Bernas.id – Khadijah adalah wanita yang sangat dicintai oleh Rasulullah baik semasa hidup maupun sesudah kepergiannya. Bahkan sebelum menikah dengan Rasulullah, Khadijah telah terkenal sebagai wanita yang diidam-idamkan oleh banyak pria bangsawan karena kepribadiannya. Namun, Khadijah menolak lamaran dari pria-pria kaya tersebut.
Beliau lebih memilih Nabi Muhammad yang tidak bergelimangan harta sebagai pemimpin rumah tangganya.
Tak hanya Rasulullah dan pria-pria bangsawan saja yang mengaguminya bahkan Allah dan Jibril pun mencintainya. Allah telah menjanjikan surga untuk Khadijah.
Kita sebagai wanita tentunya juga ingin dicintai oleh pasangan hidup dan juga orang-orang terdekat kita.
Dan tentu saja sebagai manusia, kita pun sangat mendambakan cinta dan kasih sayang Allah SWT.
Kira-kira hal apa saja yang membuat Khadijah begitu dicintai oleh Allah dan Rasulullah? Hal-hal apa saja yang membuat ia begitu istimewa?
Hal-hal apa saja yang bisa kita teladani agar kita pun dapat menjadi sebaik-baiknya bidadari dunia dan semoga juga akhirat.
Ini dia keistimewan Pribadi Khadijah yang bisa kita teladani :
1. Wafa
Bunda khadijah terkenal dengan kewafaannya terhadap Rasululllah. Apa itu wafa? Wafa artinya adalah habis-habisan. Ia habis-habisan dalam mendampingi Rasulullah.
Ia percaya kepada Rasul ketika yang lain mendustakannya. Ia memberikan semua kebaikan yang dimilikinya baik harta, tenaga, dan diri untuk Rasul dan kemajuan Islam. Beliau mencintai Rasul karena Allah.
2.
Pengertian dan Perhatian
Lihatlah bagaimana Khadijah yang begitu pengertiannya terhadap Rasulullah! Ketika Rasulullah pulang dengan gemetaran karena bertemu dengan Jibril, Khadijah tidak bertanya ini itu tetapi ia langsung menyelimuti Rasul agar hilang ketakutannya. Bahkan ketika ia membuka pintu dan Rasul baru melihat wajah Khadijah saja, maka sebagian ketakutan Rasul telah hilang.
Khadijah selalu mampu memberikan rasa nyaman dan ketenangan kepada Rasulullah dalam keadaan apapun. Itulah bentuk kewafaan Khadijah.
3. Sabar
Khadijah adalah wanita yang sangat sabar.
Apapun kondisi yang dihadapi baik dalam kelapangan dan kesulitan, ia tetap menerima dan menjalani kehidupan tanpa mengeluh.
Ketika Rasul mendapat hinaan dan hidup dalam keadaan sulit pun, Khadijah dengan setia penuh kesabaran membersamai dakwah Rasulullah.
Kesabaran Khadijah juga tercermin dari sikapnya yang mendukung Rasulullah untuk merenung di Gua Hira.
Ia tetap setia menunggu walau ditinggalkan oleh Rasul selama puluhan hari. Ia memberikan kepercayaan penuh pada Nabi Muhammad.
4. Teguh Pendirian
Karakter ini terlihat dari sikap Khadijah yang menolak lamaran-lamaran pria kaya yang tidak berakhlak baik.
Ia tidak mudah tergiur akan harta. Ia memiliki prinsip yang teguh untuk memilih pasangan berdasarkan kebaikan budi pekerti. Selain itu, keteguhan Khadijah juga dilihat dari akhlaknya yang tidak mudah mengikuti arus.
Walau ia hidup di masyarakat jahiliyah yang banyak melakukan perbuatan tidak baik, ia tetap teguh dan tidak terpengaruh. Ia hanya akan melakukan apa yang dianggap benar.
5. Taat Pada Allah SWT
Ketaatan Khadijah Pada Allah SWT telah terlihat jauh sebelum Islam datang.
Ia adalah wanita yang percaya dan melaksanankan ajaran Nabi Ibrahim. Ia tidak mengikuti adat istiadat kaum Quraisy yang saat itu menyembah berhala.
Lalu, setelah Islam datang, beliau pun menjadi orang yang pertama kali memeluk Islam dan istiqomah di dalamnya.
Wahai muslimah, marilah kita belajar meneladani kewafaan dan kepribadian luhur bunda Khadijah.
Agar kelak kita menjadi sebaik-baiknya bidadari dunia untuk pasangan dan dicintai oleh Allah SWT.
Sumber : http://aboutislam.net/family-society/husbands-wives/discovering-personalities-prophets-wives-p1-khadija/
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.




