Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Bantai PBFC, Arema Juara Piala Presiden 2017

Oleh: Redaksi Bernas•11 Maret 2017
Bantai PBFC, Arema Juara Piala Presiden 2017
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"JAKARTA HarianBernas com Arema berhasil menjadi juara pada turnamen Piala Presiden 2017 usai mengalahakan Pusamania Borneo FC PBFC di partai final Dalam..."

🗓️ Dipublikasikan pada 11 Maret 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita olahraga terbaru →

JAKARTA, HarianBernas.com – Arema berhasil menjadi juara pada turnamen Piala Presiden 2017 usai mengalahakan Pusamania Borneo FC (PBFC) di partai final.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/03/17) malam WIB, Arema menang telak 5-1 atas PBFC. Tiga dari 5 gol kemenanan Arema itu diciptakan Cristian Gonzales. 

Kedua tim yang sama-sama ingin meraih kemenangan dan menjadi juara dalam turnamen paling bergengsi di Tanah Air ini, mencoba bermain menyerang sejak menit-menit awal babak pertama. 

Lima menit awal babak pertama, berkali-kali PBFC nyaris menciptakan keunggulan. Pertama sepakan keras Wahyudi Hamisi dari luar kotak penalti berhasil ditangkap dengan baik oleh Kurnia Meiga. 

Kurnia Meiga lagi-lagi menyelamatkan gawanganya dengan baik, saat Rival Lastori yang berada bebas melesakan sepakan kerasnya.

Meski hanya mampu ditepis dan bola kembali di sepakan oleh Reinaldo Elias, namun Meiga kembali berhasil menangkap si kulit bundar yang mengarah ke gawangnya itu. 

Menit ke-7 giliran Arema yang nyaris menciptakan keunggulan, kembali penjaga gawang menjadi bintang di awal-awal babak pertama ini. Ya, penjaga gawang PBFC Wawan Hendrawan berhasil menyelamatkan gawangnya hasil sepakan keras pemain Arema. 

Arema kembali menciptakan peluang saat laga berjalan 15 menit, kali ini sang bintang Cristian Gonzales yang nyaris membubuhkan sebuah gol ke gawang PBFC. Namun, sayang sontekan Gonzales usai mendapatkan umpan tarik Felipe Bertoldo masih melambung tipis ke atas gawang. 

Dua menit berselang, Arema kembali mengancam gawang PBFC, namun sayang sepakan keras Nasir dari luar kotak penalti yang nyaris melesak ke dalam gawang berhasil diamankan dengan kaki sang kiper Hendrawan. 

Menit 20, Felipe bertoldo melakukan aksi terbaik.

Menahan si kulit bundar dengan dada-nya Bertoldo langsung melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun tendangan kerasnya masih melambung jauh ke atas gawang. 

Melakukan serangan bertubi-tubi, hasilnya Arema mampu menciptakan keunggulan 1-0 saat laga baru berjalan di menit ke-30 lewat sepakan keras Hanif Abdurrauf Sjahbandi. 

Berawal dari tendangan bebas Adam Alis yang mengarah ke gawang mampu dihalau Hendrawan, bola yang masih didalam kotak penalti itu berhasil disapu oleh Hanif ke kiri mulut gawang PBFC yang tak lagi mampu dihalau penjaga gawang PBFC itu. 

Tujuh menit berselang, Arema berhasil menambah keunggulan. Namun, gol kali bukan diciptakan oleh pemain Arema melainkan atas gol buh diri Michael Orah. 

Pemain asing itu berniat memberikan bola ke Hendrawan lantaran mendapatkan tekanan dari Gonzles, namun sayang penjaga gawang itu gagal mengontrol bola dengan baik, hasilnya bola meluncur lambat ke arah kiri gawang PBFC. 

Menit ke-42, Arema menambah keunggulan menjadi 3-0. Kali ini, Gonzales yang berhasil mencatakan namanya di papan skor usai umpan terobosan Esteban Viscara.

Meski umpan tersebut mampu dihalau Dirkir Kohn Glay, namun lemahnya sapuan itu masih mampu dimaksimalkan Gonzales untuk menendangkan bola ke mulut gawang PBFC. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum. 

Tertinggal 3 gol, PBFC mencoba melakuakn serangan terlebih dahulu di awal babak kedua, namun peluang-peluang yang dihasilkan belum mampu memperkecil ketertinggalannya dari Arema. 

Justru sebaliknya, PBFC malah harus tertinggal lebih jauh dari Arema setelah Gonzales kembali menambah keunggulan untuk timnya menjadi 4-0 di menit ke-52. 

Gol itu didapat usai umpan terobosan cukup baik Esteban Viscara, ke area kotak penalti. Gonzales yang berhasil lolos dari jebakan off-side berhasil mengelabuhi Hendrawan dengan sepakan mendatar menggunakan kaki kirinya ke mulut gawang.

Tujuh menit berselang, bertubi-tubi PBFC mengancam gawang Kurnia Meiga.

Namun, ketatnya pertahanan Arema dan apiknya penampilan Meiga mampu menghalau si kulit bundar yang nyaris melesak ke mulut gawang. 

Menit ke-64, Gonzales berhasil mencetak gol ketiganya dalam pertandingan yang disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, Ketum PSSI Edy Rahmayadi dan Pelatih Timnas Luis Mila ini. 

Gol yang diawali dari kerjasama apik Esteban Visacara ke Adam Alis, dan diteruskan ke Gonzales berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh pemain berusia 41 tahun menjadi sebuah gol ke arah kanan gawang PBFC. 

Lima menit berselang, PBFC berhasil memperkecil keunggulan menjadi 1-5. Gol tersebut diciptakan melalui umpan tendangan sudut yang berhasil dilesakkan dengan sundulan oleh Firly Apriansyah. 

PBFC tidak patah arang meski tertinggal jauh dari Arema. Terbukti pada menit ke-74 Arema nyaris menambah keunggulan lewat sepakan Patrich Wanggai.

Meski bola sudah mengarah ke gawang, namun karena lemahnya sepakan tersebut masih mampu dihalau pemain belakang Arema dengan sundulannya. 

Gonzales lagi-lagi nyaris menambah keunggulan untuk timnya kalau saja sepakannya yang mengarah ke arah gawang tidak dihalau Hendrawan dengan tangan kirinya saat laga berjalan di menit ke-79. 

Empat menit sebelum laga babak kedua berakhir, Esteban Viscara menceoba untuk mencatatkan namanya di papan skor dalam pertandingan ini. Namun sayang, tandukannya yang tanpa pengawalan usai menerima umpan sepakan pojok masih melenceng ke sisi kanan gawang. 

Di menit-menit akhir ini kedua tim bermain lebih agresif untuk bisa menambah gol. Berkali-kali peluang dari kedua kesebalan ini nyaris mengarah ke arah gawang untuk terciptanya gol.

Namun, hingga babak kedua berkahir skor 5-1 tetap bertahan.

Susunan Pemain

Pusamania Borneo FC (PBFC): Wawan Hendrawan; Diego Michiels, Dirkir Kohn Glay, Kunihiro Yamashita, Michael Orah, Terens Puhiri, Asri Akbar, Wahyudi Hamisi, Rival Lastori, Patrich Wanggai, Reinaldo Elias

Pelatih: Ricky Nelson

Arema FC: Kurnia Meiga; Syaiful Indra Cahya, Arthur Cunha, Bagas Adi Nugroho, Johan Alfarizi, Hanif Abdurrauf Sjahbandi, Adam Alis, Felipe Bertoldo, Esteban Vizcarra, Cristian Gonzales, Nasir

Pelatih: Aji Santoso

📊 Survei Kilat BERNAS

Bidang karir impian Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Bantai PBFC, Arema Juara Piala Presiden 2017?

JAKARTA HarianBernas com Arema berhasil menjadi juara pada turnamen Piala Presiden 2017 usai mengalahakan Pusamania Borneo FC PBFC di partai final Dalam...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Tag:#olahraga#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Bantai PBFC, Arema Juara Piala Presiden 2017”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.