Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Hadiri Reuni 212, Anies Baswedan: Ini Kesempatan untuk Diri Kita Sendiri

Oleh: Redaksi Bernas•1 Desember 2017
Hadiri Reuni 212, Anies Baswedan: Ini Kesempatan untuk Diri Kita Sendiri
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah meninggalkan lokasi acara reuni akbar Alumni 212 di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/17). Anies meninggalkan lokasi s..."

🗓️ Dipublikasikan pada 1 Desember 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

JAKARTA, Bernas.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah meninggalkan lokasi acara reuni akbar Alumni 212 di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/17). Anies meninggalkan lokasi sekitar pukul 06.02 WIB setelah membagikan bunga kepada kaum difabel. Sebelum pulang, Anies menyampaikan pesan supaya acara berjalan tertib dan damai. 

“Pesan saya singkat saja, damai, tenang.

Ini kesempatan untuk diri kita sendiri, seberapa dekat dengan sifat Rasulullah karena peringatan Maulid Nabi adalah pesan untuk kita mendekatkan kepada sifat-sifat Rasulullah,” kata Anies Baswedan, Sabtu (2/12/17).

Sebelumnya, saat Anies berdiri di panggung acara, ia meminta dukungan massa reuni 212 agar mampu mengemban tugasnya sebagai pimpinan Ibu Kota bersama Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

“Tanggung jawab untuk melakukan perubahan di Ibu Kota bukan tanggung jawab kecil. Kami menjalankan tugas ini 6 minggu, mohon didodakan agar menjalankan amanah ini sebaik-baiknya,” ujar Anies di panggung reuni 212. 

Selain itu, ia menilai bahwa semangat kedaimaian, ketenangan yang dibawa dalam aksi tahun lalu harus diulangi kembali. Ia menekankan bahwa peran utama ratusan ribu orang yang berkumpul pada aksi 212 adalah persatuan.

?Hari ini saudara-saudara berkewajiban mengulangi apa yang sudah pernah dilakukan,? katanya.

Ia menambahkan gerakan 212 tahun lalu berhasil mengecewakan kaum pesimis.

Kaum pesimis yang ia maksud adalah orang-orang yang menganggap berkumpulnya massa akan memunculkan kericuhan, kekerasan, dan membawa suasana tidak damai.

?Ternyata saudara-saudara hadir dengan kedamaian, kenyamanan, dan keteduhan,? imbuhnya.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram