Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Pentingnya Mengajarkan Sikap Rela Berkorban pada Anak

Oleh: Redaksi Bernas•18 Januari 2017
Pentingnya Mengajarkan Sikap Rela Berkorban pada Anak
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Salah satu sifat yang sangat luhur adalah ketika Anda tidak mementingkan kepentingan Anda, dan Anda mendahulukan kepentingan orang lain..."

🗓️ Dipublikasikan pada 18 Januari 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita pendidikan terbaru →

HarianBernas.com – Salah satu sifat yang sangat luhur adalah ketika Anda tidak mementingkan kepentingan Anda, dan Anda mendahulukan kepentingan orang lain atau orang banyak. Mungkin hal ini sulit untuk dilakukan, karena Anda harus menomorduakan kepentingan atau kenyamanan Anda. Tidak banyak orang yang mau menomorduakan kepentingannya.

Pada dasarnya, manusia lahir dan memiliki sifat egois.

Contoh sederhananya, ketika mengantri untuk membayar belanjaan di kasir. Banyak orang yang cenderung menerobos antrian agar cepat selesai dan melakukan berbagai kegiatan.

Hal ini tentu menimbulkan amarah bagi banyak orang.

Anda memang tidak dituntut untuk menjadi seorang pahlawan yang mengorbankan nyawanya bagi bangsa.

Namun Anda dituntut untuk mampu berkorban bagi keluarga Anda, teman Anda, dan untuk masyarakat di sekitar Anda.

Sebagai orangtua, ada baiknya jika Anda mendidik anak untuk tidak mementingkan kepentingannya sendiri. Pada umumnya, banyak anak-anak yang tidak akan meminjamkan mainannya ketika temannya berusaha untuk meminjam mainan tersebut. Padahal temannya sudah meminjam dengan baik ? baik.

Akan lebih baik jika Anda memberikan pengertian kepada mereka bahwa tidak ada salahnya untuk meminjamkan mainan kepada temannya.

Sesekali Anda bisa mengajak mereka ke rumah yatim piatu untuk menyumbangkan berbagai hal. Dengan begitu, anak-anak akan mengerti bahwa adalah hal yang penting untuk bisa berbagi dengan mereka yang kurang beruntung.

Kedepannya, mereka tidak akan mementingkan diri sendiri dan mengenal belas kasih. Ketika mereka mampu memahami makna dari berbagi, maka mereka akan memiliki kehidupan sosial yang lebih baik pula.

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Apa tujuan utama Anda terkait pendidikan & karir saat ini?

Terdapat sebuah kisah yang cukup menarik dari salah seorang pengarang terkenal, O'henry.

Dahulu kala terdapat sepasang suami istri yang saling mencintai namun hidupnya miskin. Hal yang paling berharga dari keluarga mereka adalah arloji emas peninggalan kakek dari suami dan rambut panjang milik istrinya.

Ketika akan tiba hari ulang tahun pernikahan mereka, masing-masing dari mereka sibuk untuk memikirkan kira-kira hal apa yang pantas untuk diberi kepada pasangannya. Istri tahu bahwa suaminya ingin membeli rantai mengkilat untuk jam tangan yang.

Sedangkan suaminya juga tahu bahwa sang istri ingin membeli ikat rambut untuk merapikan rambutnya yang panjang dan tebal.

Ketika hari ulang tahun pernikahan mereka tiga, dan istri memutuskan untuk membeli rantai jam yang dibutuhkan suaminya. Ketika ia tiba di rumah, ia memanggil suaminya untuk memberikan hadiah tersebut. Sang suami pun datang dengan membawa ikat rambut yang diinginkan oleh istrinya.

Sayangnya, ketika ia melihat istrinya, tidak ada lagi rambut panjang yang menjuntai ke belakang.

Rupanya untuk membeli rantai jam yang diinginkan oleh suaminya, si istri terpaksa harus menjual rambutnya. Hal yang tak diduga lagi, siswa mi juga menjual jam tangannya untuk memberikan ikat rambut pada istrinya. Walaupun masing-masing tidak bisa menikmati hadiah yang diberikan oleh pasangannya, mereka sadar bahwa satu hal yang mampu membuat mereka rela untuk berkorban adalah rasa cinta yang besar.

Cinta merupakan salah satu hal yang mampu mendorong Anda untuk rela berkorban.

Hanya mencintai dirinya sendiri, ia tidak akan mampu untuk memiliki rasa rela berkorban pada orang lain.

Dari kisah yang sudah diceritakan di atas, Anda bisa melihat bahwa pengorbanan tidak ada hubungannya dengan banyaknya harta yang Anda miliki.

Ada baiknya jika Anda mulai sekarang belajar untuk memberikan segala hal yang terbaik untuk kepentingan Anda dan kepentingan bersama.

📊 Survei Kilat BERNAS

Bidang karir impian Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Pentingnya Mengajarkan Sikap Rela Berkorban pada Anak?

Salah satu sifat yang sangat luhur adalah ketika Anda tidak mementingkan kepentingan Anda, dan Anda mendahulukan kepentingan orang lain...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Tag:#pendidikan#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Kampus atau sekolah Anda ingin tampil di BERNAS?

Lihat contoh kerja sama publisitas kampus yang sudah berjalan, lalu unduh media kit untuk paket kerja sama Anda.

Lihat Contoh Kerja Sama

“Pentingnya Mengajarkan Sikap Rela Berkorban pada Anak”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.