Yogyakarta, HarianBernas.com – Menginjak usia pertamanya, layanan aplikasi e-book CipikaBookmate berusaha meningkatkan kedekatan dengan para kawula muda di Indonesia. Salah satunya adalah dengan mengadakan kelas penulisan e-book fiksi, yang digelar Sabtu (29/10/2016) di Yogyakarta.
Kelas penulisan yang digelar di Ndoro Ajoe Resto tersebut diikuti ratusan anak muda dari Yogya dan sekitarnya. Kelas penulisan menghadiran pembicara Dwitasari, penulis novel bestseller 'Raksasa Dari Jogja'.
Baca juga: Cara Membuat Tugas Resume Bagi Mahasiswa dan Pelamar Kerja
“Untuk membuat tulisan yang baik, memang harus menemukan ide yan bagus, salah satu caranya adalah sering main ke toko buku, melihat buku yang hits,” terang Dwitasari.
Ia menjelaskan, untuk membuat novel yang bagus menurutnya harus membuat kerangka dulu sebelum menulis.
Jadi dengan begitu akan jelas apa yang akan dikerjakan. Bila karya sudah dikirim dan diterima, menurutnya revisi dari editor diikuti, karena editorlah yang tahu cara menjual karya.
“Saya tidak kecewa direvisi berkali-kali, karena untuk membuat karya yang baik memang harus direvisi berkali-kali. ” tegasnya.
Menurutnya, sebuah buku itu bisa laku asal penulis dan penerbit bisa berdiskusi dengan baik. Masalah akan karya dijadikan apa, akan dijual kepada siapa, dan sebagainya harus dibahas dengan mendalam.
“Dan pembahasan pun tidak harus tatap muka, bisa dari WA, Line, dan lain-lain,” ujar dia.
Baca juga: 18 Jenis Konjungsi, Pengertian, dan Contoh Kalimat Terlengkap
Dirinya mengaku senang, karya-karyanya tersedia di CipikaBookmate.
Dengan demikian, karya-karyanya bisa dibaca secara luas, dan relatif aman dari pembajakan. Ia mencontohkan novelnya 'Jatuh Cinta Diam-Diam 2' sudah dibaca 4000 user di CipikaBookmate.
“Itu tidak dibajak. Kalaupun seandainya ada pembaca yang membajak, itu saya anggap cara mereka mengapresiasi, tetapi lupa mencantumkan sumber,” katanya.
Warih Satyarini selaku CipikaBookmate Production Manager mengaku pihaknya memang berkomitmen mengakomodir kebutuhan pecinta buku dengan mengadakan pelatihan menulis di beberapa kota, termasuk Yogyakarta.
Pihaknya berharap program ini mampu meningkatkan semangat para penulis dalam menghasilkan karya literasi lewat industri buku digital.
“Pelatihan menulis di Yogya ini digelar bekerjasama dengan Penerbit Bentang Pustaka. Yogya dipilih karena dikenal sebagai tempat banyak penulis berbakat muncul,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam waktu 1 tahun, CipikaBookmate telah memiliki 80 ribu pengguna aktif. Rata-rata 70 persen pembaca membaca 2 buku per bulan, dengan konten favorit Romance Fiction, Biography, Business, dan Motivasi.
“Kondisi ini kami rasa sangat potensial, sehingga kami menargetkan 300 persen peningkatan subscribers dan penambahan 14 ribu konten buku lokal dalam 1 tahun ke depan,” katanya.
Baca juga: Inilah Penggunaan Kata Sambung Di dan Kata Depan Di yang Benar

