Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Tahukah Anda? Si Pencari Perhatian Itu Ternyata Menderita Gangguan ?HPD?

Oleh: Redaksi Bernas•11 November 2017
Tahukah Anda? Si Pencari Perhatian Itu Ternyata Menderita Gangguan ?HPD?
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Dalam hiduAnda pasti pernah menemui seseorang yang sangat senang mencari perhatian dari orang orang di sekitarnya Dia pun akan melakukan segala macam..."

🗓️ Dipublikasikan pada 11 November 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita kesehatan terbaru →

Bernas.id – Dalam hidup Anda, pasti pernah menemui seseorang yang sangat senang mencari perhatian dari orang-orang di sekitarnya. Dia pun akan melakukan segala macam cara agar dirinya tetap menjadi pusat perhatian. Ternyata perilaku seperti ini salah satu bentuk penyimpangan.

Para pakar psikologi sepakat bahwa kelainan perilaku histrionik bukanlah sebuah gangguan yang cukup serius atau berbahaya.

Penderita histrionik justru biasanya pandai bersosialisasi dan membangun relasi dengan orang baru. Namun, pada beberapa kasus, penderita histrionik akut bisa mengalami depresi dan delusi.

HPD, sudah pernah dengarkah Anda? Kepanjangannya adalah Histronic Personality Disorder dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai gangguan kepribadian histrionik.

American Psychiatric Association (APA) mengidentifikasikan gangguan kepribadian ini berupa kecenderungan seseorang untuk berperilaku dan menyalurkan emosi yang menarik perhatian secara berlebihan.

Berdasarkan berbagai studi ilmiah mengenai gangguan kepribadian, seseorang dapat menderita Histronic Personality Disorder karena hal ini:

1.

Jaringan saraf otak yang tidak berkembang dengan baik, yang disebabkan oleh trauma di usia dini. Gangguan ini diduga disebabkan oleh pengalaman masa kanak-kanak yang kurang perhatian

2. Faktor genetik (meskipun sangat jarang), atau

3.

Tidak terbiasa menerima kritikan sejak kecil, sehingga otak tidak mampu mengembangkan respon terhadap stimuli yang ditimbulkan oleh kritik.

Orang yang memiliki gangguan kepribadian ini tentunya tidak sama dengan orang yang insecure, narsis, atau bahkan menderita depresi. Biasanya, penderita HPD memperlihatkan beberapa ciri berikut ini:

1. Merasa tidak nyaman ketika dirinya tidak menjadi pusat perhatian.

Menunjukkan sikap egois dan kurang peduli terhadap orang lain.

2. Senantiasa mencari pengakuan, persetujuan, dan penegasan dari orang lain.

3. Bisa mengubah ekspresi emosi dengan cepat atau berpura-pura dengan tujuan untuk memberikan perhatian pada orang lain.

Bertingkah dramatis seolah-olah sedang berakting di hadapan penonton, sering kali dengan ekspresi dan emosi yang berlebihan, bahkan di saat-saat yang tak heboh-heboh amat.

4. Konsistensi dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan penampilan yang mencolok agar menjadi pusat perhatian. Cenderung berpakaian atau berperilaku secara sensual dan provokatif di sekitar orang lain.

Sangat peduli terhadap penampilan fisik.

5. Suka berbohong untuk mendapatkan perhatian orang lain. Gaya bicaranya seperti dibuat-buat dengan nada dan volume suara yang cukup nyaring supaya orang lain bisa menyadari saat dirinya sedang berbicara.

Senang membesar-besarkan keadaan yang sebenarnya, nama lainnya drama. Itulah kenapa ada sebutan ?Ratu/Raja Drama?.

6. Sensitif terhadap kritikan dan penolakan.

7.

Mudah frustasi dan tidak mudah puas. Cepat marah dan stres. Sering menyalahkan orang lain atau situasi ketika merasa gagal atau membuat kesalahan.

Cepat bosan dengan rutinitas dan keadaan. Sangat mudah dipengaruhi, dibujuk, dan dirayu oleh orang lain.

Menurut sebuah studi dari salah satu universitas di Kanada, membiarkan penderita Histrionic Personality Disorder ternyata berdampak jauh lebih buruk terhadap kesehatan mental mereka. Jadi, dalam menghadapi orang ?caper?, sebaiknya Anda melakukan hal ini:

1.

Kalem saja. Si caper ini gampang sekali ke-trigger oleh hal-hal yang bahkan dianggap remeh sekali pun. Seheboh apa pun dia, tetap jaga ke?kalem?an Anda.

2.

Jaga jarak aman! Kalau si caper emang bener-bener tak mengerti lagi dengan pentingnya personal space, Anda lah yang harus tetap menjaga jarak dengan mereka, baik secara fisik maupun mental.

3. Langsung tegur jika suasana sudah mulai tidak nyaman.

4.

Beri saran untuk meminta pertolongan profesional.

📊 Survei Kilat BERNAS

Apakah Anda tertarik kuliah lagi?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Tahukah Anda? Si Pencari Perhatian Itu Ternyata Menderita Gangguan ?HPD??

Bernas id Dalam hiduAnda pasti pernah menemui seseorang yang sangat senang mencari perhatian dari orang orang di sekitarnya Dia pun akan melakukan segala macam...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Tag:#kesehatan#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Tahukah Anda? Si Pencari Perhatian Itu Ternyata Menderita Gangguan ?HPD?”

R
Redaksi Bernas
Click to Share

Populer di kesehatan

Semantic Authority Linker

Internal Linking Storm • v1.0

Discovering 1 Authority Nodes

Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?

Berita bisnis dan ekonomi dari berbagai daerah.

Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.