Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Entrepreneur Muda Ini Beromzet Puluhan Juta Tiap Bulannya

Oleh: Redaksi Bernas•24 Maret 2018
Entrepreneur Muda Ini Beromzet Puluhan Juta Tiap Bulannya
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Namanya, Andityo Tri Septian. Pria kelahiran Tegal, 23 September 1991 ini telah sukses menjalankan bisnis online?T-Shop Company. Bisnis online?pertama yang dige..."

🗓️ Dipublikasikan pada 24 Maret 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit.

Bernas.id – Untuk urusan bisnis, sosok pemuda yang satu ini bisa menjadi inspirasi. Dengan kerja keras dan ketekunannya, ia berhasil meraup omzet hingga puluhan juta perbulan. Inilah sosok pria tersebut, penasaran?

Namanya, Andityo Tri Septian.

Pria kelahiran Tegal, 23 September 1991 ini telah sukses menjalankan bisnis online T-Shop Company.

Bisnis online pertama yang digeluti Andityo Tri Septian, menjual produk pakaian wanita. Barang dagangan pakaian ini, ia peroleh dari sejumlah toko di kawasan Pasar Baru, Bandung.

Setelah itu, ia mulai menjualnya melalui media foto di jejaring sosial dengan keterangan ukuran, bahan, harga, dan spesifikasi lain ditulis dalam foto tersebut.

Baca juga: Tertarik menjadi CEO atau Owner? Simak perbedaan keduanya

Tian membebankan ongkos kirim ke pemesan pakaian. Ketika pemesanan Tian sendiri menerimanya melalui aplikasi pesan instan Blackberry Messenger.

Rupanya, promosi melalui media sosial di usaha online pertamanya ini membuahkan hasil.

Dengan teliti Tian harus memastikan bahwa barang yang dibeli harus dibayar terlebih dahulu sebelum dikirim. Ketika itu Tian mampu menarik keuntungan Rp 20 ribu untuk setiap barang.

Tian sendiri baru akan membeli barang secara grosir jika ada pesanan saja.

Tentunya, pembelian dengan grosir ini, ia lakukan bisa mendapatkan diskon dari supplier sehingga bisa mendapatkan keuntungan baginya.

Meski operasional bisnisnya terlihat sederhana, ia tak jarang menemui kendala saat menjalankan usahanya ini. Ia pun sering kali menerima barang yang tidak sesuai gambar yang diberikan supplier. Hal ini menyebabkan akhirnya konsumen membatalkan pesanan.

Pihak supplier atau pemasok yang tidak mau menerima pakaian yang sudah ia beli membuat barang-barang tak laku, bahkan sempat menumpuk digudang.

Setelah setahun berbisnis pakaian wanita, Tian kemudian mencoba melirik produk sepatu. Pria tamatan  Jurusan Jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini mencari produk sepatunya di daerah Gedebage, Bandung. Sepatu yang ia pilih syaratnya harus berkualitas baik, kuat, dan modelnya sesuai tren.

Sayangnya, untuk produk sepatu ini Tian harus menerima kerugian dengan berbisnis sepatu ini.

Hal ini disebabkan permintaan akan sepatu tidaklah seramai produk pakaian. Jarangnya orang berganti sepatu dibanding dengan berganti pakaian menjadi faktor penyebab sepinya produk sepatu milik Tian.

Dalam berbisnis, Tian pun ternyata mempunyai strategi. Salah satu strategi yang mumpuni untuk bisa mendapatkan untung adalah dengan mencari sejumlah pemasok yang menawarkan harga bersaing.

Tian sendiri saat ini telah menemukan perusahaan konveksi yang menjual celana dan jaket berbahan jeans bertarif murah, tapi berkualitas.

Saat itulah Tian juga memutuskan untuk kerja sama mendirikan toko daring pertamanya.Tian sendiri kemudian menawarkan produk celana dan jaket berbahan jeans berbagai ukuran dan model untuk laki-laki juga perempuan.

Ia mengaku memilih jeans sebagai bahan baku produk karena kebanyakan orang bisa memakainya untuk beragam kesempatan. Meski sudah memiliki toko daring, Tian tetap mengambil keuntungan Rp 20 ribu untuk setiap barang.

Bisnis toko daring, diakui Tian, dilakukannya dengan pencatatan yang sangat rapi dan konsisten. Dengan pencatatan itulah akhirnya saat ini Tian mampu mendapatkan omzet sekitar Rp 30 juta per bulan yang bisa melonjak jika Hari Raya Idul Fitri tiba.

Selain omzet yang besar, Tian juga telah memiliki tiga toko offline.

Bagi Tian, toko offline memang sangat berguna sebagai tempat pajang (display) dan penyimpanan uang dalam bentuk barang.

Selain itu, toko berguna menyimpan barang-barang gagal pesan yang tidak bisa dikembalikan ke pemasok.

Meski telah suskes, Tian masih memiliki harapan-harapan ke depan. Tian bercita-cita memperbanyak toko offline yang berfokus di kawasan Jawa.

Tujuannya agar biaya ongkos kirim semakin ringan. Sebab, biasanya konsumen kerap keberatan menanggung ongkos kirim yang tinggi.

Selain itu, Tian juga ingin memiliki produk sendiri dengan merilis merek Raden Tian atau Radent untuk produk kaus.

Be inspired!

Baca juga: Tujuan Karir Jangka Panjang yang Membuat Anda Dilirik Perusahaan

📊 Survei Kilat BERNAS

Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Entrepreneur Muda Ini Beromzet Puluhan Juta Tiap Bulannya?

Namanya, Andityo Tri Septian. Pria kelahiran Tegal, 23 September 1991 ini telah sukses menjalankan bisnis online?T-Shop Company. Bisnis online?pertama yang dige...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Entrepreneur Muda Ini Beromzet Puluhan Juta Tiap Bulannya”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.