Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Beginilah Seharusnya Teachers Zaman Now

Oleh: Redaksi Bernas•6 November 2017
Beginilah Seharusnya Teachers Zaman Now
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Menjadi guru di era digital memang memiliki tantangan tersendiri Jika diibaratkan guru di masa ini merupakan guru guru yang mendidik siswa siswanya..."

🗓️ Dipublikasikan pada 6 November 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita inspirasi terbaru →

Bernas.id – Menjadi guru di era digital, memang memiliki tantangan tersendiri. Jika diibaratkan, guru di masa ini, merupakan guru-guru yang mendidik siswa-siswanya di belantara hutan dunia maya. Sebagaimana hutan, banyak sekali manfaat yang bisa didapat, begitu pun negatifnya sama banyak, atau bahkan lebih banyak.

Sama halnya dengan dunia maya, manfaat dan negatifnya tak kasat mata, hingga kadang pelajar tergelincir ke arah yang negatif.

Oleh karena itu, peran guru di sini sangat penting. Sebagai orang tua kedua bagi pelajar, guru harus bisa membimbing dan mengarahkan siswa untuk menggunakan dunia maya secara positif. 

Berdasarkan fenomena di atas, apakah kira-kira kemampuan yang harus dimiliki guru di era ini? Berikut 5 kemampuan yang harus dimiliki guru di era milenial:

1.

Menguasai bahasa asing terutama bahasa Inggris

Penguasaan bahasa inggris bisa dikatakan kemampuan wajib yang harus dimiliki seorang guru milenial. Tidak hanya guru mata pelajaran bahasa Inggris, guru mata pelajaran lain pun, diharapkan memiliki kemampuan ini. Hal ini dikarenakan, bahasa Inggris merupakan bahasa internasional, sehingga mayoritas bahasa yang digunakan di dunia maya pun, bahasa Inggris.

Dengan menguasai bahasa ini, guru tahu, mana konten yang aman bagi pelajar, dan yang tidak.

2. Menguasai teknik-teknik dasar pengoperasian komputer dan internet.

Kini semuanya serba online. Ngobrol, online.

Belanja, online. Mengerjakan tugas, online. Pelaporan pekerjaan pun, online.

Bagi remaja sekarang, hal ini merupakan “makanan” sehari-hari mereka. Berbeda dengan guru, yang bisa jadi mengenal komputer ataupun internet pun, baru beberapa tahun belakangan.

Mungkin akan sedikit gagap pertama kali mempelajarinya.

Tapi setelah itu, guru akan dimudahkan dengan adanya komputer dan internet.

Bahkan bagi guru-guru muda, mempelajari software-software animasi, video, ataupun game sederhana untuk pembelajaran, akan sangat memudahkan siswa untuk memahami pelajarannya.

3. Menjadi tempat curhat yang menyenangkan

Dengan terbukanya sekat antar dunia, tak jarang banyak hal-hal negatif yang mempengaruhi siswa.

Dampak yang sangat dahsyat adalah dampak pergaulan. Siswa bisa dengan leluasa mengenal berbagai macam orang dari berbagai daerah atau negara.

Di sisi lain siswa pun sedang mengalami pubertas, sehingga akan mudah dekat dengan lawan jenis, yang kemungkinan tidak dikenalnya dengan baik.

Dalam fase ini, pelajar sangat memerlukan tempat untuk berbagi, menceritakan perasaannya, kegalauannya dan kebahagiaannya. Beberapa siswa kurang nyaman berbicara pada orang tua.

Di sini guru bisa berperan sebagai pengganti orang tua.

Memberikan bimbingan bagaimana cara berinteraksi dengan lawan jenis tapi tidak terjerumus ke dalam hal yang negatif. 

4. Memiliki ilmu yang cukup tentang kejiwaan remaja

Masa remaja adalah fase perkembangan manusia yang penuh dengan kekuatan tapi juga rawan terpengaruh hal negatif. Masa remaja penuh dengan kekuatan, karena pada masa ini secara fisik dan psikis sedang berada pada kondisi prima.

Namun, di satu sisi, banyak hal-hal yang bisa merusak jiwa remaja, baik internal maupun eksternal.

Faktor internal yang bisa merusak jiwa remaja, misalnya karakter negatif dari pola pengasuhan yang kurang tepat dari orang tua atau trauma masa kecil yang berhubungan dengan kejiawaan.

Faktor eksternal misalnya, pengaruh negatif dari para idola, narkoba atau lingkungan yang buruk.

Dengan memahami kejiwaan remaja secara baik, guru bisa menjadi pembimbing untuk mencegah terpaparnya virus negatif pada remaja.

5. Hobi membaca

Guru harus berwawasan luas ilmu apapun itu. Bukan hanya mendalami mata pelajaran yang diampunya, tapi juga mempunyai pengetahuan tentang disiplin ilmu lain.

Hal ini penting, karena murid-murid di masa ini cenderung kritis.

Jika guru tidak bisa menanggapi atau menjawab pertanyaan siswa, tentu akan menjadi nilai minus bagi si guru tersebut.

Satu hal utama yang bisa memperkaya pengetahuan adalah membaca.

Jadi seorang guru harus selalu meluangkan waktunya untuk melahap buku-buku.

Dari ke lima kemampuan di atas, ada satu hal yang paling penting, yaitu guru harus memiliki pondasi agama yang kuat. Hal ini adalah kemampuan yang mendasar. Selain untuk membentengi guru ke arah yang negatif, juga untuk menanamkan keimanan yang kuat pada siswa.

Sehingga diharapkan, sederas apapun pengaruh zaman, para pelajar akan selalu teguh pada hal-hal positif.

 

📊 Survei Kilat BERNAS

Apakah Anda tertarik kuliah lagi?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Beginilah Seharusnya Teachers Zaman Now?

Bernas id Menjadi guru di era digital memang memiliki tantangan tersendiri Jika diibaratkan guru di masa ini merupakan guru guru yang mendidik siswa siswanya...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Beginilah Seharusnya Teachers Zaman Now”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.