Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Tak Perlu Khawatir dengan Oli Bekas: Ini Dia Ulasan Ilmiahnya

Oleh: Redaksi Bernas•9 Juni 2017
Tak Perlu Khawatir dengan Oli Bekas: Ini Dia Ulasan Ilmiahnya
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Kini oli bekas yang tidak dipakai, akan dijadikan oli baru atau yang disebut oli daur ulang...."

🗓️ Dipublikasikan pada 9 Juni 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

HarianBernas.com – Oli merupakan salah satu pelumas penting yang dibutuhkan oleh suatu kendaraan. Kini oli bekas yang tidak dipakai, akan dijadikan oli baru atau yang disebut oli daur ulang. Kita akan membahas dua fakta ilmiah dari proses oli daur ulang yang mengubah oli bekas menjadi oli baru.

Oli yang beredar di pasaran, biasanya terdiri dari dari dua komposisi yaitu base oil atau oli dasar plus aditif.

Base oil sendiri diambil dari minyak bumi yang telah diolah dan telah disempurnakan.

Untuk aditif sendiri ada bermacam-macam sesuai dengan peruntukkannya, misalnya pemakaian detergent yang berfungsi untuk pembersihan.

Beberapa merk oli terkenal yang khususnya beredar di Indonesia, seperti Agip, Pennzoil, dan Evalube secara terang-terangan menyebutkan base oil mereka merupakan recycle alias daur ulang. Namun tentunya mereka juga menawarkan kelebihan masing-masing dari oli yang mereka pasarkan.

Nah yang jadi bahan pertanyaan sekarang ini oleh beberapa pihak, apakah kualitas oli yang diproduksi oleh proses daur ulang ini lebih buruk dari oli dasar yang langsung diambil dalam perut bumi?

Banyak orang-orang mempertanyakan keamanan dari pengunaan oli daur ulang, untuk orang awam tentunya informasi seperti ini sangat diperlukan guna memilih oli yang tepat untuk kendaraanya.

Untuk menjawab hal tersebut berikut jawabanya dari wawancara yang di lakukan MOTOR Plus kepada ahli pelumasan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr. Ir. Tri yuswidjajanto Zaenuri.

Beliau mengungkapkan beberapa fakta ilmiah tentang proses daur ulang oli ini yang sebenarnya ramah lingkungan.

?Untuk menghasilkan base oil dari oli bekas ada proses yang dinamakan refinery. Ada beberapa tahap yang dilakukan untuk menghasilkan base oil dari oli daur ulang ini,? kata dosen Fakultas Teknik Mesin ITB ini.

1. Preflash atau reduksi

Fakta ilmiah pertama, adalah Preflash atau reduksi yang menghilangkan kadar air yang ada di alam oli. ?Dalam oli bekas banyak terkandung air dan additif.

Baik itu yang berupa logam maupun non logam,? pasti Dr. Ir. Tri Yus lebih lanjut.

Beliau mengatakan dengan proses destilasi bertingkat yang gunanya menghilangkan kandungan gas yang terdapat di dalam oli bekas sebelumnya.

2.

HDF atau hydrofinishing

?Lalu proses berikut HDF atau hydrofinishing sehingga menghasilkan base oil. Bahasa sederhananya semua kandungan selain base oil yang terdiri dari aditif dan air serta gram dihilangkan,? tegas Tri Yus lagi.

Antara base oil hasil daur ulang dan virgin base oil (VBO) atau base oil dari perut bumi berbeda panjang rantai hidrocarbon (HC). ?Yang daur ulang lebih pendek HC-nya dari VBO,? katanya. Efek dari HC yang pendek, titik didihnya menjadi lebih rendah sehingga akan lebih mudah menguap.

?Namun, sebenarnya konsumen tidak perlu khawatir.

Sebab, base oil hasil daur ulang dalam sebuah pelumas juga tidak besar. Umumnya dicampur dengan VBO. Persentasenya sekitar 70:30.

Base oil daur ulang hanya 30 persen. Jadi, kualitas yang dihasilkan oleh pelumas dari recycle tetap aman untuk digunakan,? yakin dosen yang berkantor di Jl. Ganesha, No. 10, Bandung itu.

Selain itu juga, penggunaan oli daur ulang ini masih dalam rangka menjaga kelestarian alam.

Diyakini lebih green alias ramah lingkungan. Maka bagi kamu yang memakai oli daur ulang jangan khawatir berlebihan ya.

Seperti yang diungkapkan ahli pelumasan tadi bahwa oli daur ulang tidak jauh berbeda kualitasnya dengan oli baru yang diambil dari perut bumi. Terlebih lagi oli daur ulang juga ramah lingkungan lho ! semoga bermanfaat.

📊 Survei Kilat BERNAS

Apakah Anda tertarik kuliah lagi?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Tak Perlu Khawatir dengan Oli Bekas: Ini Dia Ulasan Ilmiahnya?

Kini oli bekas yang tidak dipakai, akan dijadikan oli baru atau yang disebut oli daur ulang....

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Tag:#nasional#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Jangkau pembaca BERNAS.id di wilayah Anda

Paket iklan & kerja sama regional tersedia di BERNAS, media berita yang terbit sejak 1946.

Lihat Paket Iklan

“Tak Perlu Khawatir dengan Oli Bekas: Ini Dia Ulasan Ilmiahnya”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.