atau know-how.

Yang membedakan anak laki-laki dengan anak perempuan adalah, anak laki-laki cenderung belajar pengetahuan tacit lebih dahulu, yang diikuti dengan pengetahuan eksplisit. Sehingga, mereka membutuhkan kegiatan eksplorasi lebih besar dibanding anak perempuan yang bisa diminta duduk manis mengerjakan soal.

Bila ada anak laki-laki yang dilaporkan hiperaktif, coba cek dulu bagaimana kegiatan yang sudah dilakukan.

Jika hanya monoton duduk menulis, membaca, dan menggambar, pasti anak laki-laki akan memilih untuk keluar bereksplorasi.

Baca Juga: Pemkot Jogja Canangkan Pencegahan Stunting di 2 Kelurahan, Serta Rehabilitasi 5 Rumah

Lalu, perlu disadari bahwa anak laki-laki memiliki ego dan gengsi lebih besar daripada anak perempuan. Biasanya karena anak perempuan lebih matang perkembangan motoriknya, banyak anak perempuan yang menduduki klasemen teratas siswa terbaik.

Tentu, mana ada anak laki-laki yang mau didudukkan sama dengan anak perempuan. Sehingga, mereka lebih memilih untuk jadi anak bawang saja, dan bergabung dengan teman-temannya yang laki-laki.

Ditambah dengan mayoritas guru lebih sering memberikan penghargaan kepada anak yang duduk diam, membuat anak laki-laki menjadi tidak suka dengan guru dan akhirnya malas belajar.

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Apa tujuan utama Anda terkait pendidikan & karir saat ini?

Hal ketiga yang penting untuk diketahui orang tua adalah anak laki-laki yang pintar biasanya memilih untuk tidak mengerjakan soal karena malas menulis, atau malas karena soalnya dianggap terlalu ‘cewek’. Soal yang dianggap terlalu ‘cewek’ misal seperti soal matematika tentang berbelanja ke pasar, sementara kalau ‘cowok’ harusnya tentang bersepeda, naik gunung, dan sebagainya.

Selain itu, anak laki-laki akan malas belajar bila mereka merasa tidak mendapatkan tantangan dan penghargaan yang jelas. Menurut mereka, prestasi itu sesuatu yang abstrak, nilai rapor pun hanya sekedar angka di atas kertas.

Sehingga, memotivasi anak laki-laki untuk mau belajar harus menggunakan penghargaan yang jelas.

Oleh karena itu, janganlah berkecil hati dulu bila melihat nilai ulangan anak laki-laki yang buruk. Coba observasi dan adakan konsultasi intensif dengan menanyakan apa pendapatnya tentang materi pelajaran dan soal yang diberikan.

Perlu diingat pula bahwa energi anak laki-laki lebih besar dibanding anak perempuan. Bila perlu, coba dulu untuk melakukan eksplorasi sebelum beranjak ke elaborasi teori sekaligus memberi penghargaan jika anak berhasil melakukan eksplorasi dengan sungguh-sungguh.

Sehingga, anak laki-laki pun akan termotivasi  untuk belajar.

Rekomendasi Program Pendidikan di Era Digital

Bicara tumbuh kembang anak, memang ada perbedaan antara anak laki-laki dan perempuan. Tak hanya saat menjadi anak, hingga dewasa pun kecenderungan mereka relatif berbeda.

Sebagai informasi, jika Anda sedang bingung memilih jurusan kuliah yang cocok untuk mengembangkan skill di era digital, kuliah di Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) adalah pilihan yang tepat.

UNMAHA memiliki program pendidikan yang relevan untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di era digital.

Misalnya di bidang teknologi, Anda bisa mengambil jurusan Teknik Informatika atau Sistem Informasi. Jurusan ini paling banyak digeluti anak muda karena prospek karier yang luas.

Tak hanya itu, UNMAHA juga menyediakan program sertifikasi di  bidang IT yang bisa Anda ikuti untuk mendapat pengakuan resmi serta menunjang karier di masa depan.

Kuliah di UNMAHA, Anda berkesempatan mendapat beasiswa berupa gratis SPP lho.

Wah, menarik, kan? Kunjungi laman PMB UNMAHA untuk informasi lebih lanjut atau langsung menghubungi Admin UNMAHA melalui WhatsApp. (1)

📊 Survei Kilat BERNAS

Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Ternyata Ini yang Membuat Anak Laki-laki Malas Belajar?

Bernas id Seberapa sering terdengar komentar orang tua yang membedakan bagaimana beruntungnya mereka yang memiliki anak perempuan karena lebih menurut bila...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Kampus atau sekolah Anda ingin tampil di BERNAS?

Lihat contoh kerja sama publisitas kampus yang sudah berjalan, lalu unduh media kit untuk paket kerja sama Anda.

Lihat Contoh Kerja Sama

“Ternyata Ini yang Membuat Anak Laki-laki Malas Belajar”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.