Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Diplomat Cantik Indonesia Bungkam Pernyataan Hoax Negara Melanesia

Oleh: Redaksi Bernas•26 September 2017
Diplomat Cantik Indonesia Bungkam Pernyataan Hoax Negara Melanesia
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Lagi-lagi Indonesia menjadi sasaran kritik dari negara-negara Melanesia terkait kondisi di Papua dan Papua Barat. Namun, sekali lagi, diplomat Indonesia berhasi..."

🗓️ Dipublikasikan pada 26 September 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita internasional terbaru →

Bernas.id ? Lagi-lagi Indonesia menjadi sasaran kritik dari negara-negara Melanesia terkait kondisi di Papua dan Papua Barat. Namun, sekali lagi, diplomat Indonesia berhasil membungkam kritik yang dilancarkan pemimpin negara Vanuatu, Kepulauan Solomon, Tuvalu, serta Saint Vincent dan Grenadines dalam Sidang Majelis Umum PBB, New York, Amerika Serikat (AS).

Jika pada tahun 2016 Nara Rakhmatia Masista yang bersuara mewakili Indonesia di PBB, maka kali ini perempuan bernama Ainan Nuran yang angkat bicara.

Ia menyatakan bahwa sudah terlalu banyak hoax dan tuduhan palsu yang mengarah pada Indonesia terkait kondisi di Papua dan Papua Barat.

Baca juga Diplomat Muda Indonesia Tampil Berani di Sidang PBB

?Sudah terlalu banyak hoax dan tuduhan palsu yang diangkat oleh individu-individu dan para pendukungnya yang sebenarnya bermotif ekonomi terkait agenda separatisme di Papua. Berkali-kali, tuduhan palsu yang dibuat-buat mengenai kami,? tegas Ainan Nuran dalam video yang dirilis oleh PBB, Rabu (27/9/2017).

Ia menambahkan, negara-negara tersebut dibutakan oleh tuduhan, tidak mampu memahami, atau lebih tepatnya enggan memahami kondisi yang sebenarnya. Nuran menuturkan, Provinsi Papua dan Papua Barat justru sudah melalui perkembangan dan kemajuan pesat dalam tiga tahun terakhir.

Ia mengemukakan beberapa contoh, seperti pembangunan jalan yang sudah mencapai 4.325 kilometer; pembangunan 30 pelabuhan laut dan tujuh bandara baru; sekira 2,8 juta warga Papua sekarang ini mendapat pelayanan kesehatan dasar yang gratis; dan setidaknya 360 ribu pelajar asal Papua sudah mendapatkan akses pendidikan gratis.

Baca juga Jokowi Terus Bergerak Selesaikan Masalah Konektivitas di Papua Barat

?Semua itu membuat Papua dan Papua Barat menjadi wilayah dengan pertumbuhan paling cepat di Indonesia.

Bapak Presiden, Papua dan Papua Barat adalah bagian integral dan berdaulat di Indonesia. Mereka akan selalu menjadi bagian integral Indonesia,? tandas Nuran.

Saksikan video utuh sidang PBB pada tanggal 25 September 2017 di bawah ini. Ainan Nuran berbicara pada bagian akhir video, ketika sidang berjalan lebih dari 3,5 jam. 

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram