Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Trik Buat Perkemahan Nyaman Meski Hujan Datang, Coba Lihat Poin 2!

Oleh: Redaksi Bernas•3 Desember 2017
Trik Buat Perkemahan Nyaman Meski Hujan Datang, Coba Lihat Poin 2!
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Salam Pramuka Ketika musim hujan mulai tiba begini mereka pecinta alam mikir dua kali kalau mau mengadakan acara kemah bersama atau seru seruan di..."

🗓️ Dipublikasikan pada 3 Desember 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita inspirasi terbaru →

Bernas.id – Salam Pramuka! Ketika musim hujan mulai tiba begini, mereka pecinta alam mikir dua kali kalau mau mengadakan acara kemah bersama atau seru-seruan di tenda dan lapangan terbuka, karena hujan turun setiap harinya akan mengakibatkan air menggenang dimana-dimana mengakibatkan becek dan membuat tanah menjadi lembap.

Nah buat kalian anak pramuka yang akan tetap mengadakan agenda kemah di lapangan terbuka seperti Persami (Perkemahan Sabtu Minggu). Ini nih cara buat kalian agar tetap bisa tidur di dalam tenda kemudian menikmati malam dan mendirikan tenda meskipun hujan dan tanah terasa lembap ataupun becek.

Peralatan yang jangan sampai ketinggalan yaitu cangkul.

Yuk simak cara berikut ini agar persami kalian tetap seru.

1. Siapkan cangkul

Karena cangkul sangat bermanfaat untuk menggali sekitar area yang kalian dirikan tenda yaitu kanan dan kiri tenda, agar air yang berada di dalam tenda bisa keluar dan mengalir ke bawah yang sudah digali tadi. Jadi tenda aman dari genangan air hujan.

2.

Siapkan kulit padi atau istilah di Jawa bernama brambud dan 8 atau 10 karung.

Nantinya karung tersebut buat ngisi brambud. Biasanya para petani yang telah panen setelah mengolah padi menjadi beras, maka kulitnya (brambud) tidak dipergunakan lagi, kalian boleh meminta secara gratis. Nah setelah 8/10 karung sudah terisi penuh dengan kulit padi, jangan lupa untuk dijahit.

Setelah itu kalian bisa bawa keperkemahan untuk kasur nantinya. Jangan lupa diberi alas terpal dulu setelah tikar.

3. Sediakan 1 atau 2 bambu yang masih utuh.

Setelah itu bambu tersebut dibelah jadi 2 bagian dan kemudian dipotong panjangnya sesuai ukuran tapak kemah, lanjut dengan potongan runcing sebanyak yang kalian butuhkan semacam kita membuat panggung yang tingginya ukuran mata kaki.

Nah itu sangat efisien karena genangan air ada di bawah papan bambu kalian.

Selamat mencoba.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram