Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Legenda Jazz Al Jarreau Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun

Oleh: Redaksi Bernas•12 Februari 2017
Legenda Jazz Al Jarreau Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Legenda jazz dunia Al Jarreau telah tutup usia di Los Angeles, Minggu (12/2/2017) waktu pantai barat Amerika Serikat...."

🗓️ Dipublikasikan pada 12 Februari 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

HarianBernas.com ? Legenda jazz dunia Al Jarreau telah tutup usia di Los Angeles, Minggu (12/2/2017) waktu pantai barat Amerika Serikat. Penyanyi dengan gaya khas meraih banyak penghargaan dunia, di antaranya Grammy Award ini meninggal dunia di usia 76 tahun.  

Orang dekatnya, Joe Gordon, yang mengumumkan kepergian selamanya Jarreau setelah sebelumnya dirawat karena sakit.

Beberapa pekan lalu Jarreau memang menghentikan tour musiknya karena sakit. Penyebab kematiannya belum diketahui. 

Al Jarreau memadukan sedemikian rupa gaya dan aliran musik, mulai dari jazz, soul, dan musik pop. Salah satu lagu paling terkenal dan khas dari Jarreau adalah Spain, yang selalu ditunggu-tunggu penggemarnya setiap dia tampil.

Dengan gaya bernyanyi scat akrobatik, dia adalah salah satu penyanyi dengan gaya yang sangat orisinil, yang sulit ditiru orang lain.

Dia menerapkan gaya bernyanyi jazz dengan ucapan lirik tanpa kata yang sangat cepat dari aliran jazz bebob.

Jarreau juga sukses dan menekankan pada pendekatan vikal yang sarat perkusi dan suara peralatan elektronik musik rhythm-and-blues, latin, maupun funk.

Pria kelahiran 12 Maret 1940 ini berkecumpung di dunia musik sejak lama. Hingga 1975 saat berumur 35 tahun, dia merilis album pertamanya We Got By yang langsung mendapat perhatian musik dunia.

Selama karirnya ia sudah menyabet tujuh Grammy.

?Jarreau menirukan bunyi peralatan perkusi dan elektronik pada dasawarsa ?70-an,? kata kritikus musik, Robert Palmer, pada artikel di Rolling Stones terbitan 1979. ?Tapi, tidak sekedar begitu. Dia bertahan di sana dan mampu menjadikan semua itu alamiah, bernyanyi sangat lembut, dan tanpa terasa Anda telah berpikir itu tercipta begitu saja dengan semua kamus vokalnya yang luar biasa,? kata Palmer.

Tahun 1981, ia menelurkan album Breakin? Away, yang terjual lebih dari 1 juta keping? begitupun dengan hit-nya, We?re in This Love Together yang masuk dalam Top 20.

Nama Jarreau semakin meroket dan mulai menguasai panggung konser di berbagai festival musik dunia.

Indonesia juga negara yang beberapa kali dia kunjungi untuk tampil, di antaranya di panggung Java Jazz.

Pria bernama lengkap Alwyn Lopez Jarreau ini adalah anak bekas pengkhotbah Gereja Adven Hari Ketujuh di new Orleans, sementara ibunya seorang pemain piano profesional. Wajar saja jika bakatnya bermusik terasah sejak kecil.

Bermula dari bernyanyi gospel di gerejanya, dia lalu mendengar karya-karya Nat King Cole, Billy Eckstine, Sarah Vaughan, dan Ella Fitzgerald. Semuanya itu adalah musisi jazz legendaris sebelum era rock and roll.
Jarreau mengakui, yang paling memberi pengaruh padanya adalah musisi jazz Jon Hendricks, dan penyanyi balada Johnny Mattis. ?Banyak dari aku ini aku gambarkan berasal dari kualitas yang ada di dalam diri kedua orang ini.

Penyanyi jazz dan balada, juga bagaimana mereka tampil,? kata Jarreau tahun 2005. ?Di suatu posisi, juga, adalah artis R&B yang hijrah ke Motown University,? ujar dia.

Di samping sebagai penyanyi, Jarreau pernah juga dikenal sebagai atlet yang handal. Dia pernah tergabung dalam tim basket Milwaukee Braves dan berlaga dalam tim Wisconsin?s Ripon College, almamaternya dari mana dia lulus pada 1962 dengan gelar sarjana psikologi. Jarreau mendapat gelar pasca sarjananya pada 1964 dalam hal rehabilitasi kejuruan dari University of Iowa.

Setelah itu pindah ke San Fransisco dan bekerja sebagai konselor bagi penyandang disabilitas sambil bernyanyi di klub-klub jazz.

Ia lalu berhenti dari pekerjaannya dan mempersembahkan total hidupnya untuk musik sejak 1968.

My Old Friend: Celebrating George Duke adalah album terakhirnya yang dirilis tahun 2014, sebagai tribute untuk mendiang musisi jazz yang juga sahabatnya, George Duke.

📊 Survei Kilat BERNAS

Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Legenda Jazz Al Jarreau Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun?

Legenda jazz dunia Al Jarreau telah tutup usia di Los Angeles, Minggu (12/2/2017) waktu pantai barat Amerika Serikat....

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Tag:#nasional#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Jangkau pembaca BERNAS.id di wilayah Anda

Paket iklan & kerja sama regional tersedia — terbit sejak 1946, terindeks Google & Google News.

Lihat Paket Iklan

“Legenda Jazz Al Jarreau Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun”

R
Redaksi Bernas
Click to Share

Populer di nasional

Semantic Authority Linker

Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.