Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Dihitung-hitung, Jokowi Berhasil Bangun 2.623 Kilometer Jalan Tol

Oleh: Redaksi Bernas•16 Oktober 2017
Dihitung-hitung, Jokowi Berhasil Bangun 2.623 Kilometer Jalan Tol
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyampaikan bahwa memasuki masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo ? Wapres Jusuf Kalla ada 2.623 kilomet..."

🗓️ Dipublikasikan pada 16 Oktober 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita finansial terbaru →

JAKARTA, Bernas.id ? Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyampaikan bahwa memasuki masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo ? Wapres Jusuf Kalla ada 2.623 kilometer jalan tol baru dan jalan nasional.

Informasi ini disampaikan Kepala Balitbang Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga saat acara Capaian 3 Tahun Jokowi-JK di Gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Selasa (17/10/17).

“Terkait konektivitas, ada capaian 2.623 km jalan, ini kebanyakan jalan perbatasan di Kalimantan, di Papua, jalan perbatasan itu kurang lebih 2.000 km, dan juga di perbatasan NTT di Pulau Timor,” terang Danis.

Danis menambahkan khusus jalan tol sampai akhir 2017 akan ada 568 km jalan tol baru. Sedangkan sampai akhir 2019 akan ada 1.852 km jalan tol yang akan direalisasikan.

“Jalan tol sampai saat ini akhir 2017 akan ada 568 km jalan tol baru, di mana dari target 2015-2019 1.000 km, insya Allah sampai akhir 2019 akan tercapai kurang lebih 1.852 km,” imbuhnya.

Tak hanya soal konektivitas berupa jalan, Kementerian PUPR juga bekerja membangun 65 bendungan. 49 di antaranya adalah bangunan baru dan 16 bendungan merupakan terusan yang sudah ada sebelumnya.

“Sampai 2017 itu akan ada 39 bendungan dikerjakan dengan akhir 2017 ini 9 selesai, pada akhir 2019 ada 29 bendungan selesai dan akan ada 36 yang dikerjakan, fungsinya adalah konservasi air, air baku dan ada potensi energi,” jelas Danis.

Sementara di bidang perumahan ada dua target, yakni penyediaan rumah dan pembiayaan perumahan murah untuk rakyat.

“Yang sudah dicapai dari 1 juta rumah setiap tahun perkirakan 2,2 juta rumah yang akan didirikan, rumah di Jayapura, Kalimantan Timur dan sebagainya,” pungkasnya.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram